Mengapa tepung, gula, mentega, dan telur merupakan bahan yang sangat penting untuk membuat kue?

Dilihat 838 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1



Bagi kebanyakan orang, memasak adalah kegiatan yang menyenangkan terutama pagi para wanita. Banyak wanita yang berusaha untuk mempelajari berbagai jenis resep hidangan agar ia dapat memasak untuk keluarganya sendiri. Apakah anda termasuk orang yang suka memasak? Kini banyak sekali resep yang bisa anda temukan dengan mudah, baik itu sajian hidangan menu utama, hidangan penutup, ataupun camilan seperti kue. Di zaman sekarang juga banyak sekali orang yang ingin mendalami bisnis di dunia kuliner yang memang sekarang semakin berkembang.


Apabila anda adalah orang yang baru saja ingin mencoba memasak kue atau bahkan ingin memiliki bisnis di bidang usaha kue, maka hal pertama yang harus anda pelajari adalah bahan-bahan dasar pembuatan kue tersebut. Salah satu bahan yang selalu ada dalam berbagai jenis resep membuat kue adalah tepung. Namun jangan salah, tepung itu sangat beragam dan jika anda salah memilih jenis tepung saat memasak kue, kue yang anda buat bisa saja menjadi gagal.


Dalam artikel ini saya akan berbagi pengetahuan tentang bahan-bahan apa saja yang selalu ada dalam pembuatan kue. Saya juga akan menjelaskan berbagai macam tepung dan juga fungsinya, tetap simak ya! 



Bahan-Bahan Dasar Pembuatan Kue


Cara pertama yang harus anda dalami ketika anda ingin berhasil dan sukses dalam memasak kue adalah mengetahui bahan-bahan dasar pembuatan kue dan juga fungsinya. Hal ini tentunya sangat penting agar anda tidak keliru saat memilih dan memasukkan bahan ke dalam adonan kue yang anda buat, tentunya anda tidak ingin kue buatan anda gagal, bukan? 


Untuk itu sebelum memutuskan untuk membuat kue anda harus mengetahui bahan-bahan dasar yang umumnya ada dalam pembuatan kue dan dianggap sebagai bahan yang wajib dipakai. Mungkin saja anda sudah tahu beberapa di antara bahan-bahan dasar yang penting tersebut, tetapi saya akan menerangkan lebih spesifik lagi. 


Bahan-bahan dasar dalam pembuatan kue, sebut saja seperti tepung, gula putih, mentega, dan juga telur. Jika memang ada beberapa bahan tambahan lainnya dalam membuat kue itu merupakan bahan tambahan yang hanya memberikan rasa dan untuk memberikan karakteristik pada jenis kue tertentu. Setelah mengetahui bahan-bahannya, anda juga harus mengerti fungsi masing-masing bahan. 

Berikut adalah fungsi bahan-bahan dasar dalam pembuatan kue:

  • Tepung - Tepung adalah bahan yang paling utama dalam pembuatan kue. Tepung berfungsi sebagai pembentuk struktur kue sehingga kue bisa mendapatkan bentuknya sesuai keinginan anda. Selain itu, tepung juga berfungsi sebagai pengering kue karena sifatnya yang dapat menyerap kelembaban bahan-bahan melalui komponen di dalamnya yang berupa pati dan protein (gluten).
  • Gula - Gula yang memiliki rasa manis tentu saja berguna sebagai pemberi rasa manis dan juga sebagai pengempuk. Gula dalam bentuk cair ataupun sirup dapat memberikan kelembaban pada kue. Sedangkan gula yang berbentuk kristal atau halus berfungsi sebagai pengering dalam komponen kue. Selain itu, gula yang berasal dari madu atau pun gula merah juga berfungsi sebagai pemberi aroma pada kue. Jika anda menggunakan jenis gula halus, remah kue yang anda buat akan mudah hancur. Sedangkan gula kristal akan membuat kue menjadi semakin crispy dan garing. Untuk itu, dalam membuat kue anda harus memperhatikan jenis kue yang akan anda buat dengan jenis gula yang sesuai dengan karakteristiknya.
  • Mentega - Mentega (atau lemak) adalah bahan yang akan membuat kue menjadi tidak terlalu keras. Hal ini dikarenakan mentega berfungsi sebagai pengempuk kue karena sifatnya yang melemahkan gluten yang terdapat dalam tepung. Mentega juga dapat menghaluskan tekstur kue yang anda buat selama proses pemanggangan berlangsung. Fungsi lainnya dari mentega adalah sebagai bahan yang bisa mengawetkan kue sehingga daya tahan kue bisa lebih lama. Semakin banyak kandungan mentega di dalamnya akan semakin lama kue tersebut dapat bertahan dari basi.
  • Telur - Telur juga adalah salah satu bahan yang sangat berperan penting dalam pembuatan kue. Telur juga berperan dalam pembentuk struktur kue. Putih telur berperan sebagai pelembab kue karena bagian ini mengandung kurang lebih 85% cairan. Sementara bagian kuning telurnya, berfungsi sebagai pengempuk kue karena mengandung protein (leticin) telur dan lemak di dalamnya. Telur juga disebut sebagai bahan yang unik dalam memasak kue karena ia memiliki sifat dasarnya sendiri. Saat terkena panas telur akan mengikat apapun yang dicampurkan dengannya juga membantu menahan semuanya. Telur juga memiliki sedikit efek ragi sehingga dapat membantu bahan-bahan untuk mengembang dengan sempurna.

Lalu mengapa tepung, gula, mentega, dan telur disebut sebagai bahan yang penting dalam proses pembuatan kue? Seperti yang sudah dijelaskan dalam fungsi dari masing-masing bahan tersebut, keempat bahan ini bila dikolaborasikan akan menghasilkan kue yang sempurna; tepung berguna untuk memberikan bentuk pada kue, gula sebagai pemberi aroma dan juga perasa manis, mentega untuk melembabkan kue, dan telur berguna untuk mengikat bahan-bahan lainnya dan membuat kue mengembang. Maka dari itu, keempat bahan tersebut sangatlah penting dan wajib dalam pembuatan kue kering maupun basah. 



Macam-Macam Tepung




Tepung adalah bahan yang lebih banyak pilihan dan macamnya. Terlebih kini karena semakin berkembangnya bidang kuliner, macam-macam tepung juga menjadi semakin beragam. Tepung bisa dibedakan dari struktur, kerakteristik, warna, dan juga aromanya. Namun ada beberapa tepung yang memang terlihat mirip namun jika kita dapat membedakan teksturnya, anda akan lebih mudah membedakan jenis tepung tersebut. 


Di bawah ini adalah beberapa macam tepung yang bisa menjadi pengetahuan untuk anda: 


1. Tepung Terigu 

Sebagai bahan dasar pembuat kue, tepung terigu memang sudah tidak asing lagi bagi para pembuat kue. Namun jangan sampai anda salah dalam memilih tepung terigu yang akan anda gunakan untuk membuat kue karena jenis dari tepung terigu juga terdiri dari 3 jenis, di antaranya adalah:

  • Tepung terigu protein tinggi, tepung ini adalah tepung dengan kadar gluten yang tinggi dan juga mempunyai daya serap yang tinggi. Tepung terigu protein rendah juga sangat elastis dan mudah sekali dibentuk misalnya menjadi mie yang kenyal. Contoh yang bisa diambil adalah tepung terigu protein rendah merek Cakra Kembar yang biasanya digunakan untuk resep membuat roti agar mudah mengembang dan juga sering digunakan sebagai bahan pembuat mie.
  • Tepung terigu protein sedang, tepung ini adalah tepung dengan kandungan gluten yang sedang yang merupakan campuran dari tepung terigu protein tinggi dan tepung terigu protein rendah. Kita biasa menyebutnya dengan nama tepung terigu serbaguna karena dapat dipakai untuk membuat segala jenis mekanan serta sering digunakan sebagai adonan fermentasi seperti donat, bakpau, onde-onde, brownies, dan yang lainnya.
  • Tepung terigu protein sedang, tepung ini memiliki kandungan yang rendah. Tepung terigu protein rendah mempunyai daya serap air dan gula yang rendah sehingga menghasilkan adonan tidak lunak dan sulit untuk diuleni. Untuk itu, tepung terigu protein rendah sangat cocok untuk membuat segala jenis kue kering agar memiliki tekstur yang renyah contohnya seperti pastel, gorengan, dan berbagai jenis kue kering. 

2. Tepung Roti/Tepung Panir 

Tepung roti atau di Indonesia yang lebih sering dikenal sebagai tepung panir adalah tepung yang terbuat dari roti tawar yang dikeringkan lalu ditumbuk. Tepung panir memiliki dua warna yaitu warna putih dan oranye dengan ciri-ciri tekstur yang kasar. Biasanya tepung ini digunakan sebagai lapisan luar pada gorengan seperti risoles, bitterbalen, katsu, atau kroket. Selain itu, terdapat juga tepung panir dengan tekstur yang lebih halus dengan warna kuning kecoklatan yang juga memiliki kegunaan yang sama. Untuk memilihnya sesuaikan dengan jenis makanan apa yang akan anda buat.  



3. Tepung Beras 

Seperti namanya, tepung ini terbuat dari bahan dasar beras yang telah digiling. Biasanya tepung beras diandalkan untuk membuat berbagai jenis kue basah, terutama kue basah tradisional di Indonesia seperti serabi, kue putu, kue lapis, nagasari dan sebagainya. Selain itu, tepung beras juga bisa digunakan untuk membuat rempeyek yang renyah dan gurih. Banyak orang yang juga memanfaatkan tepung beras sebagai campuran pada adonan tepung terigu untuk membuat pisang goreng, tape goreng, bakwan, dan lain sebagainya. Campuran ini adalah salah satu tips untuk membuat gorengan menjadi lebih gurih dan renyah. 



4. Tepung Pati Jagung (Maizena) 

Tepung pati jagung atau yang lebih dikenal dengan nama tepung maizena adalah tepung yang diolah dari pati jagung. Lalu mengapa tepung pati jagung dinamai dengan nama tepung maizena? Sebenarnya nama ‘Maizena’ diambil dari salah satu merek pati jagung buatan Meksiko. Tepung maizena ini biasanya tidak pernah digunakan sebagai bahan utama karena sifatnya yang lebih berfungsi sebagai perenyah, pelembut, dan pengenyal makanan. Terkadang tepung pati ditaburkan pada bawang goreng dan kentang goreng sebelum dimasak untuk memberikannya tekstur yang renyah saat dimakan.  



5. Tepung Tapioka 

Tepung Tapioka adalah jenis tepung yang terbuat dari tepung aci atau tepung kanji yang terbuat dari singkong. Jenis tepung ini umumnya dipakai untuk membuat berbagai jenis kue tradisional seperti kue klepon dan cireng. Selain itu, tepung tapioka juga sering digunakan sebagai pengental makanan. Tepu ini memiliki ciri khas berwarna bening, kental, dan bersifat lengket bila dicampur air dan dipanaskan. 



6. Tepung Hunkwee 

Mungkin anda jarang mendengar nama tepung hunkwee, tepung ini terbuat dari kacang hijau asli. Tepung hunkwee memiliki cita rasa yang enak dan bersifat lentur jika terbuat dari kacang hijau asli, tetapi jika terbuat dari campuran bahan lain, tepung ini akan mudah patah saat dibentuk. Hunkwee sering digunakan untuk membuat kue tradisional yang membutuhkan tekstur lembut dan kenyal seperti centik manis, talam, dan juga cendol. 



7. Tepung Sagu 

Seperti namanya tepung sagu tebuat dari bahan dasar sagu yang bersifat kenyal. Tepung sagu ini biasanya digunakan untuk membuat hidangan yang bersifat kenyal seperti pempek, bika ambon, bakso dan jenis makanan lainnya.  





Itulah artikel mengenai fungsi utama bahan dasar kue dan macam-macam tepung. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Yang pasti hobi memasak kue memiliki kepuasan tersendiri dalam diri anda. Bagaimana tidak? Anda akan mendapatkan pengalaman memasak mulai dari menyiapkan bahannya dan juga melakukan seluruh proses memasak dari awal sampai akhir. Tentunya keluarga anda juga akan sangat senang jika mereka disajikan makanan buatan anda sendiri. Selain itu dari segi higienitas bahan-bahan dan tempat anda membuat kue, tentunya akan lebih terjamin jika anda memasak kue sendiri di rumah. Jika anda adalah seorang pemula dalam membuat kue, anda bisa mencoba resep kue sederhana bagi pemula terlebih dahulu sebelum anda membuat resep kue yang lebih sulit. Selamat berkreasi!

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang