Kenapa planet - planet mulai menggunakan klorofil, bukannya retina?

Dilihat 556 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sebenarnya ini jauh lebih rumit dari yang kamu katakan. Retina diguanakn untuk membuat rhodopsin. Kebanyakan eukariota yang memiliki rhodopsin menggunakannya untuk phototaxis (sel -sel yang bergerak mendekatan dan menjauhi cahaya) atau penglihatan, tapi terdapat satu kelompok dari halobacteria, di dalam archaea yang menggunakan bakteri rhodopsin untuk fotosintesis.


Berdasarkan yang saya baca genny berbeda dan mungkin itu merupakan asalnya, tapi saya tidak memiliki informasi yang spesifik. Tapi tidak semua eukariota menggunakan rhodopsin untuk phototaxis. Euglena menggunaan flavoprotein  dan flavoprotein di dalam tanaman darat merupakan zat warna yang bertanggung jawab untuk fototropisme (membungkuk ke arah cahaya). Tapi ganggang chlorophyta berwarna hijau yang jauh lebih terkait dengan tanaman dibanding euglena menggunakan rhodopsin. 


Klorofil ditemukan pada eubacteria dan klorofil eukariotik berasal dari cyanobacteria, yang kemudian menjadi kloroplas. Zat warna apapun yang digunakan untuk fotosintesis harus memiliki elektron yang dapat ditendang ke orbit yang lebih tinggi, yang mencakup ketiganya, serta mekanisme untuk menangkap elektron energi tinggi untuk menciptakan gradasi proton. Ini dapat sangat mungkin dengan adanya klorofil dan rhodopsin (ada makhluk hidup yang melakukannya), dan mungkin secara teoritis mungkin terjadi dengan falovoprotein.  


Jadi sepertinya jawabannya adalah proses dua tahap yang dapat terjadi dengan klorofil secara luas lebih berguna dibandingkan proses tahapan tunggal dari bakteri rhodopsin.



Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang