Mengapa sayap eliptikal pesawat tidak banyak digunakan?

Dilihat 421 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika kamu bertanya pada ahli aerodinamik, mereka akan berkata bahwa sayap eliptikal akan memiliki planform yang optimal. Keunggulan tipe sayap ini adalah penyebaran downwash yang merata dibalik sayap, sehingga inklinasi ke belakang yang dihasilkan oleh gaya aerodinamik pada sayap bisa diminmalisir. Dalam ilmu aerodinamik, tipe sayap ini mempunyai induced drag yang minimum untuk sekali angkatan. Tapi apa ada konsekuensinya? Sayap eliptikal mempunyai beberapa kelemahan. Mereka memiliki efek stall, dimana ujungnya akan menghasilkan stall terlebih dahulu dan menyebabkan gulungan keras. Indikator Reynolds akan berkurang saat pergerakan keluar sepanjang bentangan sayap, sehingga ujung sayap eliptikal memiliki sudut stall yang lebih rendah daripada bagian tengah sayap. Lebih susah untuk membangun sayap eliptikal daripada sayap trapezoidal. Lapisan atas pada sayap eliptikal harus  memiliki lengkungan ke segala arah, sedangkan lapisan atas sayap trapezoidal atau sayap rektangular hanya perlu memiliki lengkungan ke satu arah. Kelemahan yang paling menonjol yaitu, sayap eliptikal bersifat lebih berat untuk melakukan satu induced drag dan net lift yang sama, jika dibandingkan dengan sayap trapezoidal yang memiiliki disribusi angkatan triangular. Net lift yang dimaksud disini adalah angkatan yang bersifat mengangkat semua bagian pesawat selain sayap, terutama bagian payload. Sayap runcing memiliki angkatan yang lebih rendah pada bagian luar dan memiliki chord yang lebih tinggi disekitar akar, sehingga menyebabkan lengkungan akar yang yang lebih rendah dan membutuhkan spar yang lebih ringan pada net lift yang sama. 

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang