Mengapa orang dengan akromegali punya hipertensi?

Dilihat 658 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kamu benar - orang dengan akromegali punya kemungkinan hipertensi lebih tinggi.

Akromegali adalah kondisi di mana porsi otak yang disebut kelenjar pituitari memroduksi hormon pertumbuhan terlalu banyak, biasanya karena tumor non kanker di kelenjar pituitari. Di satu studi, 42% orang akromegali juga punya hipertensi.


Apa yang menyebbkan akromegali?

Orang yang punya akromegali mensekresi hormon pertumbuhan terlalu banyak dan juga senyawa berhubungan yang diproduksi hati yang disebut IGF-1. Hormon pertumbuhan dan IGF-1 menyebabkan jaringan kartilago, tulang, dan lainnya jadi membesar. Hasilnya, orang dengan akromegali sering mengalami nyeri sendi, bengkak di tangan dan kaki, dan pembesaran wajah.

Kenapa tekanan darah tinggi berhubungan dengan kondisi ini? Teori adalah kelebihan produksi hormon pertumbuhan dan IGF-1 menyebabkan sistem renin-angiostensin jadi malfungsi. Sistem ini ada di tingkat di mana ginjal yang membantu meregulasi tekanan darah dan keseimbangan cairan. Saat ini terjadi, kamu mulai menahan air dan natrium dan tekanan darah naik.


Alasan lain kenapa hipertensi lebih sering

Orang dengan akromegali bisa mengembangkan resistensi terhadap insulin dan abnormalitas gula darah. Hasilnya, orang dengan kondisi ini memiliki tingkat insulin lebih tinggi di aliran darahnya. Ini yang memungkinkan naiknya tekanan darah yang kamu lihat dengan akromegali.

Tekanan darah tinggi menempatkan tekanan lebih pada jantung, khususnya bilik kiri karena memompa ke arteeri yang sempit dan lebih kebal. Akhirnya, orang dengan akromegali bisa membesarkan bilik kiri. Jadi, penyakit jantung adalah komplikasi lain dari akromegali.

Terjawab hampir 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang