Mana yang lebih baik untuk latihan angkat beban? pengulangan yang banyak atau sedikit?

Dilihat 4,93 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Memiliki otot yang kuat adalah dambaan semua orang, terutama kaum pria. Meskipun tidak menutupi kemungkinan wanita juga menginginkan memiliki otot yang terbentuk indah atau bahasa kerennya tubuh yang atletis. Cara memperbesar otot pun menjadi PR buat mereka. Karena Otot-otot yang baik dan kuat biasanya akan terkesan menunjukkan kejantanan bagi kaum pria, terutama pada bagian otot dada, otot perut, otot tangan, dan otot bahu. Bahkan pada bagian otot perut memiliki istilah khusus yang dikenal dengan sebutan six packs. Sedangkan bagi kaum wanita juga Otot-otot yang baik dan kuat akan berperan untuk menjaga postur, gerakan, dan kekuatan tubuh mereka terutama pada otot dada dan otot kaki, yaitu paha dan betis. 

Maka dari itu di zaman modern ini, orang- orang terutama yang tinggal di perkotaan berlomba- lomba memadati tempat fitness guna menginginkan bentuk tubuh yang mereka inginkan salah satunya adalah untuk dapat mengetahui cara memperbesar otot. Dengan melakukan cara gym yang benar (fitness), maka otot yang besar dan kuat pun bukan lagi menjadi dambaan semata. Tak perlu dipertanyakan mengapa badan kita menjadi lebih atletis dari sebelumnya karena fitness akan membuat tubuh kencang,kekar,dan otot menjadi lebih ideal. 




Untuk menjadikan otot lebih kekar dan ideal, maka cara gym yang benar harus diterapkan saat melakukan latihan. Salah satunya adalah dengan angkat beban. Semua pasti setuju bahwa yang berlebihan tidaklah baik. Termasuk dalam hal angkat beban sekalipun. Meski olahraga angkat beban dapat membentuk otot. Namun apabila dilakukan dengan menggunkaan beban berlebihan maka bukannya otot sehat yang didapat, tapi beberapa kerugian yang dirasakan oleh tubuh. Inilah beberapa efek kelebihan berat dalam latihan beban:


1. Memperpendek Postur Tubuh

Risiko angkat beban bisa menghambat pertumbuhan tinggi badan seseorang. Karena setiap orang mempunyai batas maksimal dalam angkat beban.


2. Resiko Cedera

Angkat beban yang berlebihan dapat meningkatkan resiko cedera. Apalagi jika cederanya sampai pada taraf tubuh keseleo hingga patah tulang. Tentu kita tidak menginginkan hal itu bukan?


3. Insomnia 

Jika melakukan olahraga secara berlebihan justru akan membuat insomnia atau sulit tidur. Karena tubuh mengalami stress berlebih akibat olahraga yang tidak normal sehingga tubuh mengeluarkan kortisol yang membuat kita susah rileks saat tidur.


4. Depresi

Jika olahraga dilakukan dengan normal, maka tubuh akan lebih sehat dan percaya diri. Namun olahraga secara berlebihan akan mengakibatkan depresi pada tubuh yang kemudian akan mengalir ke otak.


5. Gagal jantung

Peningkatan denyut jantung sangat cepat ketika bukanlah hal baik. Kelelahan karena olahraga yang berlebihan juga bisa membuat jantung menjadi lemah, sehingga dapat meningkatkan resikokerusakan jantung.


6. Sakit Kepala

Fitness dilakukan agar kita jauh dari stres dan menjadikan tubuh segar bugar. Timbulnya sakit kepala karena fitness setiap hari adalah dampak buruk. Tubuh yang sudah lelah dan dipaksakan untuk terus bergerak secara aktif hanya akan membuat kepala pusing. 


7. Resiko Anoreksia

Para peneliti mendefinisikan olahraga berlebihan adalah jika berlatih tiap hari lebih dari tiga jam, Sehingga ditemukan, dari 336 wanita anoreksia, lebih dari separuhnya akibat berolahraga berlebihan. Perempuan memang lebih rentan mengalaminya, karena kecenderungan obsesif pada olahraga. 


8. Perubahan Perilaku

Perubahan perilaku merupakan salah satu bahaya yang dapat terjadi ketika fitness dilakukan berlebihan. Olahraga yang terlalu diforsir membuat kita pun bertambah stres. Imbasnya adalah perubahan perilaku yang terjadi secara tiba-tiba.


Tahap Latihan Angkat Beban



• Lakukan latihan setidaknya dua kali per minggu, karena kekuatan dan kebugaran yang signifikan dapat diperoleh dengan hanya dua latihan per minggu.


• Ambil satu hari untuk istirahat dari latihan angkat beban


• Mempersiapkan otot untuk melakukan angkat berat adalah hal yang penting. Maka mulailah pemanasan dengan melakukan beberapa push up dan sit up dasar, masing-masing beberapa set dengan istirahat singkat antara tiap-tiap set. Lakukan beberapa set, dan secara bertahap tingkatkan jumlah repetisi dalam setiap set. Anda dapat memulainya dengan 10 repetisi untuk tiap-tiap set dan tingkatkan hingga 50 repetisi.


• Untuk kesehatan, setidaknya lakukanlah 8-12 repetisi hingga Anda kelelahan. Ini berarti bahwa beban sudah cukup berat untuk melelahkan otot dalam 8-12 repetisi.


• Untuk kebugaran, lakukanlah dua set dari 8-12 repetisi hingga kelelahan. Anda dapat beristirahat selama 30-90 detik sebelum melakukan set kedua.


• Anda harus mengambil 4-5 detik untuk menyelesaikan satu pengulangan melalui rangkaian gerakan lengkap yang dilakukan secara lambat dan terkendali.


• Beristirahatlah setidaknya 30 detik minimum dan maksimum 90 detik antar set, dan 1-2 menit antar latihan.


• Jadi mulai dengan beban ringan hingga Anda merasa nyaman dengan gerakannya. Jika Anda sudah menguasai gerakannya, pilih beban yang bisa Anda angkat dalam 8-12 repetisi. Repetisi-repetisi terakhir seharusnya sangat menantang kemampuan Anda, namun tidak begitu berat . Ketika Anda merasa bisa melalui repetisi dalam setiap set dengan mudah, itu pertanda yang tepat untuk menambah berat beban. Secara bertahap tambahkan beban dalam jumlah kecil dan nyaman.


• Sebagai pendinginan, Anda dapat melakukan beberapa peregangan ringan dan membiarkan tubuh Anda menyelesaikan latihan secara perlahan.


Bagaimana Latihan Angkat Beban yang Terbaik? Pengulangan Banyak atau Sedikit?


Seperti yang telah dipaparkan, bahwasanya beberapa prinsip cerdas cara gym yang benar untuk membangun massa otot adalah mengoptimalkan fase istirahat antar latihan, Supaya otot lebih kuat dan cepat terbentuk, pastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Bila Anda setiap hari berolahraga dan melatih otot tanpa istirahat, Anda berisiko mengalami overtraining atau olahraga berlebihan.


Kemudian lakukan melakukan kombinasi set dan berlatih berdasarkan kelompok otot. Hindari melatih bagian otot yang sama (misalnya otot lengan) terus-terusan selama seminggu tanpa jeda. Sebaiknya selingi dengan latihan otot perut atau kaki. Ini akan memberikan kesempatan bagi otot lengan Anda untuk beristirahat dan tumbuh lebih kuat. Dengan begitu Anda juga menyeimbangkan latihan untuk otot tubuh yang berbeda-beda. 


Dan jangan lupa lakukan repetisi yang sesuai saat latihan. Repetisi terbaiktidak harus mengangkat beban paling berat yang pernah Anda angkat, karena latihan yang tepat memaksimalkan repetisi, bukan beratnya beban. Dengan kata lain, Anda harus mengangkat beban yang lebih ringan dalam jumlah yang lebih banyak untuk membangun otot. Nah jadi dapat disimpulkan bahwa pengulangan yang banyak dengan berat yang ringan adalah latihan angkat beban yang terbaik. 


Demikian artikel cara memperbesar otot melalui latihan angkat beban yang benar. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan sehingga Anda dapat meminimalisir resiko yang mungkin terjadi saat latihan angkat beban. Be Health and Love Your Body..

 

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang