Kenapa pada tangan dan kaki saya muncul memar begitu saja tanpa alasan yang jelas?

Dilihat 566 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Apakah kamu sadar memar pada ubuh mu bahkan walaupun kamu tidak menubruk apapun atau menyakiti dirimu? Apakah itu tetap dan tidak hilang untuk sebulan akhir? Dan lebih pentingnya ini merupakan fenomena konstan dan umum? Yaa, itu mungkin waktunya kamu melihat penyebab umum untuk memar yang tidak bisa dijelaskan itu pad tubuhmu.

Apa yang menyebabkan memar?
Memar disebabkan ketika pembuluh darah itu rusak atau hancur sebagai hasil cedera kulit. Darah engalir dari pembuluh darah yang cedera kedalam jaringan disekitar yang menghasilkan memar. Itu merupakan respon tubuh terhadap cedera. Secara medis diistilahkan luka memar, memar bisa terbentuk karena banyak hal dari penambahan usia sampai kekuarangan nutrisi dan mempengaruhi medis ke kondisi serius seperti hemofilia dan kanker. Inilah lima penyebab untuk mememarkan tubuhmu.

Inilah beberapa dari mereka:

  1. Penuaan: Memar konstan di punggung tangan dan lengan adalah umum bagi orang dewasa yang lebih tua. Memar ini, dikenal sebagai purpura aknitik, bisa dimulai dengan bercak datar merah, kemudian menjadi ungu, mendalami dan secara bertahap menghilang. Tipe memar ini terjadi karena dinding pembuluh darah menjadi lemah dari banyak tahun paparan sinar matahari. Aspirin, coumadin, alkohol, semua hal ini memperparah kondisinya. 

  2. Kekurangan nutrisi: Kekurangan vtamin dan mineral tertentu bisa menyebabkan memar karena peran mereka dalam penyumbatan darah dan penyembuhan luka.

    Vitamin K: Vitamin ini membantuk darah utuk menggumpal dan merupakan komponen penting dalam struktur tulang. Kekurangan vitamin ini mempengaruhi penggumpalan darah normal, karena itu menyebabkan memar.

    Vitamin C: Vitamin ini penting untuk sintesis kolagen dan komponen lain yang membantu kulit dan pembuluh darah untuk menahan dampak yang menyebabkan cedera. Karena itu, kekurangan vitamin C bisa menyebabkan kesehatan buruk dan memar.

    Mineral: Seng dan besi itu merupakan mineral penting yang membantu penyembuhan luka. Sebagai tambahan, kekurangan besi menyebabkan aemia, penyebab yang dikenal untuk cedera konstan.

    Bioflavonoid: Sitrin, rutin, katesin dan kuarsetin merupakan beberapa bioflavonoid yang sangat penting dalam memperbaiki kecenedrungan terhadap memar. Semua komponen ini bisa dengan mudah didapatkan dari makanan seperti amla, buah-buahan sitrun seperti jeruk, mosambi, biji wijen (til), akar bit, pisang, dll. untuk melawan memar karena kekurangan nutrisi.

  3. Penyakit Von Willebrand: Penyakit Von Willebrand merupakan gangguan pendarahan keturunan yang mempengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal, menyebabkan pendarahan yang berat dan sulit berhenti setelah terluka. Penyakit ini baik terjadi ketika protein yang disebut faktor Von Willebrand berada pada tingkat rendah dalam darah maupun ketika protein tidak bekerja dengan baik. Karena itu, seseorang yang menderita penyakit ini cenderung mengalami memar besar yang sering yang dikarenakan benturan kecil atau luka. Kasus terburuk Penyakit tersebut adalah pendarahan parah yang terjadi tanpa adanya alasan.

  4. Kanker dan Kemoterapi: Kalau kamu menjalani kemoterapi dan sebagai hasilnya memiliki platelet darah yang rendah (dibawah 400,000) karena produksi platelen yang rendah, kamu bisa dengan sering mengalami memar-memar diseluruh tubuhmu.

  5. Trombofilia: Hitungan platelet rendah karena gangguan pendarahan seperti trombotik trombositopenia purpura (TTP) atau idiopatik trombositopenik purpura (ITP) bisa juga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membentuk penggumpalan darah secara normal, meningkatkan kemungkinan memar.

  6. Hemofilia: Hemofilia adalah kebalikan dari proses trombofilia. Pada orang-oang yang mengalami hemofilia, ada peningkatan kecenderungan terhadap pendarahan karena ketidaknormalan faktor penggumpalan darah yang tidak membiarkan formasi menggumpal. Pendarahan yang tidak dijelaskan dan berlebihan atau memar adalah salah satu gejala hemofilia.

  7. Sindrom Ehlers-Danlos: Memar yang mudah adalah juga karakteristik manisfestasi gangguan kolagen yang merupakan gangguan keturunan. Misalnya, sindrom Ehlers-Danlos (EDS). Memar dalam kasus ini terjadi karena kapiler dan pembuluh darah mengelilingi jaringan penghubung yang menjadi lemah dan hancur denga nmudha. Memar ekstensif, penyembuhan luka yang terhambat, pecahnya arteri mengakibatkan pendarahandalam yang parah atau kematian prematur, dan pecahnya organ kosong seperti usus atau uterus gravid (janin terbentuk di uterus) merupakan fitur pradominan sindrom ini.

  8. Obat Medis dan Suplemen: Penipis darah tertentu seperti warfarin dan aspirin mencegah darh dari penggumpalan bisa membuatmu rentan terhadap memar konstan. NSAID seperti ibuprofen, kortikosteroid seperti kortisol atau prednison, dan bahkan SSRI seperti Prozac bisa mengakibatkan memar dengan mudah. Suplemen alami seperti ginkgo biloba, minyak ikan dan bawang putih ketika digunakan berlebihan bisa menyebabkan darah menipis dan mempermudah terjadinya memar. Namun, ini terjadi hanya pada kasus langka karena suplemen sendiri tidak dapat menipiskan darah secara lebih kecuali digunakan bersamaan dengan obat medis penipis darah.

Kapan kamu harus khawatir tentang memar konstan?
Cari batuan medis secepatnya kalau kamu merasakan tekanan ekstrim pada bagian memar pada tubuhmu, terturama kalau areanya besar atau sangat menyakitkan. Ini bisa dikarenakan kondisi yang dikenal sebagi 'sindrom kompartemen'. Ini secara potensial membahayakan nyawa dan membutuhkan perhatian medis khusus. Dan juga panggil doktermu kalau kamu memiliki tanda infeksi disekitar area memar, nanah, atau demam. Mengingat fakta kalau kondisi-kondisi ini bisa mengarah ke memar konstan, evaluasi medis penuh itu dibutuhkan untuk memastikan peyebab pastinya. Mungkin saja itu bukanlah hal yang serius, tapi kenapa ambil resikonya?

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang