Kenapa mobil elektrik Indonesia kurang populer?

Dilihat 802 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Seiring dengan kemajuan zaman dan juga teknologi, manusia akan terus berpikir untuk mencari sesuatu yang terbaru dan terbaik. Manusia juga mulai berpikir untuk memproduksi sesuatu yang lebih ramah lingkungan. 


Salah satunya dibidang otomotif yaitu, inovasi mobil sebagai sarana transportasi yang bisa memudahkan pekerjaan manusia. Mobil sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan sebelum Indonesia merdeka. 


Hingga kini pengguna mobil di Indonesia semakin meningkat namun ada jenis mobil yang diprediksi akan menguasai produksi bidang otomotif di Indonesia yaitu mobil listrik Indonesia. 


Mobil listrik atau dikenal dengan mobil hybrid adalah kendaraan yang menggunakan dua jenis teknologi, yaitu penggabungan mesin mobil konvensional dan sumber baterai sebagai tenaganya. 


Prospek masa depan terobosan ini sangat bagus, tapi mengapa tidak banyak orang yang tahu soal mobil hybrid ini?


Mobil hybrid di Indonesia

Perkembangan Teknologi Mobil listrik di Indonesia


Mobil Hybrid adalah salah satu mobil yang kini mulai digandrui oleh masyarakat dunia karena beberapa kelebihannya. 

Kelebihan yang ditawarkan oleh mobil hybrid adalah kenyamanan, irit bahan bakar, dan juga ramah lingkungan. 


Para produsen mobil hybrid mengetahui bahwa masyarakat dunia kini mulai memperhatikan produk yang ramah terhadap lingkungan, inilah salah satu taktik mereka untuk mendapat respon penjualan dari produk otomotif yang mereka tawarkan. 


Mungkin saat ini perkembangan mobil listrik Indonesia belum terlihat karena Indonesia masih bergelut dengan berbagai jenis mobil konvensional yang terlihat lebih praktis. Bahkan sebagian besar masyarat tidak mengetahui perkembangan mobil hybrid sendiri karena kurangnya sosialisasi. 


Perkembangan mobil hybrid di Indonesia

Mobil listrik adalah mobil yang alat penggeraknya menggunakan motor listrik dengan energi listrik yang tersimpan pada baterai. 


Mobil jenis ini popular di akhir abad 19 masuk abad 20, namun kepopulerannya kalah dengan mobil konvensional karena harganya yang lebih murah dan sudah sangat dikenal oleh masyarakat. 


Awal ramainya mobil listrik Indonesia ketika salah satu menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencoba untuk mempromosikan mobil tersebut pada masyarakat, namun terjadi kendala dan terjadi kecelakaan dalam percobaannya, sehingga dalam pengembangan dan pembuatan mobil listrik Indonesia tersendat-sendat dan terhenti. 


Kurangnya perkembangan mobil listrik di Indonesia bisa juga disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya persaingan yang ketat dengan mobil-mobil konvensional yang kini juga hadir dengan beberapa kelebihan yang serupa, seperti irit bahan bakar, ramah gas buang, dan juga sudah teruji ketahanan, dan ketangguhanya.


Inilah yang membuat masyarakat agak sulit untuk beralih pada teknologi yang baru seperti mobil listrik. 


Walaupun mobil listrik adalah kendaraan yang sangat ramah terhadap lingkungan karena sama sekali tidak menghasilkan gas buang, masyarakat tetap enggan untuk memilihnya karena mobil listrik Indonesia memiliki harga yang tidak jauh berbeda dari mobil-mobil sejenis Honda atau Suzuki.


Harga Mobil hybrid di Indonesia


Harga Mobil Listrik di Indonesia


Faktor perbedaan yang mencolok antara mobil hybrid dan mobil konvensional adalah harganya yang sangat mahal. 


Bahkan beberapa mobil hybrid pabrikan luar negeri termasuk ke dalam mobil termahal di dunia. Maka dari itu, masyarakat yang sudah merasa nyaman dengan mobil konvensional merasa tidak tertarik untuk beralih pada mobil hybrid. 


Beberapa jenis mobil hybrid yang ada di Indonesia antara lain

  • Lexus ES 300H
  • Lexus LS 600HL
  • Lexus RX 450H
  • Toyota Alphard
  • Toyota Camry Hybrid
  • Toyota Prius

Coba kita lihat Lexus ES, h
arga dari Lexus ES 300H adalah Rp1.035.000.000. 


Di sini bisa terlihat perbedaan yang besar dari harga jika dibandingkan dengan mobil konvensional dengan kategori mobil mewah yang hanya berkisar antara 500-700 juta saja


Bahkan mobil-mobil konvensional sekarang menawarkan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh mobil hybrid misalnya irit bahan bakar, ramah lingkungan, kecepatan, perawatan mudah, dan juga sistem otomatis canggih lainnya. 


Selain karena berbasis mobil hybrid yang memiliki dua teknologi, ada juga beberapa faktor lainnya yang membuat mobil menjadi mahal. Brand Ferrari juga mengeluarkan mobil hybrid dan beberapa di antaranya dikategorikan sebagai mobil listrik termahal.


Alasan mobil hybrid tidak populer di Indonesia

Bisa dibilang bahwa perbedaan harga adalah masalah bagi masyarakat Indonesia untuk memilih menggunakan mobil hybrid. 


Untuk melihat daftar harga mobil yang memiliki harga fantastis, anda bisa melihatnya di link ini: daftar harga mobil yang paling mahal di dunia. Selain masalah perbedaan harga yang cukup fantastis dibandingkan dengan harga mobil konvensional pada umumnya. 


Ada faktor-faktor lain yang menyebabkan mobil hybrid kurang populer di Indonesia antara lain:


  • Perawatan mobil hybrid cenderung lebih mahal karena menggunakan sparepart yang berbeda.
  • Mobil hybrid dilengkapi dengan mesin dan baterai tegangan tinggi yang merupakan peralatan yang canggih dan perawatannya membutuhkan waktu yang lama dan harus dilakukan oleh orang yang benar-benar ahli.
  • Harga suku cadangnya cukup mahal.
  • Tempat service mobil yang masih sangat sedikit. Saat ini pusat layanan untuk perawatan mobil hybrid masih sangat jarang sehingga kerusakan kecilpun bisa menjadi masalah besar. Selain itu, service rutin pun dapat membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding yang biasanya dibutuhkan oleh mobil konvensional. 

Sparepart mobil hybrid lebih mahal


  • Mobil hybrid membutuhkan pengisian baterai. Walaupun baterai akan terisi sendiri ketika mobil dijalankan, tapi pengisian baterai mungkin tetap dibutuhkan. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai cukup lama dan kurangnya tempat untuk melakukan pengisian baterai juga merupakan kendala untuk mobil jenis ini.
  • Kurangnya kepercayaan. Karena jumlah mobil hybrid yang saat ini ada di jalanan sangat sedikit, kebanyakan orang memilih untuk tidak membelinya. "Tidak ada seorangpun yang ingin membeli produk yang tidak laku". Kebanyakan orang lebih memiliki membeli barang-barang yang sering mereka lihat atau sedang populer di pasaran dan mobil hybrid bukan salah satunya.
  • Berbahaya bagi pengendara motor dan pejalan kaki. Jalanan di Indonesia cukup ramai oleh pengendara motor dan pejalan kaki, sementara itu mobil hybrid sangat sunyi, hampir tidak mengeluarkan suara saat mobil digerakan sepenuhnya oleh motor listrik. Pengendara motor atau pejalan kaki cenderung tidak menyadari adanya mobil yang bergerak di sekitar mereka. Oleh karena itu pengendara mobil hybrid harus lebih berhati-hati dan waspada terhadap kendaraan di sekitar.

-


Meskipun di Indonesia pasar mobil hybrid masih sangat kecil, tapi secara perlahan-lahan peluncuran mobil listrik dengan harga yang murah dan tidak membutuhkan biaya perawatan mahal akan membuat revolusi di pasar otomotif Indonesia. 


Kini banyak generasi muda Indonesia yang mulai berani menciptakan mobil listrik. Bahkan mereka berhasil membuat terobosan baru dengan menciptakan mobil listrik tanpa memiliki emisi/gas buang sama sekali. 


Ini juga bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk mendukung inovasi anak bangsa agar kesejahteraan dan kehidupan yang sehat bisa terjadi di Indonesia. Harga bahan bakar yang semakin tinggi serta tingkat polusi akan membuat banyak orang ingin beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan mobil listrik Indonesia dapat memberikan hal tersebut. 

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang