Apa saja makanan yang dapat menyembuhkan anemia?

Dilihat 7,61 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1


Anemia atau kurang darah adalah kondisi jumlah sel darah merah atau hemoglobin (sel pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah. Oksigen kehilangan “kendaraan” untuk beredar ke seluruh tubuh. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan penting dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh tubuh  Akibat dari anemia adalah transportasi sel darah merah akan terganggu dan jaringan tubuh si penderita anemia akan mengalami kekuranga oksigen guna mengahasilkan energi. Sehingga tidak mengeherankan jika gejala anemia ditunjukan dengan merasa cepat lelah, pucat, gelisah, dan terkadang sesak. Serta ditandai dengan warna pucat di beberapa bagian tubuh seperti lidah dan kelopak mata.

Penyebab umum dari anemia antara lain; kekurangan zat besi, pendarahan usus, pendarahan, genetik, kekurangan vitamin B12, kekuarangan asam folat, gangangguan sunsum tulang. Namun penyebab terbanyak anemia adalah karena gangguan nutrisi. Bila gizi cukup terpenuhi setiap hari, maka tidak akan kekurangan zat besi kecuali ketika hamil dan menyusui.  Zat besi merupakan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain membuat tulang anda jadi kuat, zat besi juga memperlancar pasokan oksigen ke dalam sistem peredaran darah. Kekurangan zat besi dapat menurunkan produksi sel darah merah. Zat besi merupakan mineral pada tubuh manusia dan menjadi salah satu komponen hemoglobin. 

Untuk mencegah anemia, dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, baik dari sumber hewani maupun nabati. Nah apa saja makanan sehat yang mampu meningkatkan jumlah sel darah merah anda dan membuat tubuh anda kembali sehat? 


Makanan Penyembuh Anemia


Berikut ini adalah beberapa makanan dan sayuran penambah darah untuk membantu menyembuhkan anemia yang diakibatkan kekurangan zat besi:


Selain meningkatkan hemoglobin, bayam juga membantu untuk melawan kanker dengan memperlambat pertumbuhan sel. Bayam adalah sumber makanan kaya kalsium, vitamin A, B9, E dan C, zat besi, serat dan beta karoten. Tentu saja kandungan zat besinya dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah, serta dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Dalam 225 gram bayam yang mentah terdapat 0,81 mg zat besi. Inilah kenapa bayam menjadi makanan yang mengandung  zat besi terbaik  untuk anda yang mengalami anemia. Anda dapat meningkatkan kuantitas bayam pada menu makanan anda untuk melawan anemia dengan mudah.  Disarankan agar bayam diolah terlebih dulu, seperti direbus atau ditumis. Cara ini akan lebih memudahkan tubuh dalam menyerap nutrisinya.


  • Jeruk

Seperti yang sudah disebutkan di atas, seseorang yang mengalami anemia juga memerlukan nutrisi lainnya untuk membantu penyerapan zat besi. Adapun nutrisi yang dibutuhkan adalah vitamin C. Jeruk yang mengandung cukup banyak vitamin C diyakini bagus untuk penderita anemia. Anda dapat mengonsumsi buah ini baik dengan memakannya langsung atau mengolahnya menjadi jus. Hal yang perlu anda ingat adalah mengonsumsi buah jeruk pada saat yang bersamaan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi.


Buah ini memiliki daging berwarna merah.  Akar bit juga dikenal sangat efektif melawan anemia. Buah bit adalah makanan yang mengandung  zat besi yang baik. Ia akan membantu memperbaiki dan mengaktifkan kembali sel darah merah anda. Sekali sel darah merah diaktifkan, suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh meningkat. Menambahkan akar bit dalam bentuk apapun dalam diet harian anda akan membantu melawan anemia dengan mudah. Akar bit dapat dicampur dengan sayuran lainnya seperti wortel, capsicum, tomat dan lain sebagainya dalam menu salad anda. Anda  juga dapat menumbuk satu atau dua akar bit dalam mixer jus untuk menyiapkan segelas jus akar bit. Dengan meminum segelas jus ini setiap hari di pagi hari akan meningkatkan jumlah RBC.  Bit adalah sumber makanan yang baik untuk vitamin A dan vitamin C. Kedua vitamin ini mampu meningkatkan jumlah sel darah merah anda.


  • Tomat


Makanan lain yang juga memiliki kandungan zat besi cukup tinggi adalah tomat. Dalam satu angkir  tomat terkandung zat besi sebanyak 3,39 mg, tentu hal ini sangat baik bagi penderita anemia untuk mengatasi masalah kekurangan darah. Selain kaya akan  zat besi, tomat juga mengandung  banyak vitamin C. Vitamin C diperlukan untuk menyerap zat besi dari makanan lain. Tomat juga mengandung kalium, fungsinya adalah untuk menjaga tekanan darah tetap sehat.


  • Brokoli

Brokoli dikenal dengan sebutan super food. Mengapa demikian ? Hal ini tidak lain karena manfaat sayur brokoli yang sangat banyak dan cukup kompleks. Namun tahukah anda, brokoli tidak boleh dihangatkan setelah dimasak. Brokoli mengandung nitrat seperti pada bayam, jika dipanaskan nitrat ini akan berubah menjadi asam nitrat yang dapat memiu timbulnya kanker. Brokoli dapat dimakan langsung atau juga dimasak., namun perlu diperhatikan juga brokoli cukup dimasak sebentar saja karena jika terlalu lama kadar nutrusinya akan hilang, karena itu usahakan untuk tidak memasak atau merebus brokoli  lebih dari 5 menit.  Brokoli tergolong sayuran penambah darah bagi tubuh manusia. Zat besi serta asam folat pada brokoli ini sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko kekurangan sel darah merah atau anemia.


  • Hati Ayam

Hati adalah salah satu makanan yang mengandung  zat besi. Hati ayam memang merupakan bahan makanan yang dikenal karena mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin, mineral, protein, dan rendah akan kandungan lemaknya. Di dalam satu porsi hati ayam yang sudah masak terdapat kandungan zat besi sekitar 11mg (100 gram hati ayam mengandung 9 mg zat besi). Tubuh manusia memerlukan zat besi untuk membentuk sel darah merah yang digunakan untuk mengangkut oksigen dan meenghasilkan energi sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit anemia. Hati ayam memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi sehingga baik sekali untuk membantu proses pembentukan sel darah merah.


  • Telur


Kandungan zat besi pada telur memang tidak sebanding dengan kandungan zat besi pada daging merah. Namun telur cukup ampuh untuk meredakan radang. Hal ini dikarenakan telur memikiki kandungan vitamin A yang bekerja sangat baik meredakan radang. Ahli kesehatan mengatakan bahwa telur dapat menjadi pilihan yang sangat dianjurkan bagi mereka yang menderita anemia deisiensi besi dengan peradangan.  Meski telur sangat baik bagi penderita anemia, perlu diingat bahwa mengkonsumsi telur secara berlebih dapat mendatangkan gangguan kesehatan lainnya. Kandungan kolesterol yang terdapat pada kuning telur tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Cukup satu butir telur setiap hari secara rutin untuk mendapatkan hasil yang optimal.


  •  Daging merah

Tubuh Anda lebih cepat menyerap zat besi dari daging, dibandingkan dari sayuran.  Daging sapi banyak mengandung nutrisi zat besi yang mudah diserap oleh tubuh. Selain itu daging sapi juga mengandung vitamin B12 yang sangat baik untuk mengatasi anemia agar tidak memburuk. Dalam setiap 300 gr daging sapi mengandung setidaknya 1 mg zat besi heme. Penderita anemia dapat makan daging sapi dua atau tiga kali dalam satu minggu. Daging merah merupakan makanan yang paling direkomendasikan untuk meningkatkan hemoglobin, akan tetapi pilihlah daging merah yang tak berlemak.


  • Tiram

Tiram diketahui memiliki kandungan zat besi sebanyak 5,91 mg dalam 80 gr nya, sehingga tiram merupakan salah satu jenis makanan laut yang sangat baik untuk penderita anemia. Untuk mendapatkan manfaat dari tiram maka anda dapat makan tiram  dua kali dalam seminggu. Tiram mengandung nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B12 dan protein. Nutrisi inilah yang akan mengatasi anemia karena dapat meningkatkan jumlah sel darah merah. Ketika sel darah merah lebih banyak maka kadar hemoglobin juga akan meningkat. Tiram juga penuh dengan mineral yang sangat baik untuk kesehatan seprti kalsium, magnesium, mangan dan tembaga.


  • Kurma


Di balik rasanya yang manis, kurma mengandung segudang mineral seperti kalsium, sulfur, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, dan copper (tembaga).  Kurma dapat membantu mencegah terjadinya anemia dengan meenyediakan energi yang tinggi dan merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh, sehingga tubuh tidak akan kekurangan zat-zat nutrisi. Kurma memiliki kandungan kalori sekitar 900-1100 KJ tergantung dengan jenis dan tempat penanamannya.  Kurma adalah sumber zat besi yang sangat baik, yaitu sekitar 0,90 mg/100 g per buah. Zat besi yang menjadi komponen hemoglobin dalam sel darah merah menentukan kemampuan membawa oksigen dalam darah.   Tingkat kandungan zat besi yang tinggi pada kurma akan menyeimbangkan kekurangan zat besi  pada penderita anemia, sehingga meningkatkan energi dan kekuatan, serta mengurangi kelelahan dan kelesuan.  Di samping itu vitamin  yang terdapat pada kurma juga membantu tubuh dalam menyerap zat besi tersebut.


  • Selai kacang

Kalori yang terdapat pada selai kacang memang besar, namun selai kacang dapat menjadi makanan yang sangat baik untuk melawan anemia. Hal ini dikarenakan kandungan zat besi dalam selai kacang tersebut. Selai kacang mengandung zat besi yang cukup tinggi yaitu sekitar 0,7 mg. Jumlah ini sudah cukup untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Makanlah sedikitnya  dua sendok makan selai kacang.  Anda dapat mencapur selai kacang ke dalam beberapa  menu makanan  favorit anda.  Guna mendapatkan manfaat terbaik maka anda dapat mengkonsumsi selai kacang dan roti gandum setiap hari dan untuk meningkatkan penyerapan zat besi maka anda juga dapat minum jus jeruk tanpa gula.


  • Kacang Almond

Kacang almond diketahui memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita anemia. Karena  zat besi yang di kandung kacang almond dapat membantu proses pembentukan sel darah merah. Alternatif lain yang dapat anda coba adalah kacang merah. Kacang merah memiliki kandungan zat besi sebanyak 5,2 mg dalam satu cangkir kacang merah. Kacang ini kaya akan zat besi yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan sel darah merah anda. Mengonsumsi 1 ons almond per hari mampu mencukupi kebutuhan zat besi harian  anda.


  • Beras merah


Beras merah memiliki beberapa manfaat kesehatan untuk penurunan berat badan, kolesterol, dan gangguan pencernaan.  Beras merah sangat baik untuk penderita anemia karena mengandung beberapa mineral seperti zat besi, seng, fosfor, mangan, kalsium, selenium, kalium dan magnesium. Selain itu beras merah juga mengandung vitamin yang sangat lengkap seperti tiamin, niasin, folat, vitamin B6 dan vitamin K. Beras merah juga sangat penting untuk mendukung kesehatan anda karena dapat membantu penyerapan lemak sehat dan zat besi.  Beras merah juga akan mendukung kesehatan untuk penderita anemia karena akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


  • Kacang Kedelai 

Terdapat lebih dari 4 mg zat besi yang terkandung dalam 200 gram kacang kedelai. Tidak sampai di situ, kacang kedelai juga kaya akan mangan, tembaga, serat, protein, asam amino, dan ragam vitamin lainnya. Kedelai dilengkapi dengan protein, serat, lemak tak jenuh dan zat besi. Dengan mengkonsumsi secangkir kedelai rebus anda telah memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan zat besi harian. Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang sangat baik untuk mengatasi anemia. Kacang kedelai mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Selain itu kacang kedelai juga memiliki nutrisi asam filtrate sehingga dipercaya sebagai sayuran penambah darah. Nilai lebih kedelai adalah mengandung protein yang sangat tinggi dan tidak mengandung lemak.


  • Roti gandum


Satu potong roti gandum berkontribusi sekitar 6% kebutuhan zat besi Anda.  Roti gandum yang terbuat dari gandum murni akan membantu produksi sel darah merah dalam tubuh. Tepung gandum murni  mengandung asam fitat  yang dapat menahan zat besi sehingga tidak diserap oleh tubuh namun anda tidak perlu khawatir sebab asam fitat sudah berkurang ketika proses fermentasi gandum, sehingga mengkonsumsi olahan roti gandum lebih baik dibandingkan tepung gandum murni. Anda dapat menambahkan selai kacang pada roti gandum anda untuk meningkatkan manfaat roti gandum dalam mengatasi gejala anemia.


Nah, tidak sulit bukan menemukan makanan tersebut? Jadi sekarang untuk mengatasi anemia  tambahkanlah makanan sehat di atas dalam menu hari-hari anda. Di samping itu, anemia juga dapat dicegah dengan cara mengonsumsi suplemen zat besi, olahraga, tidur yang cukup, dan mengurangi konsumsi makanan yang menghambat penyerapan zat besi seperti kopi dan teh.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang