Lebih baik mana, membeli mobil tua dengan jaraknya tempuh kecil atau mobil baru dengan jarak tempuh yang besar?

Dilihat 657 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Dari tahun ketahun jumlah kendaraan semakin bertambah termasuk kendaraan berupa mobil. Selain sebagai kendaraan yang kita pakai sehari hari untuk menunjang aktivitas kita, mobil juga sering digunakan untuk menunjukan status sosial pemiliknya. 


Apalagi di zaman sekarang merek, jenis, tipe, dari mobil sangat banyak dan bervariasi, mulai dari mobil dengan harga murah sampai mobil mewah yang berharga fantastis sangat mudah kita temui. Belum lagi beberapa orang yang lebih menginginkan mobil seken yang dianggap bisa menjadi alternatif untuk mempunyai mobil dengan harga murah. 

Selain karena harga mobil second yang murah, beberapa kolektor mobil tua juga tentunya akan membeli mobil bekas untuk menambah koleksi mobilnya. 



Mobil di Indonesia



Mobil Baru vs Mobil Bekas


Memilih dan memiliki kendaraan seperti mobil begitu mudah di zaman sekarang ini. Kita bisa membeli mobil sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kita. Apalagi saat ini ditunjang dengan menjamurnya lembaga-lembaga pembiayaan mobil di Indonesia yang membantu masyarakat untuk memiliki mobil dengan cara mencicil untuk beberapa tahun. 


Ada beberapa orang yang memilih jalan tersebut namun ada yang tidak ingin repot melakukan ansuran mobil secara kredit. Bagi orang yang memiliki banyak uang, lebih baik membeli mobil bekas atau membeli mobil baru bukanlah permasalahan yang sulit untuk ditentukan. Namun bagi sebagian orang yang tidak mempunyai cukup uang mungkin akan merasa kesulitan untuk membeli mobil baru karena berbenturan dengan kebutuhan hidup sehari-hari. 


Memiliki mobil haruslah mempertimbangkan keuangan, apakah biaya yang kita punya mencukupi atau tidak untuk membelinya. Jika tidak, tentu ada pilihan lain yaitu membeli mobil seken dengan harga yang cukup murah dari harga barunya. Membeli mobil bekas bisa menjadi solusi bagi sebagian orang yang memiliki finansial terbatas. 


Mobil baru vs mobil second

Sebenarnya mobil bekas yang dijual dipasaran tidak seluruhnya mempunyai kualitas yang jelek karena dianggap sebagai "bekas" dipakai oleh orang lain. 


Beberapa orang banyak yang menjual mobilnya bukan karena mobil itu rusak, bisa jadi melainkan karena bosan atau ingin memiliki mobil dengan fitur-fitur yang lebih baru lagi. Sehingga banyak mobil bekas dengan kondisi masih sangat bagus. 


Tetapi kita tetap harus teliti dalam memilih mobil seken karena kita tidak bisa menyangkal bahwa mobil bekas biasanya memiliki kekurangan. Untuk itu, dibutuhkan ketelitian dalam memilih mobil bekas. 


Mana mobil yang masih memiliki kualitas yang bagus? Dan mana mobil yang banyak memiliki kekurangan? Yang paling penting dalam memilih mobil bekas kita harus pintar dalam meneliti dan memilihnya. Hal ini dapat berguna bagi anda yang memang ingin membeli mobil bekas sebagai alternatif memiliki mobil untuk keluarga anda.

 Mobil second tua vs mobil second muda



Mobil 'Second Tua' vs Mobil 'Second Muda'


Sebelum membahas artikel ini kita samakan dulu persepsi seandainya kita sama-sama mempunyai kemampuan yang pas-pasan tetapi ingin mendapat mobil yang baik yang sesuai dengan kemampuan kita. 


Jadi, di sini kita akan membahas bagaimana memilih mobil second yang berkualitas dan juga sesuai dengan budget yang kita punya. Lain halnya jika kita memiliki biaya yang banyak tentu kita tidak usah banyak berpikir untuk membeli sebuah mobil baru. 


Dalam memilih mobil second, banyak orang yang beranggapan lebih baik memilih mobil bekas yang usianya muda walaupun memiliki jarak tempuh yang banyak, ada juga yang beranggapan lebih baik memilih mobil tua asalkan kilometer tempuhnya masih sedikit dan bukan rekayasa. 


Jadi lebih baik memilih yang mana? Jawaban saya, kedua hal tersebut bukanlah cara tepat bagi anda untuk memilih mobil bekas yang akan anda beli. 


Jangan hanya melihat mobil bekas dari sedikit atau banyaknya kilometer yang sudah ditempuh ataupun dari umur mobil itu sendiri. 


Dalam membeli mobil bekas anda harus mengamati seluruh bagian dari mobil bekas tersebut. Nah, dalam membeli mobil bekas ada beberapa resiko yang tentunya harus anda terima yaitu bahwa mobil tersebut tentu sudah dipakai oleh pemilik sebelumnya dan berbagai lecet akibat pemakaian. 


Maka yang harus anda perhatikan dalam memilihnya seperti, Apakah mesih dalam keadaan baik? Apakah desain interior dan eksteriornya baik? Apakah kaki-kaki mobil masih berjalan dengan baik? apakah semua bagian mobil itu masih original? dan pengamatan lainnya yang harus anda pikirkan. 


Tips memilih mobil second


Tips Memilih Mobil Bekas


Karena membeli sebuah mobil bekas pun anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, maka anda harus mengetahui cara membeli mobil bekas yang baik


Jangan sampai mobil bekas yang anda beli membuat anda kecewa karena anda ceroboh dalam melakukan beberapa pengamatan sebelum membelinya. Anda tidak diharuskan untuk membawa seorang ahli mekanik untuk membantu anda mengalisis kondisi mobil bekas yang akan anda beli. Salah satu cara membeli mobil bekas yang tepat adalah dengan melakukan beberapa pemeriksaan pada mobil bekas yang akan anda beli.


Mengecak bagian mesin mobil


 Apa saja yang harus anda periksa? Simak daftarnya berikut ini:



1. Cek Mesin Mobil 


Anda harus melakukan beberapa pengecekan pada mobil bekas yang akan anda beli. Ceklah bagian mesinnya dengan cara membuka kap mobil dan lihat apakah ada kerusakan atau karat yang parah? Cobalah lihat pipa-pipa pada mesin mobil apakah ada kebocoran? Anda juga harus melakukan cek pada tempat oli, jangan sampai berwarna hitam dan jika terlihat oli berbuih barangkali ada kebocoran pada mesin oli. Pastikan juga oli transmisi berwarna merah dan oli dalam keadaan penuh.



2. Cek Body Mobil


Lakukanlah beberapa pengecekan body mobil, diantaranya mengecek cat mobil, lihat bagian body mobil apakah ada penyok ataukah ada goresan atau cacat. Lakukanlah pengecekan pada setiap detail mobil mulai dari depan hingga kebelakang, dari bagian kanan sampai kiri,  juga bagian atas hingga bagian bawahnya.  


Cek bagian dalam mobil


3. Cek Bagian Dalam Mobil 


Bagian dalam yang perlu diperiksa adalah plafonnya, jok tempat duduk dan sarungnya. Setelah itu cek bagian dalam dengan menyalakan mesinnya, apakah AC-nya berfungsi baik? Lihat odometernya untuk mengetahui jarak yang telah ditempuh. Keadaan mesin yang baik yaitu yang memiliki jarak tempuh yang normal tidak terlalu sedikit dan juga tidak terlalu jauh. Jarak tempuh normal rata-rata mobil adalah 16.000 Km sampai dengan 24.000 Km pertahun. Pastikan panel-panel lampu dan kelistrikan dalam kondisi normal berikut dengan audio yang terpasang.



4. Lakukan Test Drive


Melakukan test drive untuk mengetahui kenyamanan kendaraan, tarikan mesin, dan rem sebagai bagian yang penting untuk menunjukkan bahwa mobil nyaman ketika dipakai di jalan. Cek remnya, apakah masih bagus? Bawa dalam kecepatan 45, 55, 65, 75 mph, atau sekitar 121 kmph. Dengarkan juga suara mobilnya, apakah ada suara yang aneh atau longgar?


Pastikan kelengkapan surat kendaraan


5. Memeriksa Kelengkapan Surat Kendaraan


Cek kelengkapan dan keaslian surat-surat merupakan hal penting untuk dipastikan pada pemilik kendaraan seperti adanya BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Cek juga kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin di BPKB dengan yang tertera di kendaraan. Selain itu tanyakan asuransi mobil tersebut, ini merupakan keuntungan bila mobil telah diasuransikan dan mintalah dokumen resminya tentang asuransi tersebut. Serta buatkan dokumen jual-beli yang lengkap di atas materai.


-


Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan saat memutuskan untuk membeli sebuah mobil bekas. Hal ini untuk menghindarkan anda dari resiko tertipu ataupun agar anda tidak kecewa dengan mobil bekas yang telah anda beli. Sebelum membeli mobil, pastikan terlebih dahulu merek dan tipe mobil bekas apa yang anda inginkan dan lebih baik membelinya jangan terburu-buru. 


Memilih sebuah mobil khususnya mobil bekas tidak bisa dilakukan terburu-buru, jangan karena terbuai dengan harga mobil second yang murah sehingga membuat anda membelinya dengan terburu-buru. Selain itu pastikanlah anda membeli mobil bekas dari pemiliknya hindarilah membeli mobil dari makelar atau perantara. 


Pada pemilik mobilnya, anda bisa bertanya-tanya informasi tentang sparepart, servis, pemakaian, dan selain itu anda bisa mendapatkan harga lebih murah dari pemiliknya dengan menawar harga.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang