Mengapa sebagian orang tua memotong rambut anaknya di rumah, meskipun hasilnya tak sebagus di profesional?

Dilihat 587 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ada seorang pelawak (tapi saya tidak ingat namanya) yang pernah berkata, "Ketika saya kecil, saya tidak peduli dengan penampilan saya, jadi orang tua saya mendandani saya. Ketika melihat foto - foto masa kecil saya, saya sadar bahwa orang tua saya juga tidak peduli". Selain lelucon, saya pikir ada beberapa tanggapan yang masuk akal untuk pertanyaan anda. 


Yang pertama, saya pikir merupakan hal yang wajar jika seorang anak (atau siapapun) ingin "terlihat modis". Semua orang membuatuhkan makanan, minuman, tempat tinggal, kasih sayang, pendidikan, sinar matahari, batasan, kebebasan, pilihan, kemapanan... Mode bukan sesuatu yang saya anggap penting bagi seseorang, apalagi anak kecil. 

Yang kedua, saya pikir ada kesalahan dalam menyamakan antara menjadi modis dengan potong rambut profesional. Anda bisa saja mengeluarkan uang yang banyak tapi tidak mendapat potongan rambut yang bagus. Begitu juga dengan potong rambut yang murah, belum tentu hasilnya jelek. 


Tapi yang terakhir, dan mungkin yang paling penting, apa yang membuat anda menjadi juri dari mode? Anak saya sekarang berada pada umur yang tepat untuk mengekspresikan kebebasannya dalam berbagai hal - termasuk memilih gaya rambutnya sendiri. Kadang dia mengenakan kuncir kepang Prancis, gaun dengan banyak kerutan dan sepatu boots. Di hari lain dia mengenakan gaya Rambo dengan rompi berpayet dan sepatu tap. ("Kenapa kita tidak pergi ke perpustakaan, Ibu? Saya menyukainya!") Apakah dia modis? Saya ragu anda akan berpikir demikian - saya tidak membayar untuk memotong rambut keritingnya - tapi dia menikmati menciptakan gaya rambutnya sendiri dan itu adalah hal yang penting bagi saya lebih dari yang dipikirkan orang - orang. 



Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang