Mengapa kita memperbolehkan operasi plastik untuk alasan-alasan non-medis?

Dilihat 254 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Operasi plastik memiliki sisi buruk, tidak diragukan lagi. Ada orang-orang dengan isu kepercayaan diri yang parah dan menjadi kecanduan, dan ada banyak operasi plastik buruk yang menghasilkan sesuatu yang setengah-setengah atau jelas-jelas konyol, tapi biar saya beritahu anda tentang sisi baik yang saya lihat saat bekerja setiap hari dengan ahli bedah dan pasien dari seluruh dunia, dan saya tidak membicarakan soal operasi rekonstruktif, yang merupakan sesuatu yang mulia dan mengubah hidup seseorang. Saya akan bicara tentang bedah kosmetik.

Pertama, saya akan mengatakan sesuatu yang kita semya ketahui: penampilan itu penting SEKALI. Kesan pertama kita hampir selalu didasarkan pada bagaimana seseorang terlihat, baik sadar maupun tidak. Inilah yang telah diajarkan masyarakat dan media kepada kita. Ini tidak adil dan tidak seharusnya begitu, tapi tetap saja, beginilah cara dunia bekerja sekarang. Saya yakin sebagai manusia, kita akan berkembang dan akhirnya kita akan menempatkan aspek-aspek yang lebih penting dari seseorang selain penampilan, tetapi sekarang, kebanyakan orang akan memberi pekerjaan, ingin berhubungan dengan anda, melihat anda dan menghakimi anda berdasarkan penampilan anda. Saya rasa ini sama saja di seluruh dunia, tapi di kasus ini saya bicara tentang Kolombia, negara tempat saya tinggal. Tentu saja, jika anda seorang ahli bedah syaraf atau ilmuwan, aspek-aspek ini tidak terlalu penting, namun bagi orang yang tidak punya pekerjaan sebagus itu, terlihat layak sangatlah penting, tidak hanya untuk alasan pribadi tetapi juga untuk alasan pekerjaan. Saya melihat wanita-wanita yang sama sekali tidak punya kepercayaan diri menjadi kuat dan tegas setelah melakukan bedah kosmetik. Sebut saja ini efek placebo, bisa saja, tetapi ketika operasi dilakukan dengan baik, oleh profesional serius yang peduli terhadap pasien mereka, bedah kosmetik bisa menjadi suatu seni dan sangat menguntungkan bagi seseorang. Saya ingat seorang wanita dari Arkansas yang mendatangi kami karena ia kelebihan berat badan dan ingin pengencangan perut serta pembesaran payudara. Ia sangat kebingungan dan salah satu ahli bedah kami mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan operasi payudara, karena payudaranya baik-baik saja. Dia melakukan pengencangan perutnya, dan wanita ini sangat bahagia serta berterimakasih kepada ahli bedahnya, kemudian ketika ia pulang ke Arkansas dia mengirimi kami semua set DVD Game of Thrones (dia dan ahli bedahnya benar-benar menghabiskan berjam-jam mengobrol tentang serial TV ini, yang sebenarnya sangat, sangat bagus).

Jadi intinya, semua bergantung kepada ahli bedah kosmetik seperti apa yang anda temui, dan jika ia adalah dokter yang adil dan jujur, dia akan mempertimbangkan ulang kebutuhan prosedur anda, atau jika anda lebih baik begitu adanya. Kami bahkan punya beberapa dokter yang bekerja dengan psikolog yang menemui pasien sebelum mereka menyetujui operasi apapun. Seperti kata saya, dalam operasi plastik, seperti layaknya kehidupan, ada orang baik dan jahat, dan ada kasus baik dan kasus buruk. Beberapa orang sungguh membutuhkan prosedur bedah kosmetik, dan beberapa lainnya tidak.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang