Mengapa homoseksual tidak dikategorikan sebagai kelainan seperti schizophrenia atau alkoholisme?

Dilihat 645 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika secara harfiah memiliki mata berwarna biru adalah tidak normal (8% dari jumlah populasi), bagaimana bisa ini dianggap sebagai kelainan? Jika menjadi orang kidal adalah tidak normal (10-13% dari jumlah populasi), bagaimana bisa ini dianggap sebagai kelainan? Jika memiliki rambut berwarna keemasan adalah tidak normal (2% dari jumlah populasi), bagaimana bisa ini dianggap sebagai kelainan? Karena kelangkaan berhubungan dengan kelainan. Bahkan dalam tingkah laku, baik sesuatu yang "normal" ataupun "tidak normal" tidak berkaitan dengan kesalahan maupun penyakit. Normal tidak selalu baik, Tidak normal tidak selalu buruk. Tingkah laku seksual dari biarawati sangatlah tidak normal. Apakah hal itu berarti menjadi seorang biarawati adalah pesakitan?

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang