Mengapa film-film Korea sangat berbeda dari film-film dalam bahasa lain ?

Dilihat 684 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Korea Selatan memberikan dukungan yang sangat baik terhadap industri perfilmannya sehingga film korea saat ini memiliki "suara" dalam komunitas global. Pada tahun 1994, ketua dari dewan penasehat ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan ide untuk mempromosikan media lokal sebagai sumber pendapatan setelah mengetahui bahwa pendapatan film Jurassic Park sama dengan nilai penjualan 1,5 juta mobil Hyundai.


Pada saat itu, para konglomerat mulai berinvertasi pada industri perfilman dan meluncurkan berbagai film dalam negeri. Dengan adanya beberapa film yang sukses di pasaran seperti Winter Sonata, pemerintah melihat adanya potensi dari industri perfilman dan mulai melonggarkan kebijakan mengenai sensor film. Pada akhirnya hal tersebut membuat perusahaan besar seperti Samsung melihat potensi dari industri perfilman dan kemudian mulai menanamkan modal pada sektor ini


Korea selatan telah belajar untuk membuat film  dari teknik - teknik film hollywood dan menanamkan modal yang tidak sedikit untuk mulai memproduksi ulang film - film tersebut dan pada saat yang sama juga terus mengembangkan film lokal dengan adanya kebijakan sensor film yang lebih longgar dibandingkan Cina.


Sumber pendanaan yang kuat dan penelitian terhadap pasar film hollywood memungkinkan Korea Selatan memproduksi film dengan kualitas yang baik, sementara dukungan dari pemerintah menciptakan budaya pembuatan naskah yang tidak kalah bagus dari film hollywood.


Sebagian besar film korea mengisahkan tentang dongeng tradisional korea dan tidak mengacu pada dongeng Eropa, yang berarti film - film tersebut dapat dianggap sebagai aliran tersendiri di barat. Selain itu, film horor juga dibuat berdasarkan struktur dongeng Korea.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang