Kenapa ahli anestesi dan perawatan intensif berhubungan erat?

Dilihat 301 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Seorang  dokter perawatan intensif ketrampilan dan keahlian untuk mengelola jalan udara, setelah itu bagaimana cara untuk memperlancar pernapasan seseorang dengan paru - paru yang sakit, cukup sulit melakukan agar pasien mendapatkan cukup oksigen dalam darahnya dan dapat bertahan. Karena ahli anestesi sudah terbiasa mengintubasi seseorang sehari - hari, basanya mereka tahu bagaimana cara melakukan hal tersebut dengan baik.


Mereka tetap perlu mengembangkan ketrampilannya dalam melakukan intubasi (meletakkan tabung ke dalam jalan udah seseorang agar mereka dapat bernafas) yang sulit, intubasi nasal, melakukan trakeostomi perkutan, terutama pada keadaan darurat. Selain itu pengalaman mereka dalam meletakkan tabung pada pembuluh vena pusat, arteri pulmonalis dan garis arteri sangat baik, dimana dokter - dokter lainnya biasanya masih harus belajar cara melakukannya dengan bekerja di ruang perawatan intensif, ilmu pengetahuan praktis yang luas mengenai bagaiman tubuh manusia bekerja ketika sedang sakit serta cara menanganinya.


Orang - orang yang sudah melakukan pengobatan penyakit dalam sangat baik dalam hal ini, meskipun mereka juga masih harus banyak belajar karena mereka akan menghadapi banyak situasi genting dibanding biasanya. Jadi mereka perlu belajar bagaimana mengatassi keadaan medis darurat dengan lebih baik. Bagian ini merupaan hal yng sulit bagi ahli anestesi.


Saya sudah bekerja para ruang perawatan intensif selama bertahun - tahun tapi masih mengandalkan teman saya yang seorang ahli anestesi untuk menangani masalah jalan udara, melakukan ventilasi medis, dan memasukkan tabung. 

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang