Mengapa kue saya cepat hancur?

Dilihat 255 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Menurut saya hal itu terjadi karena kurangnya gluten dalam kue tersebut. Ada resep kue yang mengatakan seperti ini " mulailah dengan memasukkan 2 sendok makan air dingin, lalu tambahkan lagi 1/2 sendok teh pada saat yang bersamaan" menurut saya itulah kuncinya dan itu juga merupakan bagian yang tersulit. 


Jika air yang Anda tambahkan terlalu banyak, kue yang dihasilkan memang tidak cepat hancur/rapuh, namun tekstur lapisan kue yang terbentuk juga tidak halus. Bahkan mungkin bisa menjadi sedikit liat/agak kenyal. 


Konsistensi yang tepat terjadi ketika pertama kali adonan dicampur. Pastikan terigu yang digunakan cukup, jika terigu yang dipakai terlalu sedikit, maka hasil kue akan rapuh dan cepat hancur. Di sisi lain, jangan uleni adonan terlalu lama, karena bisa menjadi keras, tidak renyah. Selanjutnya, penting untuk mendiamkan beberapa saat adonan yang baru dicampur tadi, bungkus rapat dengan bungkusan plastik (plastic wrap), biarkan selama kurang lebih 30 menit di dalam lemari es. 


Selama periode ini, terbentuk gluten, adonan akan menyatu. Jika Anda adalah seorang pemula, saya merekomendasikan untuk belajar mengenai takaran air yang harus masuk ke dalam adonan. Jika takaran air yang masuk ke dalam adonan benar, maka kue Anda pasti akan menyatu. 


Tetaplah untuk terus mencoba membuat kue dan bereksperimen dengan belajar menambahkan sedikit demi sedikit apa yang diperlukan, beranilah mengambil resiko jika hasil adonan kue Anda "belum bisa benar-benar menyatu". Anda akan belajar dengan sendirinya melalui pengalaman, apa yang seharusnya dilakukan dan tidak seharusnya ditambahkan.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang