Mana yang lebih baik untuk sakit gigi dan sakit kepala: Tylenol, Aleve, atau Advil?

Dilihat 1,59 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Dalam menjalani kehidupan, kesehatan adalah hal yang utama untuk dapat melaksanakan berbagai aktivitas. Tetapi tidak selamanya tubuh kita dalam kondisi sehat, ada kalanya kita mengalami sakit. Sakit merupakan kondisi ketika terdapat gangguan terhadap sistem tubuh dan membuat tubuh tidak nyaman, sehingga pekerjaan dan aktivitas sehari-hari kita jadi terganggu. 


Salah satu sakit yang paling mengganggu adalah sakit gigi, dan cara menghilangkan sakit gigi yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat pereda rasa sakit yang dapat meringankan rasa sakit pada gigi. Obat sakit gigi yang paling ampuh bisa kamu dapatkan dengan mengunjungi dokter gigi terlebih dahulu untuk diperiksa sehingga dokter akan memberikan obat yang tepat. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan obat pereda rasa sakit yang dijual di apotik-apotik terdekat. 


Mengalami sakit gigi dan juga sakit kepala, pasti terasa menyiksa dan menyakitkan, sehingga membuat aktivitas kita terhambat. Ketika kita sakit gigi, sering kali kepala kita juga terasa pusing dan sakit di sekitar dahi dan pelipis. Penyebab sakit kepala selain sebagai dampak sakit gigi secara umum dibedakan menjadi sakit kepala primer dan sekunder. 

Sakit kepala primer tidak disebabkan oleh penyakit lain (contohnya migrain, sakit kepala tegang, dan sakit kepala cluster), berbeda dengan sakit kepala sekunder yang disebabkan oleh penyakit lain (kanker otak, flu, sakit gigi, dan sebagainya).

Sedangkan sakit gigi merupakan kondisi adanya rasa nyeri di dalam atau di sekitar gigi dan rahang, sebagai akibat dari kondisi gigi. Sakit gigi, umumnya pernah dialami oleh setiap orang di manapun. Bagi kamu yang sering atau sedang mengalami sakit gigi, ada baiknya untuk mengetahui cara menghilangkan sakit gigi dan sakit kepala yang menjadi penyakit bawaannya.


    sakit gigi

 

Penyebab Sakit Gigi dan Cara Mengatasinya


Ketika kita mengalami sakit gigi, rasa nyeri yang dirasakan bisa hilang dan muncul berulang-ulang. Dan tingkat keparahan sakit gigi yang dirasakan oleh seseorang berbeda-beda ketika gigi digunakan untuk mengunyah makanan yang panas atau dingin. Selain nyeri, sakit pada gigi akan diikuti dengan gejala yang lainnya; kepala terasa pusing, bengkak di sekitar gigi yang sakit, demam, bau dan keluar nanah dari gigi yang sakit. Untuk mencegahnya, kamu harus mengetahui cara menghilangkan sakit gigi dan juga mengetahui penyebab sakit gigi. 


Berikut beberapa penyebab sakit gigi:

 
  • Kerusakan gigi, apabila bagian lapisan luar gigimu mengalami kerusakan, maka bagian dalam gigi juga akan mengalami kerusakan. Bila bagian dalam gigi rusak, maka akan mengalami pembusukan dan akan menyebabkan terbentuknya rongga atau lubang pada gigi. Hal ini akan menimbulkan rasa sakit pada ujung syaraf-syaraf di gigi.
  • Cara menyikat gigi yang salah. Menyikat gigi yang salah menyebabkan akar bawah gigi terbuka, sehingga tidak ada pelindung pada bagian bawah gigi. Hal ini akan menimbulkan rasa ngilu pada saat makan atau minum yang terlalu panas atau dingin dan juga ketika mengonsumsi makanan yang manis atau asam. 
  • Jarang menggosok gigi. Bila kamu malas membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan, maka akan menyebabkan berkembangnya bakteri pada sisa-sisa makanan, sehingga membuat kerusakan dan lubang pada gigi. 

sakit gigi


  • Trauma pada gigi, terjadinya benturan dan trauma pada gigi menyebabkan gigi goyang atau patah, sehingga gigi terasa sakit.   
  • Sinusitis, sinusitis merupakan penyakit terjadinya peradangan pada dinding sinus. Sinus adalah rongga kecil yang berisi udara dan terletak di belakang tulang pipi dan rahang. Tekanan pada sinus akan menyebabkan sakit pada gigi yang terletak di bawah sinus.  
  • karies gigi merupakan infeksi pada gigi yang dapat merusak gigi, hal ini akan menyebabkan gigi bisa berlubang dan menimbulkan rasa nyeri pada gigi.

Dengan mengetahui beberapa penyebab terjadinya sakit gigi, kamu bisa mengetahui bagaimana cara menghilangkan sakit gigi


Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sendiri untuk mengatasinya:

  • Dengan cara dikompres menggunakan air dingin di pipi pada daerah gigi yang sakit.
  • Berkumur-kumur menggunakan 1 gelas air matang yang dicampur dengan 1 sendok garam.
  • Minum air rebusan daun sirih, bisa juga di gunakan untuk berkumur. Daun sirih mengandung betlephenol, seskuiterpen, diatase, dan kavikol yang dapat membunuh kuman dan bakteri yang menyebabkan sakit gigi. 
  • Berkumur setiap hari dengan menggunakan perasan air lemon yang dicampur dengan air hangat. Lemon mengandung antiseptik yang dapat membunuh bakteri yang terdapat pada gigi. 
  • Haluskan 1 siung bawang putih dengan sedikit garam, kemudian oleskan pada gigi yang sakit. Bawang putih juga mengandung antiseptik yang dapat membunuh bakteri pada gigi. 
  • Meminum air kelapa. Air kelapa diketahui mengandung antiseptik.  

Selain dengan cara di atas, kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri sakit gigi yang tersedia di apotik, karena sakit gigi akan terasa menyiksa harus segera diatasi agar cepat sembuh.


sakit kepala




Obat Sakit Gigi dan Sakit Kepala



Ada banyak orang yang menginginkan obat sakit gigi yang paling ampuh dan obat sakit kepala yang terdapat di apotek untuk meredakan rasa sakit yang sangat mengganggu. Ada berbagai merk, kandungan komposisi, dosis, dan efek samping yang berbeda-beda. 


Obat sakit gigi dan kepala antara lain:


  • Tylenol merupakan obat pereda sakit dari mulai ringan sampai sedang, seperti sakit kepala, sakit punggung, pilek, sakit gigi, demam dan juga nyeri otot. Tylenol mengandung komposisi acetaminophen atau lebih terkenal dengan sebutan paracetamol. 
  • Aleve untuk meredakan sakit pada keadaaan sakit otot, sakit kepala, sakit gigi, pilek, demam, kram menstruasi, dan sakit punggung. Aleve bersifat sementara dalam meredakan sakit ringan yang diderita. Aleve mengandung komposisi naproxen sodium memiliki sifat anti-inflamasi (anti radang)  
  • Advil merupakan obat untuk menurunkan demam, mengatasi rasa sakit atau peradangan yang disebabkan oleh berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit otot, pilek, arthritis, sakit gigi, cidera ringan, dan berbagai kondisi lainnya. Advil mengandung komposisi aktif ibuprofen, Ibuprofen adalah obat golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). 

Agar sakit gigi dan kepala yang dirasakan tidak berlarut-larut dan menyebabkan daya tahan tubuh kamu melemah, maka segeralah mencari obat sakit gigi yang paling ampuh. 


saki kepala

Lalu, obat apakah yang lebih baik untuk sakit gigi dan sakit kepala? 

Tylenol, aleve atau advil? Bila sakit gigi yang kamu derita disertai dengan radang dan juga bengkak di sekitar gigi atau pipi, maka pilihlah advil atau aleve. Begitu juga walaupun tidak terjadi pembengkakan tetap disarankan untuk memilih advil atau aleve. Karena aleve dan advil memiliki kualitas yang lebih baik dari Tylenol.


Dalam mengatasi rasa sakit, advil memiliki efek yang lebih cepat dibandingkan dengan aleve. Tetapi aleve bisa bertahan lebih lama durasi waktunya dalam meredakan rasa sakit dibandingkan dengan advil yang lebih singkat. 


Namun bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit pencernaan seperti maag, sebaiknya jangan mengonsumsi advil atau aleve. 


Kamu bisa memilih tylinol, karena obat advil dan aleve bisa menyebabkan masalah pencernaan. Begitu juga bila kamu sakit kepala pilihlah tylenol, karena efek samping yang ditimbulkan lebih ringan. Bila migrain, kamu bisa mencampurkan tylenol dengan sedikit kafein.


Bila kamu sakit dan hendak mengonsumsi obat, bacalah keterangan pada kemasan atau kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter terlebih dahulu. Selain itu bila sakit yang kamu derita tidak sembuh juga, maka kunjungilah dokter karena dalam beberapa kasus ada kondisi yang memerlukan adanya tindakan seperti penambalan atau pencabutan pada gigi berlubang .


Demikianlah artikel ini semoga bermanfaat, jagalah kesehatanmu yang sangat berharga. Kamu akan merasakannya ketika mengalami sakit bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, biasakanlah untuk selalu merawat menjaga kesehatan diri, termasuk kesahatan mulut dan gigi!


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang