Mengapa manusia tidak berada paling atas dalam rantai makanan?

Dilihat 571 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Antara mahluk hidup dan lingkunganya bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, keduanya memiliki hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi dalam suatu ekosistem. Ekosistem merupakan kesatuan struktural dan fungsional antara mahluk hidup dan lingkunganya. Ekosistem dibentuk oleh kumpulan berbagai macam mahluk hidup (komponen biotik) dan benda-benda mati atau tak hidup (komponen abiotik). 

Komponen biotik meliputi berbagai macam jenis mahluk hidup yang berdasarkan fungsinya komponen biotic memiliki tiga peran penting yaitu: sebagai produsen atau penyedia makanan, sebagai konsumen atau pemakai, pengguna, dan dekomposer (pengurai) yang menguraikan mahluk hidup yang telah mati. Sedangkan piramida makanan adalah gambaran secara umum hubungan antar komponen-komponen biotik dalam suatu ekosistem.


Adapun pengertian rantai makanan merupakan peristiwa makan dan dimakan (interaksi predasi) antar organisme dalam satu garis lurus (linier). komponen abiotik berfungsi menyediakan tempat hidup, nutrisi, serta kondisi lingkungan yang diperlukan oleh komponen biotik, sehingga perbandingan komponen abiotik dalam lingkungan sangat mempengaruhi jenis komponen biotik yang dapat hidup. Apa saja komponen abiotik yang mempengaruhi komponen biotik dalam suatu ekosistem? Yaitu tanah, air, cahaya matahari, kelembapan, keasaman tanah (pH), suhu dan udara. Kedua komponen tersebut dalam ekosistem terjadi interaksi saling mempengaruhi, dimana makhluk dapat hidup mempengaruhi benda mati dan begitu juga benda mati dapat mempengaruhi makhluk hidup. Sebagai contoh adanya cacing tanah dapat membuat tanah menjadi subur, begitu juga tanaman yang layu kekurangan air lalu di beri air yang cukup maka akan segar kembali dan tumbuh dengan baik. 


Berdasarkan seluruh pemahaman di atas mengapa manusia tidak berada di posisi teratas dalam rantai makanan?


rantai makanan


Interaksi Antar Makhluk Hidup


Interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem dapat berupa interaksi predasi yaitu peristiwa makan dan di makan. Seperti dalam rantai makanan, jaring-jaring makanan dan piramida makanan, selain itu terdapat juga interaksi berupa simbiosis (hubungan erat antara dua jenis mahluk hidup atau lebih yang berbeda).  


Contoh: 

rumput dimakan ulat, ulat dimakan burung kecil, burung kecil dimakan burung besar atau elang, burung elang mati diuraikan oleh dekomposer.


Jaring-jaring makanan merupakan kumpulan beberapa rantai makanan yang satu sama lainya saling berkaitan atau berhubungan. Di dalamnya menggambarkan interaksi antar komponen biotik yang lebih dari sekedar peristiwa makan dan dimakan dalam rantai makanan juga hubungan antar organisme pada tingkat tropiknya yang menggambarkan jumlah organisme dalam suatu ekosistem. Suatu ekosistem akan lestari dan bertahan lama apabila gambaran dalam piramida makanan tersebut produsen menempati tempat paling bawah dan jumlah paling banyak dibanding dengan jumlah kosumen, baik itu konsumen primer maupun sekunder dan seterusnya.

Manusia tergolong kelompok omnivora dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya, yang berada diatas rantai makanan yang dapat memakan berbagai jenis makanan (baik hewan maupun tumbuhan). Sebagai individu kita mungkin bukan berada paling atas pada rantai makanan dibandingkan dengan hewan lain pemakan daging.


rantai makanan




Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan


Pengertian rantai makanan dapat bermakna peristiwa makan dan dimakan antara mahluk hidup dengan urutan tertentu yang membentuk garis lurus/linier. Seperti contoh rumput dimakan ulat, ulat dimakan burung kecil, burung kecil dimakan burung besar/elang, burung elang mati diuraikan oleh decomposer menjadi unsur hara yang dibutuhkan lagi oleh tumbuhan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Dari pengertian rantai makanan di atas dapat digambarkan bahwa rantai makanan merupakan suatu peristiwa alamiah yang saling berhubungan dan tidak teputus. 

Tiap tingkat dalam rantai makanan dalam ekosistem dinamakan tingkat tropic. Pada setiap tingkat tropicnya memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda antara lain:


  • Pada tingkat tropik pertama di duduki oleh organisme yang mampu membuat atau menyediakan makanan sendiri yaitu berupa tumbuhan hijau. Karena tumbuhan hijaulah yang mampu membuat atau menghasilkan zat makanan sendiri (autotrop) dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia dilingkungan berupa, klorofil, air, gas karbondioksida, dan cahaya matahari,melalui peristiwa fotosintesis. Oleh karena itu tumbuhan hijau dalam rantai makanan berperan sebagai produsen atau penghasil. 
  • Pada tingkat tropic kedua diduduki oleh organisme yang mengambil memanfaat/menggunakan zat makanan yang dihasilkan oleh tumbuhan hijau sebagai produsen. Organisme pada tingkat ini disebut konsumen primer (konsumen pertama) biasanya diduduki hewan pemakan tumbuhan,kelompok ini disebut hewan herbivora. 
  • Pada tingkat tropic ketiga ditempati oleh organisme yang sumber makananya mengambil dari konsumen tingkat pertama. Kelompok mahluk hidup ini tidak mampu menyerap zat makanan yang berasal dari tumbuhan/produsen,sehingga mengambilnya dari konsumen pertama. Organisma pada tingkat ini disebut konsumen sekunder atau kelompok hewan karnivora (pemakan daging ). 
rantai makanan


  • Pada tingkat tropic keempat atau konsumen puncak (tersier) ini ditempati oleh organisme yang sumber makanannya mengambil dari konsumen tingkat kedua atau konsumen sekunder. Konsumen puncak/tersier merupakan organisme yang menjadi titik terujung dalam suatu ekosistem yang mahluk hidupnya bervariasi pada tiap-tiap ekosistem. Konsumen puncak ini juga merupakan hewan karnivora atau pemakan daging atau hewan lain. 

Selanjutnya dalam rantai makanan selain adanya produsen, konsumen pertama (primer),konsumen kedua (sekunder), dan konsumen ketiga (tersier) juga terdapat dekomposer yang memiliki peranan sangat penting dalam rantai makanan. Dekomposer berfungsi menguraikan senyawa organik dalam organisme yang telah mati baik hewan maupun tumbuhan agar kembali ke alam. Senyawa organik yang telah diuraikan oleh decomposer ini menambah kekayaan mineral tanah ataupun perairan yang dapat digunakan dan dibutuhkan lagi oleh tumbuhan untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangannya. Sehingga peristiwa makan dan dimakan (rantai makanan) terjadi saling berkaitan dan diperlukan satu sama lain sehingga tidak terputus.  

 

rantai makanan


Demikianlah mengenai rantai makanan dan jaring-jaring makanan yang terjadi di alam semesta ini yang erat kaitanya dengan terbentuknya piramida makanan. Dalam urutan teratas diduduki oleh pemakan daging atau karnivora. Jadi kesimpulannya, manusia tidak menduduki posisi teratas dalam rantai makanan karena manusia tidak hanya memakan daging saja, tapi manusia juga mengonsumsi tumbuhan (pemakan segala/omnivora). 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang