Kenapa kopi Starbucks dianggap buruk oleh penikmat kopi sejati?

Dilihat 17,6 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kopi Starbucks memang merupakan kopi yang sangat populer terutama di kalangan muda-mudi dan para pekerja. Bukan hanya dikenal di kalangan pecinta kopi, saat ini meminum kopi Starbucks sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama bagi orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan. 


Sudah bukan hal yang baru lagi bagi kita melihat kedai kopi Starbucks dipenuhi dengan pelanggan, terutama di akhir pekan. Tapi apakah memang rasa kopi Starbucks yang begitu nikmatlah yang mengundang orang-orang tersebut untuk kembali dan memadati kedai kopi Starbucks? 


rasa kopi starbucks


Kenyataannya, bagi pecinta kopi sejati, rasa kopi Starbucks tidak sesuai dengan selera mereka. Bagi mereka, rasa kopi aslilah yang benar-benar terasa nikmat. 


Sebelum saya membahas mengenai mengapa para pecinta kopi sejati menganggap bahwa kopi Starbucks buruk, mari kita cari tahu terlebih dahulu beberapa hal tentang Starbucks!


  • Sejarah

Kedai Starbucks pertama kali didirikan di Seattle pada tahun 1971. Namun saat itu Starbucks belum mulai menjual kopi, melainkan hanya menjadi pemanggang dan pengecer biji kopi. Kopi Starbucks baru mulai dijual sejak tahun 1986, di mana saat itu kopi espresso pertama kali dijual di Starbucks. 


Starbuck juga membuka 6 kedai kopi lainnya di Seattle di tahun yang sama. Sejak dibeli oleh Howard Schultz di tahun 1987, Starbucks mulai melakukan pengembangan usaha ke luar Seattle dan saat ini telah memiliki lebih dari 20,000 kedai kopi di 61 negara. Kopi Starbucks telah mengubah Starbuck menjadi bisnis kedai kopi yang sangat sukses. Saat ini ada berbagai macam jenis kopi Starbucks yang dapat dinikmati oleh penikmat kopi. 


  • Resep

Pecinta kopi manapun pasti setuju jika saya mengatakan bahwa rasa kopi Starbucks sama seperti kopi - kopi lainnya. Memang tidak salah jika dikatakan bahwa kopi Starbucks memiliki kelebihan dibandingkan kopi-kopi lainnya. Tapi kelebihan tersebut bukan dari segi rasanya yang khas, melainkan konsistensi. 


Harga kopi Starbucks tinggi bukan karena rasanya istimewa, tapi karena anda dapat mengharapkan kopi Starbucks dengan rasa yang sama di manapun anda mencicipinya. Starbucks tersebar di berbagai penjuru dunia dan di manapun anda menikmati kopi Starbucks, anda akan disajikan kopi dengan rasa yang konsisten. 


Sebenarnya resep kopi Starbucks sederhana dan dapat kamu praktekkan sendiri di rumah. Di sini saya akan berikan resep kopi Starbucks yang merupakan salah satu minuman kopi terfavorit di Starbucks, yaitu caramel frappuccino.


sejarah kopi starbucks


Bahan:

  • 1/2 cangkir cold double-strengh coffee
  • 1/2 cangkir susu
  • 2 cangkis es batu
  • 3 sdm sirup caramel
  • 3 sdm gula pasir
  • whipped krim secukupnya

Cara Membuat:

  1. Campur seluruh bahan dan blender sampai es batu hancur serta menjadi halus. 
  2. Tuang ke dalam gelas lalu tambahkan topping whipped cream dan sirup caramel. 
  3. Minum siap dinikmati.


Alasan Sebagian Orang Menganggap Kopi Starbucks Buruk


Kopi terbaik merupakan sebuah proses, mulai dari penanaman hingga pembakaran, sampai dengan penggilingan dan pembuatan. Starbucks mengambil jalan pintas dalam proses diatas untuk mencapai skala besar dan efisiensi. 


Starbucks dapat melalui proses tersebut karena sebagian besar keuntungan dari Starbucks berasal dari penjualan produk non kopi atau kopi campur susu, dan seringkali diberi banyak perasa sirup.


jenis minuman di starbucks


 Dari resep kopi Starbucks di atas kamu bisa melihat bahwa kopi Starbucks banyak mengandung campuran susu, gula serta sirup.


Untuk menjelaskan secara rinci di mana dan bagaimana kopi Starbucks itu buruk, membutuhkan penjelasan mengenai industri kopi secara menyeluruh, tapi saya akan fokus pada hasil akhirnya yaitu rasa kopi Starbucks dan mengapa rasanya tidak enak. Bahkan kandungan gula yang ada di dalam segelas kopi Starbucks lebih tinggi dibandingkan yang ada di dalam soft drink.


Tetesan kopi Starbucks cenderung memiliki rasa yang pahit, asam, dan mengandung banyak kafein. Selain itu, kopi Starbucks standar merupakan kopi panggang super hitam, yang menutupi kualitas rasa biji kopi yang buruk. Hal tersebut membuat rasanya menjadi lebih baik dibandingkan kopi yang ada di kedai-kedai atau komi kemasa seperti Good Day atau Nescafe yang merupakan poin perbandingan rata-rata orang Indonesia. 


Dalam hal espresso, kopi Starbucks merupakan yang terburuk. Barista Starbucks hanya menekan sebuah tombol dalam mesin automatis, dalam artian barista tersebut tidak memiliki kendali penuh dalam menggiling, membuat cairan kopi atau menuang kopi. Masing-masing proses tersebut adalah sebuah proses yang menjamin kualitas, dan konsekuensi. 


Kalau meminjam istilah Louis C. K, Espresso Starbucks terasa seperti diare wanita tua. Lihatlah produk akhirnya, kamu akan mendapati perbedaan antara Starbucks dan espresso tradisional yang kamu pun belum pernah minum. Krema ristretto double yang baik dalam sebuah espresso adalah krim yang sangat tebal.


perbedaan kopi biasa dengan kopi starbucks


Kembali lagi ke pertanyaanmu mengenai kenapa kopi Starbucks dianggap buruk oleh para pecinta kopi sejati. 


Jawabannya adalah karena dari segi rasa kopi Starbucks memang tidak istimewa. Banyak jenis kopi di Indonesia yang memiliki rasa khas dan lezat, seperti kopi Gayo dan kopi Sumatera yang juga diakui secara internasional. 


Bahkan rasa kopi luwak mengalahkan kopi Starbucks. Wajar saja harganya sangat tinggi karena proses kopi luwak tidak dapat diproduksi secara masal. Selain dari segi rasa, Starbucks juga dianggap buruk karena kedainya yang sangat banyak berpotensi mematikan kedai kopi lokal yang dapat menawarkan kopi dengan cita rasa yang khas dan harga yang lebih terjangkau.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang