Mengapa kita memotong kue ultah pada ulang tahun kita? Apa ada sejarah atau kebudayaan penting dari tradisi ini?

Dilihat 611 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Beberapa ahli sejarah berpikir bahwa tradisi kue ultah dimulai pada jaman Yunani kuno dan mereka menyimpulkan bahwa kue ultah dimulai oleh orang Yunani yang dulu membuat kue madu atau roti. Orang Romami kuno merayakan tiga macam ulang tahun : perayaan pribadi di antara keluarga dan teman - teman, ulang tahun dari kota - kota dan kuil - kuil, dan ulang tahun dari kaisar yang pernah dan sedang bertahta atau anggota kerajaan lainnya.Ulang tahun ke 50 biasanya dirayakan dengan kue made yang dibuat dari tepung gandum, keju parut, madu, dan minyak zaitun. 


Sejarawan lainnya mengatakan bahwa kue ultah dimulai oleh orang Jerman di abad pertengahan dimana mereka membuat adonan roti manis dalam bentuk Yesus bayi dalam bedong dan digunakan untuk memperingati ulang tahunnya. Kue ultah kemudian muncul kembali di kalangan orang Jerman pada kinderfest, perayaan ulang tahun untuk anak kecil. 


Di Inggris, kue ultah dipanggang dengan benda simbolis di dalamnya. Di abad pertengahan, benda - benda seperi koin, dan tudung jari dicampur ke dalam adonan. Orang - orang percaya bahwa mereka yang mendapatkan koin akan makmur , sementra mereka yang mendapatkan tudung jari tidak akan pernah menikah. 


Saat ini, patung kecil, koin - koinan  dan permen kecil adalah hal yang biasa dicampur ke dalam adonan kue ultah. Lilin ultah adalah benda yang biasa diletakan di atas kue ultah untuk mendoakan harapan ulang tahun ke Tuhan. Pada jama dahulu, orang - orang berdoa ke nyala api yang berkobar. Mereka percaya bahwa asapnya akan membawa doa mereka ke Tuhan. Jaman sekarang orang - orang percaya bahwa jika kita meniup seluruh lilin sampai mati dalam satu kali tiupan, maka harapan kita akan terkabul. 






Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang