Kenapa orang - orang muda (18 tahun ke bawah) masih tetap merokok walaupun tahu bahaya merokok?

Dilihat 17,6 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kebanyakan anak muda merokok karena terpengaruh dari orang - orang di sekitarnya (saudaranya, idola remaja, teman - teman). Selain itu anak muda juga suka mencoba sesuatu yang baru. Merupakan hal yang wajar ketika seseorang penasaran dengan sesuatu, mereka akan mencobanya. Banyak anak muda yang mencoba rokok, tapi mereka merasa nikotin terlalu berlebihan (bikin mual, sakit kepala, pusing) dan tidak pernah merokok lagi setelah itu. Tapi beberapa dari mereka akan "fly" dan merasa nyaman. Rasa "fly" itu disebabkan karena dilepaskannya dopamin di dalam otak. Orang - orang meroko karena hal tersebut memberikan kenyaman bagi mereka.


Tapi mereka meremehkan pengaruh dari nikotin terhadap otak mereka, terutama pada remaja dimana otak mereka masih berkembang dan mereka merokok untuk menghindari perasaan tidak percaya diri. Pola mula terbentuk melalui 100 batang rokok. Mungkin mereka tidak merokok setiap hari, mungkin mereka hanya merokok bersama satu teman, hanya pada akhir pekan, atay hanya ketika minum alkohol atau setelah makan. 


Setiap kali mereka bersama seseorang, pada suatu tempat, waktu, atau situasi mereka akan ingin merokok yang akan memperkuat kebutuhan untuk merokok. Nikotin membuat mereka semakin ingin kembali merokok. Bagi beberapa orang, merokok merupakan suatu bentuk meditasi. Saya ingat pernah membaca sebuah penelitian waktu saya sedang menjalani S2 mengenai remaja perempuan dimana hasilnya menemukan bahwa hampir 50% dari remaja perempuan yang merokok merasa depresi. Kala kamu sudah terbiasa meroko, akan sulit menghentikannya meskipun kamu tahu bahaya merokok.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang