Mengirim surat pengunduran diri melalui email, salahkah?

Dilihat 2,91 rb • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1


Banyak hal bisa saja terjadi di tempat kerja yang membuat kita tidak lagi nyaman dengan lingkungan tempat kita bekerja entah itu berasal dari sesama rekan kerja, jenuh degan lingkungan pekerjaan atau bahkan ada masalah dengan atasanyang dan membuat kita mau tidak mau mengajukan permohonan pengunduran diri. Permohonan pengunduran diri ini tentu saja berupa surat pengunduran diri karyawan yang diserahkan kepada atasan kita. Normalnya surat pengunduran diri karyawan dibuat secara formal dan kemudian dicetak di selembar kertas lalu diserahkan kepada atasan sebagai pemberitahuan formal bahwa kita akan meninggalkan tempat bekerja.

Semakin pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, kita diberikan kemudahan berkomunikasi dengan email. Email memudahkan kita untuk berkomunikasi, mengirim data kepada orang lain tanpa harus menyerahkannya langsung.

Akan tetapi, apakah tidak apa jika kita mengirim surat pengunduran diri melalui email tanpa berhadapan langsung dengan atasan kita? apakah hal tersebut dapat dibilang sopan? Berikut penjelasan singkatnya.


Surat Pengunduran Diri Melalui Email


95% alasan yang biasanya menjadi latar belakang mengapa seseorang mengundurkan diri dari pekerjaannya adalah dibayar dengan gaji yang rendah; tidak terciptanya hubungan yang harmonis dengan atasan; mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik atau bosan. Sedangkan 5 % alasan lainnya yaitu, jika anda benar-benar muak dengan atasan anda, bahkan berbicara hanya lima menit saja anda tidak sanggup, maka bisa jadi itulah alasan utama anda mengundurkan diri hanya melalui email (tanpa ada komunikasi). Dan memang mengundurkan diri adalah solusi yang sering ditempuh oleh para karyawan.


Akan tetapi tindakan tersebut kurang tepat, karena terkesan kurang sopan dan kurang profesional jika anda mengajukan surat pengunduran diri melalui email saja tanpa berpamitan langsung pada atasan anda. Setidaknya, anda menuliskan dan mengajukan surat pengunduran diri resmi  pada pimpinan perusahaan anda. Itu akan memberikan kesan yang baik dan  profesional. 


Pernahkah terlintas dalam fikiran anda bahwa dua moment terpenting yang kita alami dalam perusahaan adalah saat kita masuk dan saat kita berpisah dengan perusahaan? Kenapa bisa seperti itu? Karena di situlah banyak kenangan/momen yang akan selalu bisa anda kenang satu atau lima tahun mendatang. 


                 
    

Percayalah, mengundurkan diri secara baik-baik, dan berbicara langsung dengan atasan anda walaupun hanya lima menit, hal itu akan memberikan dampak positif buat diri anda, bahkan bisa menyelamatkan 'wajah' anda sendiri dan bisa jadi anda mendapatkan surat rekomendasi yang baik dari perusahaan. Sebagai contoh: Anda berada dalam suatu acara dimana mantan bos anda juga menghadiri acara itu. Ketika anda ingin berbicara hal penting pada seseorang rekan kerja, tetapi di waktu yang sama mantan bos anda sedang mengobrol dengan orang tersebut. Itu adalah situasi yang sangat canggung jika anda keluar secara tidak baik.


Saya akan memberikan beberapa tips dalam menulis surat pengunduran diri karyawan:

  • Sebaiknya isi surat jelas tujuannya untuk pengunduran diri dari perusahaan dan menggunakan bahasa yang sopan.
  •  Berikan alasan pengunduran diri dengan jelas dan singkat tanpa menceritakan secara rinci mengenai alasan anda memilih untuk mengundurkan diri (terutama jika alasan utama anda adalah hubungan buruk dengan rekan atau pimpinan perusahaan).
  • Cari waktu yang tepat untuk membicarakan niat anda untuk mengundurkan diri pada atasan. Berdoalah, anda mengajukan pengunduran diri di saat moodnya bagus.
  • Memberikan ucapan terimakasih kepada pimpinan perusahaan beserta rekan-rekan anda di perusahaan tersebut. Karena bagaimanapun juga anda sudah pernah bekerjasama di dalam perusahaan tersebut. 

Setelah anda mengikuti tips dalam menulis surat pengunduran diri, selanjutnya  yaitu cara menulis surat pengunduran diri, berikut ini contoh surat pengunduran diri:




Hal lain yang perlu anda ketahui yaitu, jarak waktu anda mengajukan surat pengunduran resmi kepada perusahaan dan kapan anda benar-benar sudah keluar dari perusahaan tersebut. Karena biasanya sejak awal anda masuk ke perusahaan, ada kesepakatan yang diajukan perusahaan, apabila seorang karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri, diharapkan untuk mengajukan surat pengunduran diri 1-3 bulan sebelumnya. Atau jika memang anda terpaksa mengajukan surat pengunduran diri secara mendadak karena telah diterima di perusahaan lain, beritahu pada atasan perusahaan anda sekarang, dan biacarakan bersama atasan anda untuk mencari solusi bersama, agar tidak ada yang merasa dirugikan dengan pengunduran diri anda.


Selain persoalan pengunduran diri, hal yang biasanya membuat karyawan sulit untuk membuat keputusan keluar dari perusahaan adalah memberikan alasan yang tepat kepada Pimpinan di perusahaan, mengapa kita ingin mengundurkan diri dari perusahaan. Dikatakan sulit, karena tidak mungkin sebagai karyawan secara blak-blak an mengatakan bahwa kita tidak nyaman dengan situasi di kantor, apalagi karena atasan kita sendiri yang membuat tidak nyaman lagi bekerja, meski itulah yang sebenarnya terjadi.


Sebisa mungkin, berikan alasan yang tepat tanpa mencela atau menjelekkan Perusahaan dimana kita bekerja. Bagaimanapun, perusahaan tersebut telah memberikan kita pekerjaan. Dan agar perusahaan memudahkan kita dalam proses pengunduran diri dan mendapatkan surat rekomendasi kerja yang bisa kita gunakan untuk melamar di tempat lain.


Berikut beberapa tips dalam membuat surat penguduran diri yang baik :

  1. Buatlah surat pengunduran diri yang singkat, jelas dan tidak bertele-tele.
  2. Sertakan alasan pengunduran diri yang sopan dan tidak menyinggung siapapun terutama menjelekkan perusahaan.
  3. Sebutkan waktu dan tanggal mulai kapan anda akan resign dari perusahaan yang tentunya tidak terlalu mendadak. Hal ini supaya perusahaan juga mempersiapkan untuk mendapatkan pengganti anda.
  4. Hendaknya anda menyelesaikan pekerjaan anda dengan baik untuk menunjukkan bahwa anda professional dalam bekerja.
  5. Gunakan bahasa dan kata-kata yang sopan dan resmi dalam penulisan surat pengunduran diri.

Tapi tidaklah mudah resign dari sebuah perusahaan. Karena kita butuh persetujuan dari atasan. Selain persetujuan pengunduran diri, bagian yang juga penting adalah surat rekomendasi dari mantan perusahaan agar dapat lebih mudah diterima di perusahaan lain.

Semua keputusan untuk mengundurkan diri maupun bertahan disuatu perusahaan ada di tangan anda. Jika memang keadaan di perusahaan sekiranya sudah tidak kondusif dan membuat anda sakit, berhentilah, sebelum anda mengalami depresi dan tertekan. Tapi jika masih ada kemungkinan untuk memperbaiki keadaan dan memulihkan rasa nyaman dalam bekerja, sebaiknya anda bertahan, karena di jaman sekarang, sungguh sulit untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.


Tetaplah bertindak positif seburuk apapun situasinya, termasuk memikirkan hal- hal yang anda alami selama bekerja di perusahaan anda dan memutuskan untuk tetap tinggal atau anda benar-benar memutuskan untuk pergi meninggalkan pekerjaan anda.

Tetap perbaiki diri dan performa untuk mendapatkan pekerjaan baru yang sesuai dengan keinginan anda. Setelah meninggalkan perusahaan lama anda, jangan putus asa untuk mendapakan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan perusahaan yang mendukung talenta anda. Ada pepatah mengatakan “ Cintailah pekerjaanmu, bukan perusahaannya.”

Itulah contoh surat pengunduran diri, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang