Makanan siang apa yang bisa di buat bekal untuk anak remaja untuk di bawa ke sekolah?

Dilihat 1,98 rb • Ditanyakan hampir 3 tahun lalu
1 Jawaban 1

Libur semester mau berakhir untuk anak saya , jadi saya akan memulai untuk membuat sarapan dan makan siang untuk mereka setiap hari nya . Mencari atau membuat makanan yang bisa di bawa di tasnya itu cukup sulit , tapi pastinya ini tidak menghalang saya untuk mengakali akali masalah ini .


Biasanya saya memulai dengan pertanyaan ini , apa yang pastinya tidak akan saya berikan ke anak saya? Yang pastinya , banyak iklan di televisi yang mengatakan bahwa produk makanan nya itu mudah di bawa dan cocok untuk dijadikan makanan siang . Kita sudah tau pasti itu tidak benar dan makanan tersebut sudah di campur dengan pengawet dan makanan olahan lain nya yang pastinya tidak sehat . Misalnya saja keju kraft yang di promosikan memiliki kalsium yang bagus untuk pertumbuhan tulang , tapi sudah jelas mereka masih memiliki lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan anak kita bila di konsumsi secara sering dan terus menerus , tak hanya itu , kraft juga mengandung pewarna , pengawet dan bahan kimia olahan lain nya . Saya tidak mau memberikan anak saya makanan yang buruk itu .


Setelah menjawab pertanyaan di atas . Saya lalu bertanya sekali lagi . Apakah saya mau memberikan makanan saya kepada anak saya? Apakah mereka mau memakan nya? Masalah yang biasanya di hadapi itu adalah ,pilihan mana yang orang tua mau pilih , Makanan sehat atau makanan yang mudah dan praktis? Saya bisa saja memberikan makanan yang paling sehat di dunia , tapi percuma saja juga anak saya tidak memakannya . Misalnya anak saya suka di bawakan makanan roti dengan selai kacang dan jelly . Walaupun saya tahu makanan ini bukanlah makanan yang paling sehat dan tidak cocok untuk anak saya . Tapi masalahnya , dia lapar dan perlu makanan yang dia mau makan , dan saya adalah orang yang berusaha kreatif . Jadi , komposisi makanan itu tidak begitu penting , tapi yang penting itu adalah bahan makanan yang anda gunakan . Anda bisa memberikan makanan yang dia inginkan tanpa memberikan makanan yang berkualitas rendah . Misalnya saya bisa memberikan anak saya roti dengan kualitas yang tinggi , memberikan roti gandum dari pada roti biasa . Saya bisa memberikan selai kacang yang organik dan jelly yang tidak mengandung pengawet atau pewarna.


Setelah itu , saya akan menanyakan keluarga saya terutama anak saya . Apa yang mereka mau makan , apa yang mereka mau bawa ke sekolahnya. Lalu kita sama sama memberikan saran agar saya tidak kesulitan memberikan anak saya makanan yang dia inginkan . Tapi yang pasti , makanan yang akan di buat itu harus melewati banyak percobaan dan banyak kegagalan . Misalnya saya akan membawa anak saya ke super market dan membeli bahan untuk sarapan dan bekal anak saya . Mungkin anak saya mau membeli makanan yang tidak sehat , dan pasti saya akan menolak untuk membelinya . Tapi lama kelamaan , pastinya akan terjadi kecocokan makanan , mana yang praktis dan anak saya suka dan mana yang baik untuk kesehatan anak saya .

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang