Kenapa orang tetap merokok walaupun tahu bahwa rokok sangat mematikan?

Dilihat 25,1 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Rokok merupakan produk yang mengandung sekitar 4.000 bahan kimia yang cukup berbahaya dan 69 zat diantaranya adalah zat karsinogenik. 


Oleh karena itu rokok adalah produk yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Namun meskipun begitu banyak orang masih suka merokok meskipun mereka sudah mengerti akan bahaya merokok bagi kesehatan dirinya. 


Efek rokok terhadap kesehatan sangat berbahaya karena banyaknya kandungan zat beracun tersebut. Namun orang merokok memiliki banyak sekali alasan yang seringkali tidak ada kaitannya sama sekali dengan efek kesehatan tubuhnya.


Bahkan, perokok tidak hanya terjadi pada orang dewasa dan tua saja, banyak remaja dan anak muda yang juga telah menjadi pecandu rokok sejak dini. Dan para pecandu rokok ini berasal dari jenis kelamin pria dan wanita. 


Seringkali seorang perokok aktif akan sulit untuk menghentikan kebiasaan atau kecanduannya tersebut dan akan terus menjadi perokok aktif hingga akhir hidupnya. Namun ada juga beberapa pecandu rokok yang mampu mengatasi kecanduannya dan berhenti merokok dengan berbagai cara. 

Dan dibutuhkan cara khusus memberi peringatan tentang bahaya merokok pada remaja agar tidak salah paham dan mudah dimengerti. 


rokok 2



Apa saja bahaya merokok?



Rokok merupakan produk yang diolah dari berbagai bahan kimia yang potensial mengendap dalam darah dan tubuh si perokok. Selain itu, efek rokok yang paling utama adalah efek kecanduan. Karena apabila seseorang kecanduan rokok, maka dia akan terus merokok hingga akhir hidupnya, dan hal ini akan sangat berdampak buruk terhadap kondisi fisik si perokok karena penumpukan zat kimia berbahaya dalam tubuhnya selama bertahun-tahun lamanya. 


Selain itu orang merokok tidak hanya merugikan dirinya sendiri, tetapi juga orang-orang yang ada disekitarnya. Orang-orang ini disebut dengan perokok pasif dan perokok pasif sama berisikonya dengan si perokok aktif terhadap paparan zat kimia berbahaya tersebut. Malahan ada yang mengatakan lebih tinggi risiko perokok pasif daripada perokok aktif.


Ada beberapa alasan mengapa banyak orang masih suka merokok meskipun sudah mengerti tentang bahayanya merokok bagi kesehatan tubuhnya. 


Diantaranya adalah faktor psikologis dan rasa maskulinitas. 


Selain itu, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjadi perokok, yaitu: 

  • Kurang tingginya pendidikan
  • Rendahnya tingkat ekonomi
  • Pengangguran atau kurangnya kesibukan
  • Pergaulan yang buruk
  • Pengaruh lingkungan yang kurang sehat
  • Rasa kebosanan atau jenuh terhadap aktivitas atau rutinitas tertentu 
  • Manipulasi tekanan sosial yang dihadapi
  • Untuk menghilangkan pikiran stress
  • Menjawab tantangan teman bergaul
  • Peningkatan rasa percaya diri
  • Sudah terbiasa atau kecanduan, serta faktor-faktor lainnya.


rokok 1

Ada banyak sekali bahaya dari orang merokok atau efek rokok yang dialami oleh perokok aktif maupun perokok aktif, antara lain:


  1. Penyakit jantung. 
  2. Penyakit paru. 
  3. Kanker paru dan kanker yang lainnya. 
  4. Diabetes. 
  5. Impotensi. 
  6. Kebutaan. 
  7. Penyakit mulut. 
  8. Gangguan janin. 
  9. Gangguan pernapasan. 

Organ tubuh yang akan mengalami gangguan akibat merokok antara lain otak, mulut dan tenggorokan, paru-paru, lambung, tulang, kulit, dan organ reproduksi. 


Organ-organ ini akan mengalami efek buruk jangka panjang akibat merokok, yang sebagian besar efek tersebut dialami secara perlahan oleh seorang perokok aktif maupun pasif.



Kenapa orang tetap merokok walau mereka tahu bahayanya?


Sebagaimana telah disinggung di atas bahwa ada sejumlah faktor yang menyebabkan mengapa banyak orang masih suka merokok meskipun mereka mengerti bahayanya merokok untuk kesehatannya. Meskipun sudah banyak peringatan pemerintah yang telah disebarluaskan mengenai bahaya merokok ini. 


Gambar di bawah ini adalah contoh efek rokok pada paru-paru dari seorang perokok dan paru-paru orang yang tidak merokok.


paru sehat dan paru perokok


Saat orang merokok disuruh untuk berhenti, maka ia akan memberikan beberapa alasan menolaknya meskipun sudah diberitahu soal risiko dan akibat yang akan dialaminya. 


Salah satu alasan yang paling klise adalah “tidak bisa, sudah kebiasaan”. 


Selain itu, alasan lain karena mungkin si perokok ingin tampak maskulin dan macho. Bagi sebagian orang, seringkali mengaitkan maskulinitas pria dengan rokok. Jika seorang pria tidak merokok dianggap bukan pria sejati. 


Bahkan ada juga yang mengaitkan aktivitas merokok dengan kemampuan dalam berhubungan seksual, bahwa orang yang tidak merokok tidaklah jantan oleh karena itu tidak apa pernah dapat berhubungan seksual, dan tentu saja alasan ini adalah mengada-ada. Hal yang benar terkait rokok dan kemampuan seksual malahan sebaliknya, yaitu dapat menyebabkan impotensi.


Para perokok seringkali lebih memikirkan dampak positif jangka pendek dari merokok daripada dampak negatif jangka panjangnya (sakit apapun yang akan diderita 30 tahun ke depan itu bukan urusah penting dan bukanlah suatu kepastian, tapi kepuasan merokok saat ini adalah kepastian nyata). 


Dan bias optimisme pun cukup berperan penting dalam menjadikan seseorang perokok atau tidak (orang lain yang sakit, saya tidak kok). Dan salah satu cara terbaik mengurangi dampak buruk merokok dan cara menghentikannya adalah merubah pola pikir dan gaya hidup Anda.



Kandungan Zat Kimia Berbahaya dalam Sebatang Rokok 


Saat orang merokok, ada banyak sekali zat kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuhnya. Zat-zat tersebut antara lain:


  • Nikotin, salah satu kandungan tertinggi di dalam rokok yang memberikan efek rileks pada perokok. 
  • Tar, yang berasal dari 4.000 lebih bahan kimia dan 60 di antaranya bersifat karsinogenik. Dan efek rokok dari zat yang satu ini adalah salah satu penyebab bermacam kanker pada perokok. 
  • Sianida, senyawa kimia beracun yang yang masuk dalam kelompok cyano. 
  • Benzena atau juga dikenal dengan nama bensol. 
  • Cadmium, zat logam yang sangat beracun serta radioaktif. 
  • Metanol atau alkohol kayu, jenis alkohol yang paling sederhana. Seringkali juga disebut dengan metil alkohol. 
  • Asetilena, senyawa kimia tak jenuh yang merupakan hidrokarbon alkuna paling sederhana. 
  • Amonia, zat kimia yang mudah didapatkan dan ditemukan di mana pun. Zat ini sangat beracun jika kombinasikan dengan sejumlah unsur tertentu. 
  • Formaldehida, cairan beracun untuk mengawetkan mayat. 
  • Hidrogen sianida, racun untuk membunuh semut. Zat ini juga dipakai sebagai pembuat plastik dan pestisida. 
  • Arsenik, bahan beracun dan biasa dipakai untuk racun tikus. 
  • Karbon monoksida, gas beracun yang sering ditemukan dalam asap hasil pembakaran mesin mobil dan motor. 

rokok 3


Namun, biasanya zat yang dicantumkan pada kemasan rokok hanyalah kandungan tar dan nikotin saja. Oleh karena itu, jika Anda ingin menghilangkan penumpukan kandungan berbahaya dalam rokok dan pengaruhnya pada tubuh, maka berhenti merokok adalah satu-satunya pilihan. 


Langkah pertama yang paling tepat untuk dapat menghilangkan kebiasaan merokok adalah merubah mindset Anda sendiri. Karena pikiran Anda adalah yang menentukan kehidupan Anda sendiri. Perubahan mindset untuk tidak lagi merokok adalah langkah awal dan langkah penting supaya dapat meninggalkan rokok sepenuhnya. Hiduplah sehat dengan berhenti merokok!


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang