Mengapa kanker paru-paru berkembang sangat cepat dan sangat mematikan?

Dilihat 9,25 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Penting untuk tahu bahwa kanker paru-paru bisa disembuhkan pada 16-18% pasien. Memang bukan persentasi yang signifikan, namun setidaknya sebagian pasien bisa sembuh dari kanker paru-paru, hanya saja tidak sebanyak jumlah yang diharapkan. Tantangan yang paling utama ialah kanker paru-paru pada umumnya baru bisa terdeteksi pada stadium 3 atau 4 dari 4 stadium total yang ditentukan berdasarkan penyebaran dari sel kanker di dalam tubuh. Semakin awal stadium yang diderita, semakin besar harapan hidup seseorang (pada sebagian orang malah bisa disembuhkan). Pada non-small cell lung cancer (NSCLC), jenis kanker yang mendominasi sebanyak 88% dari kanker di Amerika, kesembuhan bisa diperoleh pada 70-75% pasien pada stadium 1. 45-50%  pasien pada stadium 2, 20% pasien pada stadium 3, dan hampir tidak ada untuk pasien stadium 4. Hingga saat ini, cara mendeteksi kanker paru-paru hanya mengandalkan gejala-gejala yang ditunjukkan, yang justru banyak terjadi pada tahap akhir kanker, dan hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada kesempatan untuk sembuh. Pasien yang bisa sembuh dari kanker pada umumnya menunjukkan kelainan yang justru dideteksi pada pemeriksaan yang dilakukan untuk masalah lain, seperti misalnya proses x-ray sebelum operasi kantung empedu, dll.  Pemeriksaan yang seharusnya ditujukan bagi populasi dengan resiko tinggi untuk kanker paru-paru (usia 55-75 dan sejarah merokok), bisa dilakukan lebih dini untuk mendeteksi tahap awal kanker sehingga masih bisa untuk disembuhkan. Hal penting lain yang harus diperhatikan ialah berbedanya tingkah laku biologis suatu kanker pada satu pasien dan pasien lainnya. Kanker paru-paru cenderung agresif dan berkembang cepat jika tidak ada pengobatan yang dilakukan. Jika kanker paru-paru terdeteksi pada stadium 4 (lanjut, tidak bisa disembuhkan), tidak adanya pengobatan menyebabkan median harapan hidup (jangka waktu dimana separuh pasien meninggal dan separuh masih hidup) berkisar antara 4-5 bulan. Beberapa pasien bisa mengidap kanker yang bertumbuh dan menyebar pesat dan hanya akan bertahan hidup untuk beberapa hari, sementara pasien lain hanya akan memiliki pertumbuhan kanker yang relatif lambat dan bisa hidup selama bertahun-tahun tanpa perawatan (Sebagian kecil bahkan bisa tetap hidup dengan kanker yang mereka derita). Ada juga resiko dimana pasien bisa mengidap penyakit tambahan (selain kanker) tanpa terlihat kasat mata. Inilah mengapa tingkat kesembuhan untuk kanker stadium 1 hanya 75% dan bukan 100%. Operasi merupakan salah satu opsi yang dipilih pada stadium awal. Sedangkan beberapa kombinasi dari pengobatan lain, seperti kemoterapi dan radiasi atau kemoterapi dan/tanpa radiasi kemudian operasi, merupakan opsi yang relatif efektif untuk NSCLC stadium 3. Namun kanker paru-paru masih bisa menyebar secara mikroskopik tanpa disadari. Baik operasi maupun radiasi menjadi kurang manjur terhadap kanker yang sudah menyebar secara mikroskopik ke seluruh tubuh. Semakin tinggi stadium yang diderita, semakin tinggi potensi bagi kanker untuk menyebar dan tidak bisa disembuhkan. Di sisi lain, ada juga isu mengenai sensitivitas dan resistensi pada kanker itu sendiri. Kemoterapi terbukti memperpanjang harapan hidup penderita, namun kanker paru-paru termasuk salah satu kanker yang tidak terlalu responsif terhadap pengobatan sistemik di seluruh tubuh. Umumnya, kemoterapi pada masa ini jauh lebih efektif dan tidak berbahaya dibadingkan dengan 10-20 tahun lalu. Bahkan sekarang juga tersedia beberapa terapi sistemik yang bisa memberikan efek signifikan bagi sebagian kecil pasien. Jumlah ini semakin bertambah, meskipun hanya 10-20% dari penderita. Secara keseluruhan, terapi sistemik memperbaiki dan meningkatkan median harapan hidup pasien NSCLC stadium lanjut/mestastasis setidaknya sebanyak 3-4 bulan di sebagian besar pasien, dan 6-12 bulan di sebagian kecil pasien, atau bahkan selama beberapa tahun. Kami berharap agar pengobatan ini lebih efektif untuk lebih banyak penderita. Namun NSCLC stadium lanjut pada hakikatnya berakhir resisten terhadap pengobatan yang pada awalnya berguna. Semoga ini menjawab pertanyaan Anda. Seperti halnya dengan pertanyaan besar lainnya, jawabannya bukan terbatas hanya pada satu, melainkan beberapa faktor yang berhubungan. 

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang