Mengapa ikan Koi di Jepang sangat mahal dibandingkan ikan Koi yang dijual di Amerika?

Dilihat 20,5 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ikan koi merupakan  salah satu jenis ikan hias air tawar yang populer,  dan  banyak digemari oleh pecinta ikan. Ikan hias ini pertama kali dikembangkan di Jepang. Sebetulnya ikan koi adalah ikan mas hasil persilangan dari beragam warna ikan mas. Pada awalnya, ikan ini adalah  ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat Jepang. Namun, seiring perkembangan zaman ikan ini dikembangbiakan sehingga varietas-varietas ikan koi cantik pun bermunculan,  baik jenis warna maupun pola warna.  Oleh sebab itu, saat ini ikan koi tidak lagi dikonsumsi dan banyak orang yang menjadikan ikan koi ini sebagai ikan hias.


       

Banyaknya jenis ikan koi yang dihasilkan dari perkawinan silang membuat ikan koi ini memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia. Selain warnanya yang jernih dan cerah, coraknya pun sangat unik dan juga bervariasi. Karena itu, ikan koi ini menjadi salah satu ikan hias tercantik sekaligus terbaik di dunia ini. Varietas dan jenis-jenis ikan koi ini dibedakan berdasarkan corak yang berada pada tubuhnya. Corak-corak unik yang menempel pada sisiknya tersebut membuat ikan ini terlihat begitu anggun dan berkesan mewah.


Faktor Penyebab Berbedanya Harga Ikan Koi

Harga ikan koi sangat bervariasi. Ikan koi ini ada yang dijual dengan harga yang sangat murah dan ada pula yang dijual dengan harga yang begitu tinggi. Harga tersebut sangat bergantung pada kualitas dan kesempurnaan corak yang dimiliki ikan koi.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini adalah mengapa ikan koi di Jepang sangat mahal dibandingkan ikan koi yang dijual di Amerika ? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, maka simak penjelasan berikut :

  • Rumitnya upaya mendapatkan ikan koi berkualitas tinggi. Nilai ikan koi di Jepang sangat tinggi, hal ini dikarenakan prosesnya sangat rumit, para peternak ikan  koi tidak dapat dengan begitu saja memelihara ikan-ikan tersebut, karena mereka mungkin memiliki 10,000 ekor ikan koi dan sangat mahal untuk memelihara semuanya. Seiring dengan pertumbuhan ikan-ikan tersebut, peternak ikan akan melakukan beberapa penyisihan dan pemilahan. Peternak harus sangat selektif dalam menyisihkan ikan yang memiliki bentuk yang kurang baik.  Beberapa ikan koi yang tidak buruk tapi tidak cukup baik bahkan dapat  dijual di toko ikan di Jepang. Di Amerika, hal tersebut biasa disebut koi "Kelas Kolam" dan dijual pada harga yang lebih rendah.
  • Pada tahap berikutnya, mereka mulai memilah-milah kategori ikan yang sesuai dengan tipe ikan koi yang dibiakkan. Misalnya, dalam  membiakkan Kohaku (merah dan putih), ikan koi dengan warna kuning dan hitam harus dipisahkan.
  • Selanjutnya peternak ikan akan menentukan ikan koi mana yang dapat dijual dengan harga lebih tinggi dan memilih yang mana yang akan terus dipelihara yang kemudian  dijual dengan harga lebih mahal lagi, mungkin sekitar $10-20,000. Tidak semua ikan koi Jepang mahal, akan tetapi semua ikan koi Jepang yang berkualias memang cenderung mahal karena telah melalui proses pemilihan yang panjang. Dari 10,000 ekor  mungkin hanya akan ditemukan 20 - 30 ekor yang berkualitas dengan panjang 18" kemudian berkembang menjadi 26" dan pada akhirnya hanya 2 - 3 yang benar-benar berkualitas tinggi dan sisanya akan dijual.
  • Selama masa panen, peternak ikan  harus menjaga pergerakan  ikan koi  dari kolam ke pasar di samping menjaga kualitasnya. Dalam prosesnya mereka juga harus membuat keputusan yang berat mengenai ikan  mana yang akan dipelihara dan ikan yang mana yang akan dijual pada berbagai usia ikan. Para peternak  harus mampu mengetahui bahwa  seekor ikan telah  mencapai potensi maksimalnya dan dapat dijual atau menditeksi bahwwa terdapat  seekor ikan  mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang kurang baik sehingga ikan tersebut harus dijual. Walaupun tidak sering, kadangkala peternak ikan  juga membuat kesalahan dalam menentukan keputusan. Beberapa peternak  sangat luar biasa, mereka sangat jujur mengenai potensi ikan koi yang dimilikinya. Para peternak ingin pelanggannya merasa senang karena beberapa pelanggan ingin berlomba, memamerkan ikan koi mereka dan memenangkan perlombaan tersebut. Bagi sebagian besar orang, ikan koi harus dibagi dan dianggap sebagai bentuk seni yang hidup.


Jadi sekali lagi, kenapa ikan koi Jepang cenderung mahal ? Karena, orang Jepang bekerja keras bukan hanya dalam mengembangkan ikan Koi, akan tetapi   mereka juga bekerja keras  bagaimana menghasilkan ikan Koi yang memenuhi standar  sangat baik.

Para pembeli harus waspada, berapa tempat menyatakan bahwa mereka  menjual "Ikan Koi Jepang", namun jika ikan koi tersebut adalah Koi kelas kolam, maka harganya pun harus harga kelas kolam, tidak penting dari mana ikan koi itu berasal, walaupun dari Jepang

Jadi, jika peternak Amerika dapat memelihara ikan koi dengan kualitas yang baik di Amerika, maka harganya pun bisa tinggi. Masalahnya adalah, para peternak Amerika tidak memiliki pengalaman untuk membiakkan ikan koi dengan kualitas tersebut.  Di Jepang, produksi ikan koi diturunkan dari generasi ke generasi dan sudah dijalankan selama banyak generasi sebelumnya. Sehinggan mereka telah  memiliki banyak pengalaman, kondisi pembiakan yang luar biasa, dan keturunan ikan koi yang sangat baik.


Ikan Koi Termahal

Ikan koi termahal  bukan didapat dengan cara yang mudah tentunya. Ada usaha dan kerja keras di dalamnya. Di samping ada juga  faktor gen  dari ikan koi tersebut. Ikan koi termahal terlahir dari nutrisi dan keahlian dalam perawatan ikan koi. Hal inilah yang menjadi  salah satu faktor penyebab  ikan koi mahal  di Jepang.

Berikut ini adalah beberapa ikan koi dalam kategori ikan koi termahal yang mungkin dapat kita pelajari sebagai studi kasus.

  • Ginrin Showa


Ikan berjenis Ginrin Showa ini telah menjuarai berbagai kontes ikan koi bergengsi di Jepang. Ia bergelar Supreme Championship Nasional dengan menjuarai kontes ikan koi pada tahun 1976, 1977, 1979, dan 1980. Ikan ini terjual pada tahun 1986, senilai 50.000 Poundsterling, yang setara dengan 17 juta yen, atau setara dengan 425 juta rupiah  saat itu, Jika dinilai sekarang, ikan ini senilai Rp. 1,8 milyar. Ikan ini dibeli oleh Derry Evans, yaitu seorang pemilik Kent Koi Center di Inggris.

  • Dainichi Showa
                              

Ikan koi  ini terjual dengan harga 21,5 juta yen, atau setara dengan 2,15 milyar rupiah. Ikan ini dalam jenis Nisai Showa yang indah berasal dari keturunan Oyagoi “Gacchami”. Lelang ikan ini dilaksanakan pada 27 Nopember 2013.

  • Black Dragon
                               

Selain itu ada lagi ikan koi  termahal yang menembus harga transfer yang sangat fantastik. Koi ini bernama Black Dragon. Umur ikan koi berjenis kelamin betina  berukuran 57 cm adalah 2 tahun dan tembus dengan harga sekitar 26 juta yen atau setara dengan 2,9 M dalam lelang yang diadakan di Jepang tepatnya di Momotaro Farm. Okayama-Jepang. Harga ini menjadikan Black Dragon menjadi ikan koi termahal yang pernah ada.

Nah bagaimana sangat mahal bukan ? Pengembangan dan pembudidayaan ikan koi memang memerlukan ketelitian yang tinggi. Melahirkan koi-koi super tidak hanya butuh waktu yang sebentar.  Rekam jejak panjang indukan berkualitas ini benar-benar terjaga kemurniannya. Baik dari segi rekam jejak keturunan, perawatan, rekam histori kolam, pakan, air dan nutrisi untuk ikan membutuhkan keakuratan yang tinggi. Semoga  artikel dapat menginspirasi kita semua, terutama para pecinta ikan koi di tanah air. Menarik bukan. ?  Ternyata, meskipun hanya seekor ikan hias, tetapi jenis ikan koi bisa mencapai harga yang sangat tinggi.

Lihat juga Berapa lama ikan Koi dapat bertahan di luar air?



Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang