Mengapa seseorang terus-menerus mengeluarkan lendir setelah berhenti merokok?

Dilihat 1,06 rb • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1


Semua orang tahu bahwa merokok adalah kebiasaan yang tidak sehat, akan tetapi mengambil keputusan untuk berhenti merokok tentu tidaklah mudah bagi perokok aktif. Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk bisa pulih dari racun rokok. Sayangnya, berkat sifat adiktif nikotin, menghentikan kebiasaan merokok bisa sangat sulit bagi beberapa orang.

Berhenti merokok memang tidak mudah terutama bagi anda yang sudah bertahun-tahun mempunyai kebiasaan merokok. Namun jika anda memiliki tekad kuat, maka tidak ada kata mustahil. Ketika memutuskan berhenti merokok, percayalah, anda tidak akan mengalami kerugian apa pun. Sebaliknya, begitu banyak manfaat bisa dirasakan setelah berhenti menghisap tembakau gulung yang mematikan ini.


 

Ketika seseorang memutuskan untuk berhenti merokok kadang timbul beberapa gejala. Meski batuk bukan salah satu gejala umum, tetapi beberapa orang jadi batuk-batuk setelah berhenti merokok. Kenapa begitu? Seseorang, bagaimanapun juga harus siap mengalami gejala penarikan merokok untuk beberapa waktu. Kebanyakan orang mengeluh tentang batuk disertai lendir setelah berhenti merokok. Ini adalah salah satu dari banyak gejala yang mungkin dialami oleh mereka yang telah berhenti merokok pada masa lalu. Baca lebih lanjut untuk mencari tahu mengapa seseorang mungkin akan mengalami batuk  disertai lendir (dahak) setelah berhenti merokok dan bagaimana cara mengatasinya.


Efek Berhenti Merokok

Tanpa membahas bahaya merokok dan membicarakan kembali segala kerusakan yang ditimbulkannya, mari fokus pada pertanyaannya, yaitu Mengapa seseorang terus-menerus mengeluarkan lendir setelah berhenti merokok?

Di dalam rongga hidung terdapat Silia, yaitu proyeksi mirip rambut kecil di saluran pernapasan bagian atas, yang tugasnya menyapu partikel yang terperangkap dan mencegahnya memasuki paru-paru. Silia pada rongga hidung berfungsi menyaring udara kotor yang masuk melalui hidung. Selaput lendir pada rongga hidung menghasilkan lendir yang berfungsi antara lain untuk menangkap udara kotor yang lolos oleh saringan silia, menghangatkan suhu udara yang masuk ke paru-paru, dan mengatur kelembaban udara. Lendir yang sehat dihasilkan oleh tubulus pernafasan anda, yang mana menyaring kotoran serta mikroorganisme penyebab penyakit, yang disapu oleh silia menuju mulut anda, dimana kemudian lendir tersebut akan dimusnahkan. Nah, merokok sangat menghambat proses eliminasi lendir tersebut.

Saat anda menghisap rokok, fungsi silia melambat secara dramatis. Seiring waktu silia menjadi lumpuh dan suatu saat berhenti berfungsi sama sekali. Hilangnya fungsi silia berpengaruh langsung terhadap timbulnya batuk. Silia tidak bisa lagi secara efektif menghilangkan lendir, jadi orang tersebut pasti batuk, itulah sebabnya lendir yang dikeluarkan perokok itu berwarna. Batuk ini biasanya akan lebih parah di pagi hari karena lendir tersebut terakumulasi sepanjang malam.

   


Ketika anda berhenti merokok, silia kembali hidup dan mulai berfungsi lagi. Silia dengan segera membersihkan semua racun dalam paru-paru anda. Akibatnya tubuh anda mulai mengeluarkan dahak yang serius setelah anda berhenti merokok, pada umumnya anda mungkin akan merasakan batuk lebih sering setelah anda berhenti merokok, dibanding saat anda masih merokok. Tidak peduli seberapa banyak dahak yang ditimbulkan akibat merokok, (mungkin bisa bertahan selama satu bulan atau lebih) ingatlah bahwa tubuh anda menyembuhkan dengan caranya sendiri, yang mana hal tersebut merupakan sesuatu yang baik.


Cara menghentikan lendir

Mengeluarkan lendir terus-menerus setelah berhenti merokok bukanlah hal yang perlu anda khawatirkan, walaupun pastinya hal itu sangat mengganggu. Oleh karena itu, seseorang harus mencoba pengobatan tertentu untuk mengusir lendir nikotin ini. 

Berikut cara menghilangkan lendir tersebut :

  • Minumlah banyak cairan. Ini tidak hanya akan membantu melonggarkan lendir, tetapi juga membantu dalam menenangkan tenggorokan yang teriritasi.
  • Latihan pernapasan juga terbukti bermanfaat
  • Menghirup uap
  • Minum teh herbal juga dapat membantu melonggarkan lendir.
  • Menahan diri dari mengkonsumsi makanan yang dapat menyebabkan produksi lendir berlebihan.

                        

Jadi bisa disimpukan bahwa jika seseorang terus-menerus mengeluarkan lendir setelah berhenti merokok adalah hal yang normal. Ini hanyalah sebuah mekanisme yang digunakan oleh tubuh seseorang untuk mengusir nikotin dan racun lainnya. Jadi, jauhkan kekhawatiran anda. Anda hanya perlu untuk tetap teguh pada keputusan anda untuk menahan diri dari merokok. Jika anda mengalami gejala-gejala mengganggu lainnya, berkonsultasilah dengan dokter anda . (baca: Obat apa yang bisa mengatasi dahak di tenggorokan?)


Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang