Memilih bahasa yang ingin dipelajari: Mana yang lebih dulu, Korea atau Mandarin?

Dilihat 861 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Memilih bahasa mana yang ingin dipelajari antara bahasa Mandarin atau Korea juga pernah menjadi hal yang membingungkan. Karena aku tidak memiliki alasan yang kuat ataupun ketertarikan dengan kedua bahasa tersebut, hal ini merupakan hal yang sulit bagiku.

Aku belum belajar bahasa Mandarin atau Korea dengan baik, tetapi aku sudah mempelajari bahasa Jepang sudah selama 2,5 tahun. Waktu itu, aku kemudian tertarik dengan sistem Hangul pada bahasa Korea dan ternyata mudah dipelajari

Namun pada akhirnya tidak jadi masalah bahasa mana yang akan kamu pilih, entah itu belajar bahasa Mandarin ataupun Korea terlebih dahulu. Kamu akan menemukan kesamaan antara ketiga bahasa tersebut. Akan tetapi, kesamaan tersebut akan lebih banyak ditemukan dalam bahasa Jepang dan Korea.

Kita bisa lihat penjelasan dibawah ini untuk membuktikan hal tersebut:


Persamaan bahasa Mandarin, Korea, dan Jepang


    huruf Korea, Mandarin, Jepang
   

Dari kiri ke kanan - contoh huruf Korea, Jepang, dan Mandarin.

Ketika melihat ketiganya, terlihat membingungkan dan ribet memang. Namun, ketika mulai mempelajarinya, hal tersebut tidak serumit itu kok. Bahkan dari ketiga bahasa tersebut masing-masing memiliki keindahan tersendiri.


Hal yang menarik pada ketiga bahasa ini adalah mereka semua sama-sama memiliki kosakata sino (pelafalan yang biasa digunakan pada abad pertengahan). Dalam bahasa Korea ada sekitar 60% dari kosakatanya. Kupikir kalau kamu mempelajari bahasa Korea dengan Hanja, hal itu akan sangat membantumu dalam belajar bahasa Mandarin dan Jepang serta memberimu pemahaman yang lebih baik akan makna yang ada dibalik kata-kata tersebut.

 

Tapi ingat lho! Walaupun serupa, satu kata dalam satu bahasa belum tentu sama dan bahkan akan sangat berbeda dengan bahasa lain. Ini beberapa contohnya: 


  • 大丈夫, dalam bahasa Jepang: dai-jō-bu- "Oke, tidak apa-apa" | dalam bahasa Korea: dae-jang-bu- "Orang yang kuat dan pantas" | dalam bahasa Mandarin: dà-zhàng-fu - "Orang terhormat"
  • 急行, bahasa Jepang: kyū-kō - "Kereta Ekspres" | bahasa Korea: geup-haeng - "Kereta Ekspres" | bahasa Mandarin: jí-xíng - "Berjalan dengan mendesak" 
  • 安寧, bahasa Jepang: an-nei - "Damai" | bahasa Korea: an-nyeong - "Halo" | bahasa Mandarin: ān-níng - "Tenteram" 

Menurutku, kosakata-sino dalam bahasa Korea dan Jepang lebih banyak memiliki kesamaan dengan bahasa Kanton daripada bahasa Mandarin. Salah satu alasannya itu dikarenakan bahasa Mandarin telah melewati banyak perubahan yang hasilnya menghilangkan konsonan akhir "p", "t" dan "k". Hal ini telah dipertahankan dalam bahasa Kanton, bahasa Korea dan beberapa kata di bahasa Jepang. Menurutku pribadi, mempelajari perubahan-perubahan ini sangat menarik, karena hal ini dapat membuatmu memprediksi seperti apa bunyi dari suatu kata dalam bahasa lain.


Mari kita lihat contohnya:

  • "-p": dalam bahasa Jepang diubah menjadi "-pu", kemudian "-fu" hingga hanya "-u| dalam bahasa Korea kata ini tetap berbunyi "-p"
  • : sepuluh, bahasa Jepang: jū | bahasa Korea: sip | bahasa Kanton: sahp | bahasa  Mandarin: shí 
  • 練習: latihan, bahasa Jepang: ren-shū | bahasa Korea: yeon-seup (dari lyeon-seup| bahasa Kanton : lihn-chaahp | bahasa Mandarin: liàn-xí 
  • "-t": dalam bahasa Jepang diubah menjadi "-ti" dan "-tu" yang menjadi "-chi" and "-tsu| dalam bahasa Korea diubah menjadi "-l"
  • : satu, bahasa Kanton: yāt | bahasa Korea: il | bahasa Jepang: ichi | bahasa Mandarin:  
  • : besi, bahasa Kanton: tit | bahasa Korea: cheol | bahasa Jepang: tetsu | bahasa Mandarin: tiě 
  • "-k": dalam bahasa jepang diubah menjadi "-ku" and "-ki" 
  • 歷史: sejarah, bahasa Kanton: lihk-sí | bahasa Korea: yeok-sa (dari lyeok-ssa| bahasa Jepang: reki-shi | bahasa Mandarin: lì-shǐ 
  • 約束: paksaan, tetapi dalam bahasa Jepang dan Korea artinya adalah janji,  bahasa Kanton: yeuk-jūk | bahasa Korea: yak-sok | bahasa Jepang: yaku-soku | bahasa Mandarin: yuē-shù

    sino korea

contoh sino angka bahasa Korea.

Kembali ke pertanyaanmu, maaf kalau aku agak melenceng dari jalur. Sejujurnya, kupikir kamu memiliki alasan baik mengenai pembelajaran bahasa Korea dengan Hanja. Dengan itu, kamu akan dapat membaca Hànzì (tulisan tradisional China) dan lebih akrab dengan kosakata bahasa Jepang. Pada akhirnya, bahasa yang kamu pelajari setiap saat akan menjadi bahasa yang sangat kamu senangi. Aku juga merekomendasikan supaya kamu mencari teman berbahasa (idealnya penduduk asli yang menggunakan bahasa tersebut) sebagai teman bicaramu. Kalau aku, teman bahasaku menjadi teman baikku dan membawaku berkeliling di desa-desa di Jepang. Sangat menyenangkan!


Menurutku pribadi, kamu bisa dengan perlahan mempelajari ketiga bahasa ini satu persatu. Gunakan waktu luangmu untuk memperdalam bahasa yang kamu pelajari sebelum mempelajari bahasa yang lain, dengan begitu akan lebih efektif bukan?! Namun semua kembali lagi kepada bahasa mana yang lebih menarik minatmu.



Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang