Negara mana yang paling aman untuk melakukan seks bebas?

Dilihat 4,74 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Meskipun tidak sesuai dengan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi etika dan agama, tidak dapat dipungkiri bahwa seks bebas di kalangan anak muda Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.


Jumlah PSK pun tidak berkurang, selalu ada saja wanita yang masuk ke dalam industri ini, baik terpaksa maupun dengan kemauan sendiri. Bahkan berdasarkan data tahun 2013, setidaknya ada 40.000 PSK yang tersebar di sekitar 160 lokalisasi di Indonesia dan telah bertambah menjadi 56.000 orang pada tahun 2015.


Lokalisasi di Indonesia pun adalah salah satu lokalisasi terbesar di dunia, lokalisasi gang Dolly yang dulu ada di Surabaya bahkan merupakan yang terbesar se-Asia Tenggara, mengalahkan Thailand yang notabene merupakan destinasi wisata sex bebas masa kini.


Namun, para penikmat seks bebas di Indonesia tetap tidak bisa buka-bukaan dalam 'berbelanja'. Yang belum berpengalaman masih kesulitan dalam bertransaksi dan terkadang tidak bisa menemukan letak lokalisasi terselubung. Selain itu, rasa ketakutan akan terciduk aparat juga masih membayangi karena pemerintah Indonesia sama sekali tidak mendukung industri ini.


Hal ini tidak dirasakan oleh beberapa negara yang telah melegalkan praktek prostitusi dan mendapatkan cap sebagai negara dengan budaya seks terbebas di dunia. Sangat mudah untuk mendapatkan pekerja seks di sana, tidak perlu sembunyi-sembunyi, dan bukan hal yang memalukan.


Nah, apa sajakah negara-negara tersebut? Berikut ini daftarnya!



Negara-Negara dengan Seks Terbebas di Dunia


Beberapa negara di bawah ini adalah negara-negara dengan budaya seks terbebas dunia, baik di Asia maupun di Eropa, dan kerap menjadi tujuan para wisatawan penikmat sex bebas masa kini.




sex bebas masa kini

1. Thailand


Ada setidaknya 3 juta orang pekerja seks di Thailand dan sepertiga di antaranya adalah anak-anak di bawah umur. Tidak berbeda dengan negara kita, sebagian wanita tersebut adalah korban dari perdagangan manusa, walapun jumlah orang yang melakukannya dengan suka rela juga tidak kalah banyaknya.


Hukum mengenai prostitusi di Thailand tidak jelas, dan mereka cenderung mengijinkan perkembangan industri ini. Di sisi lain, banyak masyarakat Thailand yang percaya bahwa toleransi terhadap prostitusi dan gaya hidup orang lain adalah bagian dari budaya Thailand. 


Rata-rata, ada 45 orang pekerja seks tersedia untuk 10.000 orang, dan ini adalah angka yang cukup tinggi.



negara seks terbebas di dunia

2. Jepang


Hukum yang mengatur pornografi dan prostitusi di Jepang sangat tidak jelas, dan masyarakatnya juga cenderung menerima hal ini sebagai "urusan masing-masing pribadi yang tidak perlu dicampuri".

Prostitusi di Jepang hampir bisa dipastikan diorganisir oleh yakuza, dan mereka menjajakan diri mereka dengan terbuka sehingga dapat ditemukan dengan mudah di tempat-tempat yang telah ditentukan. 


Selain itu, seks bisa didapatkan tidak hanya dari tempat-tempat lokalisasi. Banyak gadis-gadis muda, terutama anak sekolah, yang menjajakan diri untuk beberapa saat karena membutuhkan uang atau ingin membeli sesuatu, dan biasanya mereka hanya bisa di-booking secara online. Praktik ini dikenal di Jepang dengan nama Enjo Kosai.


Love Hotel yang kamarnya bisa disewa dengan hitungan per jam juga banyak tersebar di Jepang. Tidak perlu malu, tidak perlu sungkan, masyarakat jepang tidak menganggapnya sebagai sebuah masalah besar.



negara seks bebas



3. Malaysia


Walaupun memiliki peradaban Islam yang cukup kental, praktik prostitusi di Malaysia merupakan salah satu yang tertinggi di Asia, yaitu sekitar 52 pekerja seks untuk 10.000 orang. Angka ini bahkan mengalahkan jumlah prostitusi di Thailand.


Data menyebutkan bahwa sebagian besar dari para pekerja seks ini adalah para korban perdagangan manusia, anak-anak di bawah umur, dan pendatang dari negeri lain termasuk Indonesia. Bahkan Amerika menyatakan bahwa Malaysia merupakan salah satu negara dengan kasus perdagangan dan penyiksaan manusia terparah di dunia.


Seks bebas dengan pekerja seks berkelas bisa didapatkan di daerah Bukit Bintang, Jalan Sultan Ismail, dan Jalan Imbi. Dan para wisatawan berkantong tipis bisa pergi ke Kuala Lumpur, Johor Baru, atau Georgetown untuk mendapatkan PSK dengan tarif yang lebih murah.



budaya seks bebas belanda

4. Belanda


Belanda adalah salah satu destinasi wisata sex bebas masa kini yang sangat terkenal. Prostitusi di sana legal dan diatur secara hukum oleh pemerintah, jadi tidak akan ada ketakutan akan terciduk atau tertangkap petugas :D


Kawasan De Wallen di Belanda disebut-sebut sebagai daerah prostitusi yang paling maju di dunia. Meskipun dengan tampilan seperti perkantoran dan pertokoan modern, toko-toko yang ada di sana adalah sex shop, bioskop yang memutar film-film dewasa, kelab malam, dan para pekerja seks yang dipajang di dalam etalase, siap dipilih oleh para pelanggan.


Kesehatan dan kebersihan para pekerja seks terjamin, karena dibutuhkan sertifikat khusus dan cek rutin untuk bekerja sebagai kupu-kupu malam di Belanda.



negara seks bebas

5. Perancis


Negara yang dikenal sebagai negara paling romantis di dunia ini memang sangat terbuka dalam masalah seksual. Dulu, pemerintah tidak melarang mengenai keberadaan prostitusi dan pekerja seksual. Namun karena jumlahnya di beberapa kota kian meningkat (18.000 orang di tahun 2012), maka pada tahun 2016 lalu pemerintah menyatakan pemberian sanksi denda terhadap pria yang menggunakan jasa pekerja seks.


Meskipun demikian, Perancis tetap menjadi negara yang terbuka dalam segala hal yang berkaitan dengan urusan selangkangan. Batasan usia minimum untuk melakukan hubungan seks adalah 16 tahun. Dan untuk film 50 Shades of Gray, batasan minimal usia penonton yang mereka berikan adalah 12 tahun, berbeda dengan Indonesia yang mematok umur 18 tahun.



negara seks terbebas di dunia

6. Jerman


Sama seperti Belanda, pemerintah Jerman juga melegalkan kegiatan prostitusi di negaranya. Tidak hanya itu, para PSK juga dijamin kesehatannya, dijaga hak-haknya, dan diberi asuransi. Pemerintah Jerman memiliki impian untuk menjadikan bisnis prostitusi sebagai salah satu industri ekonomi yang bersih dan tidak kalah dengan bisnis yang lainnya.


Tidak perlu takut untuk mencari pekerja seks di negara ini, apalagi mereka telah menjuluki diri mereka sendiri sebagai negara dengan rumah bordil terbesar di Eropa. 


Selain itu, salah satu partai di Jerman berencana menyediakan jasa layanan seks gratis bagi warga miskin yang tidak mampu membayar jasa pekerja seks. Para PSK ini nantinya akan dibayar oleh pemerintah, mungkin kalau di Indonesia bisa disebut seperti BPJS ya?



7. Republik Dominika


Terletak di Karibia, Dominika tentu saja menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang sangat populer bagi banyak turis. Namun ternyata wisata seks di negara ini juga sangat terkenal dan semakin berkembang setelah dilegalkan oleh pemerintah. Segala aktifitas seks tidak dilarang, kecuali hubungan dengan anak di bawah umur. Sayangnya, PSK di Republik Dominika didominasi oleh gadis-gadis di bawah umur.


Diperkirakan ada sekitar 60.000 hingga 100.000 wanita yang bekerja sebagai PSK di Republik Dominika. Wisatawan yang datang secara khusus untuk menikmati mereka kebanyakan datang dari Amerika dan Eropa.



8. Kenya


Negara di Afrika ini memiliki budaya seks yang cukup bebas bukannya tanpa alasan. Sebagai negara yang tidak kaya dan berada di benua yang cukup terbelakang, sebagian besar masyarakat Kenya hidup di bawah garis kemiskinan dan hal ini mendorong mereka untuk terjun ke dunia prostitusi.

Banyak gadis berusia sekitar 12 tahun yang didorong orang tuanya untuk masuk ke dalam bisnis ini untuk membantu keuangan keluarga.


Tentu saja berbeda dengan Belanda dan Jerman yang bersih dan terjamin, seks bebas di Kenya sangat rentan penyakit, para PSK tidak diedukasi, dan tidak terbiasa menggunakan kondom.

Meskipun demikian, polisi pariwisata di Kenya tidak melarang kegiatan wisata seks ini. Hal ini dikarenakan negara membutuhkan pemasukan dari pariwisata dan seks bebas adalah salah satu daya tarik utama yang mereka miliki.



9. Spanyol


Prostitusi adalah hal yang legal di Spanyol dan hal ini mengundang banyak sekali wisatawan yang mencari sex bebas masa kini. Kota-kota seperti Ibiza, Madrid, dan Barcelona telah lama menjadi tujuan utama bagi para pencari gemerlap dunia malam. Dan sekarang ditambah dengan berkembangnya bisnis prostitusi, Spanyol telah menjadi salah satu negara tujuan wisata seks paling top di Eropa.


Di Madrid, kawasan lokalisasi berada di jalan utama yang tidak pernah sepi dilalui oleh masyarakat setempat, sehingga sangat mudah untuk ditemukan. Sementara itu, kawasan lokalisasi adalah destinasi wisata utama di Barcelona.



negara seks terbebas di dunia

10. Denmark


Ibu kota Denmark, Copenhagen, telah lama dijuluki sebagai pusat pornografi karena mereka menghapuskan sensor film pada tahun 1969. Ditambah lagi setelah itu mereka menyelenggarakan Copenhagen Sex Fair, membuat perkembangan bisnis prostitusi dan segala hal yang berbau seksual sama sekali tidak bisa terbendung lagi di Denmark.


Prostitusi juga dilegalkan oleh pemerintah, namun bukan berarti PSK bisa ditemukan di mana saja. Seluruh aktifitas seksual dipusatkan di satu titik tertentu (lokalisasi) dan tidak boleh dilakukan di sembarang tempat. Diperkirakan ada sekitar 1500 orang PSK yang aktif setiap harinya di Denmark.


Sama seperti Perancis, batas usia minimal untuk menonton film adalah 12 tahun, termasuk film biru dengan adegan seksual yang sangat vulgar.



-


Itulah dia daftar beberapa negara di dunia yang menganut budaya seks bebeas hingga melegalkan aktifitas prostitusi. Jika anda memang berminat dan punya banyak uang, coba saja kunjungi negara-negara tersebut. Harga para di negara Eropa tentu jauh berbeda dengan harga PSK Indonesia lokal, mereka bisa mencapai jutaan rupiah untuk short-time dua jam.


Ada fakta menarik, beberapa situs berita asing memasukkan Indonesia ke dalam daftar destinasi wisata seks terpopuler di dunia dan hal ini sebenarnya tidak salah. Sex bebas Jogja, Jakarta, dan Bali memang sudah hampir sama saja dengan Eropa ataupun Amerika. Namun, pemerintah kita terus berusaha untuk menanggulangi masalah ini.


Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 19 jam lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang