Kenapa orang Indonesia lebih kaya dibandingkan orang India?

Dilihat 6,96 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pertumbuhan ekonomi suatu negara tak lepas dari peran sebagian besar orang sukses dengan harta yang berlimpah dari negara tersebut. 


Sama halnya dengan Indonesia. Jumlah orang sukses di Indonesia tak bisa dibilang sedikit, meskipun perekonomiannya masih terpuruk dibandingkan dengan negara maju yang lainnya. Bahkan Indonesia diprediksi akan menjadi negara ekonomi kuat sebelum tahun 2050, mengalahkan negara hebat seperti Amerika dan Jepang. 


Tidak hanya itu, pergeseran kekuatan ekonomi yang terus-menerus terjadi ini membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin baik dari tahun ke tahun. Negara lain yang diprediksi akan memiliki ekonomi kuat adalah India. Ada beberapa orang terkaya di India yang pernah masuk ke dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. 


Di Indonesia pun juga ada beberapa orang kaya yang tak kalah dari India. Meskipun demikian, negara manakah yang memiliki lebih banyak orang kaya dan sukses?


perekonomian indonesia


Perekonomian Indonesia vs. India


Rata-rata, orang Indonesia itu dua kali lebih kaya dari orang India. Menariknya, sebenarnya Indonesia dan India memiliki GDP per kapita yang sama di tahun 1998. Sejak saat itu, India bertumbuh cukup cepat, tapi Indonesia bertumbuhnya jauh lebih cepat. Lihat bagaimana orang Indonesia hari ini bertumbuh tujuh kali lebih kaya dari lima belas tahun yang lalu. 


Tapi, bagaimana hal ini bisa terjadi?


Pertama-tama, ada dua hal yang dipertimbangkan: Indonesia adalah ekonomi yang didorong oleh sumber daya, memproduksi bahan-bahan mentah. Indonesia adalah ekonomi yang didorong oleh konsumen, negara ini memiliki 250 juta orang. Serta peran orang sukses di Indonesia yang berhasil mengembangkan pikirannya untuk memperbaiki perekonomian negara juga turut ambil alih.


Kedua, ini akan memberikan gambaran yang lebih baik mengenai ekonomi Indonesia. 


Ada tiga alasan utama pencapaian Indonesia yang luar biasa, yaitu:


  • Indonesia Menumpang Pada Pertumbuhan Ekonomi di China

Semua orang tahu kalau China bertumbuh dengan gilanya di akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an untuk sekitar 9% per tahun. Keberhasilan ekonomi China menyebabkan permintaan sumber daya alam yang setinggi langit (batu bara, bio-fuel, karet, nikel, gas alam, kayu, tembaga, dll) untuk mendukung ekonomi produksinya. 


Indonesia waktu itu beruntung dapat mengeksploitasi momentum tersebut. Artinya, selagi China sibuk membuat smartphone, mobil, dan mainan, Indonesia memberikan karet, gas, dan minyak kelapa sawit untuk mereka. Lonjakan menakjubkan dalam permintaan tersebut mendorong pertumbuhan dan perluasan produksi bahan mentah, menyebabkan aliran uang yang lebih besar, permintaan tenaga kerja lebih besar, dan peningkatan gaji.


perekonomian india


  • Indonesia Membuka Investasi Asing Langsung
Hal ini juga didukung dengan dibukanya investasi asing di Indonesia secara tiba-tiba. Dalam sepuluh tahun terakhir di bawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia meringankan banyak kebijakan sentris nasionalis, menawarkan akses yang lebih mudah bagi perusahaan asing dan orang sukses di Indonesia untuk membangun bisnis di sini, dan membangun infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung mereka. 


Ini dikatakan sebagai pilihan yang tidak populer bagi banyak orang. Karena hal itu dikatakan sebagai penjualan Indonesia yang murah. Tapi kenyataannya, ketika bisnis tersebut dibuka, mereka melambungkan arus uang yang masuk dan pembuatan pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan baru tersebut mengangkat banyak orang Indonesia dari kemelaratannya untuk menjadi masyarakat kelas-menengah. 


Namun, sejak 2013, pemerintahan menguatkan beberapa peraturan terhadap investasi langsung dan mengurangi kepemilikan asing. Terutama dalam bisnis pertambangan dan eksport bahan mentah.

indonesia vs india


  • Pertumbuhan Spektakuler dalam Konsumsi Domestik
Kalau kamu melihat kembali tahun 2008, sewaktu dunia menghadapi krisis ekonomi, hampir setiap negara menghadapi krisis ekonomi tersebut. Ekonomi raksasa seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia juga menderita dari resesi parah yang menyebabkan ekonomi mereka turun dari tahun 2007 sampai 2008. Tapi Indonesia terlihat tidak terpengaruh. (Lihat grafik di tahun 2007-2008). 


Ketika ekspor China menderita dan produksinya turun, banyak orang yang mengharapkan Indonesia juga menderita bersama dengan mereka, karena permintaan bahan mentah juga harus turun secara signifikan. Tapi, hal itu tidak terjadi. 


Karena ketika permintaan China menurun, di saat yang bersamaan konsumsi domestik Indonesia meningkat. Dengan menaikkan konsumsi domestik, artinya akan lebih dan lebih banyak orang yang membeli akan lebih dan lebih banyak orang yang membeli barang dan membuat ekonomi tetap mengambang, walaupun permintaan dari luar menurun. 


Namun, pertumbuhan seperti ini tidaklah berkelanjutan. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kartu kredit, sejak bank-bank dengan sukses menyakinkan orang-orang Indonesia untuk membeli barang-barang yang tidak mereka perlukan dengan uang yang mereka pinjam. Sejumlah kartu kredit yang beredar meningkat 8% setiap tahunnya sampai mencapai tinggi yang mengejutkan sehingga Bank Indonesia harus memperkernalkan cara baru untuk membatasi angka kartu kredit. 


Menariknya, fenomena ini adalah salah satu alasan kenapa Indonesia bisa bertahan dalam krisis ekonomi 2008. Singkatnya, Indonesia memiliki konsumsi domestik yang spektakuler, menyebabkan ekonomi negara menjadi tidak terlalu bergantung pada ekspor-ekspor (tidak seperti China). 



orang kaya di indonesia


Itulah tiga hal yang bisa kupikirkan berdasarkan GDP sendiri. 


Tentu saja ini tidak cukup untuk mendefinisikan 'kekayaan' dengan akurat. Meskipun kekayaan India dan Indonesia seringkali disejajarkan, kepemilikan penduduk besar membuat Indonesia sedikit unggul dalam hal ini. 


Beberapa tahun belakangan ini jumlah kekayaan dari beberapa orang terkaya di India pun menurun drastis. Sekitar 11 orang terlempar dari daftar orang terkaya di dunia. Sektor jasa adalah penopang pergerakan ekonomi India dan berperan sangat besar bagi pertumbuhan perekonomian negara tersebut. 


Berbeda dengan Indonesia yang sangat gencar di sektor komoditas. Keuntungan India adalah apabila terjadi kelemahan pada harga komoditas, ia tak akan merasakan kerugian. Sedangkan untuk Indonesia, hal itu sangat berpengaruh. Meskipun demikian, pemerintah Indonesia selalu mereformasi sektor komoditas ini dengan meningkatkan hilirisasi yang menjadi nilai tambah tersendiri. 


Jadi, kenapa orang-orang Indonesia sekarang ini jauh lebih kaya dari orang India? 


Banyak alasannya. Tapi, kamu bisa selalu lihat kembali ke lima belas tahun terakhir ini, di mana perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat. Semua tergantung pada perekonomian negara pada tahun-tahun tertentu, dan masing-masing negara memiliki keunggulannya tersendiri pada beberapa sektor. 


Tak bisa dipungkiri bahwa di beberapa sektor India lebih unggul daripada Indonesia, tetapi Indonesia terlihat lebih menonjol karena mengambil peran besar untuk Asia di sektor komoditas. Ada kemungkinan juga bahwa kekayaan di India kurang merata di daerah tertentu, Indonesia pun begitu, meski hanya di beberapa daerah saja. Sistem kerja di negara juga kemungkinan berpengaruh. Semua tergantung dari data-data yang kamu dapatkan.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang