Masalah wanita di Indonesia apa yang saat ini sangat penting?

Dilihat 2,31 rb • Ditanyakan sekitar 3 tahun lalu
1 Jawaban 1

Menurut saya, mengatakan bahwa tidak ada masalah penting bagi wanita merupakan pernyataan yang salah. Masalah yang paling penting bagi wanita Indonesia saat ini adalah diskriminasi. Sudah lebih seratus tahun sejak RA Kartini meninggal dan tampaknya saat ini pepatah ayang mengatakan bahwa "tempat wanita hanya di dapur" sudah tidak berlaku lagi. Dan benar sekali jika ada yang mengatakan bahwa wanita Indonesia bisa menjadi apapun yang mereka mau.


Sekarang, kalau kita mau lihat dari segi statistik, data dari indikator pengembangan dunia menunjukkan bahwa terjadi kenaikan yang signifikan terkait rasio pendidikan wanita di Indonesia. Walaupun ini merupakan pertanda yang bagus, kita belum bisa mengharapkan bahwa ada persamaan dalam segala aspek kehidupan. 


Laporan dari IWPR menunjukkan bahwa terlepas dari kesempatan dalam bidang pendidikan bagi wanita semakin terbuka lebar, penghasilan yang didapatkan oleh para wanita di Indonesia tetap lebih rendah dibandingkan para pria dan para wanita juga cenderung bekerja pada jenis pekerjaan yang menawarkan gaji yang lebih rendah.

Mungkin hal ini dikarenakan adanya budaya patriarki dan bahwa para wanita Indoensia lebih sering cuti karena harus menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga. Wanita Indonesia dapat berkontribusi secara aktif terhadap pendapatan rumah tanggga, tapi mereka juga diharapkan dapat memprioritaskan keluarga dibanding karir. 

Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa karena adanya perbedaan antara pria dan wanita, mereka memiliki peran yang berbeda tapi sama - sama penting. Tapi saling mengimbangin bukan berarti kesetaraan. Dan tentunya, peningkatan pencapaian dalam bidang pendidikan tidak membuat ekspetasi sosial terhadap para wanita menjadi berubah. Selain itu, jangan lupakan juga soal tes keperawanan dan kecantikan yang memalukan sebagai syarat bagi kandidat polisi wanita.

Selain itu, hukum di Indonesia juga tidak berpihak pada kaum wanita. Hal in dapat dilihat dari petisi mengenai usia minimum pernikahan seperti yang ditetapkan oleh undang - undang pernikahan (walaupun para wanita mengalami permasalahan sosial ekonomi dan menghadapi resiko kesehatan karena menikah terlalu muda).



Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang