Apa cara efektif untuk mengatasi infeksi kandung kemih yang menyebabkan sering buang air kecil?

Dilihat 2,22 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Seperti yang kita ketahui, Tuhan sudah sangat sempurna menciptakan tubuh manusia dengan berbagai sistem kinerja organ tubuh yang saling bekerjasama. Bagaimana tidak, sistem dalam tubuh kita begitu sempurna mengatur kinerjanya sehingga kita dapat merasakan kenikmatan hidup tanpa perlu memikirkan rumitnya seluruh kinerja semua sistem dalam tubuh kita. 


Sayangnya, terkadang manusia tidak selalu memperhatikan kesehatannya yang bisa berdampak pada penghambatan sistem tubuh sehingga akan menghalangi kinerja organ dan sistem tubuh lainnya. 


Dampak yang akan dirasakan tentunya berupa rasa sakit dan juga komplikasi akibat kerusakan karena tidak berjalannya sistem tubuh secara normal. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan buruk kita adalah infeksi kandung kemih.


Di bawah ini, mari kita lihat apa saja penyebab dan gejala penyakit ini, serta cara mengatasi sering buang air kecil yang seringkali dialami oleh penderita infeksi saluran kemih!




Infeksi kandung kemih


Faktor Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Kandung Kemih


Infeksi saluran kandung kemih atau dalam dunia medis disebut dengan cystitis adalah peradangan yang terjadi di area kandung kemih. Peradangan ini lebih banyak diakibatkan oleh bakteri dan bisa saja bertambah parah jika infeksi menyebar hingga ke organ ginjal


Penyakit infeksi kandung kemih lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Hal ini disebabkan karena saluran uretra atau saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh pada wanita lebih pendek. 


Selain itu, mulut uretra pada wanita juga terletak sangat dekat dengan anus, ditambah lagi wanita juga lebih mudah terserang bakteri. 


Ada juga beberapa faktor lainnya yang menyebabkan infeksi kandung kemih terjadi pada wanita, di antaranya adalah:

  • Sering memakai pembalut jenis tampon 
  • Menyeka tisu sehabis buang air dengan posisi dari belakang ke depan
  • Memasuki menopause
  • Memakai kontrasepsi diafragma
  • Berhubungan seks  

Namun jangan salah, penyakit ini akan lebih parah jika terjadi pada pria. 


Beberapa faktor pemicu infeksi kandung kemih pada pria di antaranya adalah: 

  • Tumor yang menyumbat saluran kandung kemih
  • Infeksi prostat
  • Melakukan hubungan seks anal tanpa pelindung
  • Pembengkakan prostat 

Dari beberapa faktor di atas, kebiasaan buruk atau tidak higienis pada organ genital wanita maupun pria bisa memberi peluang bakteri untuk masuk ke kandung kemih kita sehingga bisa menyebabkan infeksi kandung kemih. 

Untuk itu, kita harus menjaga kebersihan diri kita terutama dalam hal menjaga kebersihan saat buang air dan juga kebiasaan untuk menjaga kebersihan badan. 


Penyebab dan gejala infeksi kandung kemih

Gejala yang timbul jika seseorang terkena infeksi saluran kandung kemih di antaranya adalah:

  • Merasa lemas
  • Demam
  • Rasa menyengat saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Urine mengandung darah
  • Urine berwarna pekat
  • Munculnya rasa nyeri pada bagian perut bawah, di atas tulang panggul, atau di punggung bagian bawah. 
Gejala-gejala tersebut tentunya membuat penderita merasa sangat tidak nyaman apalagi ketika buang air kecil. Walaupun umum dirasakan oleh semua orang, namun jika gejala terjadi secara berkelanjutan sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter. 


Infeksi kandung kemih tidak menular, namun setiap orang dewasa kemungkinan akan menderita panyakit ini jika tidak menjaga kebersihan. Bukan hanya orang dewasa yang bisa terkena penyakit ini, anak-anak juga bisa mengalaminya. 


Gejala yang dirasakan oleh anak-anak yang terkena infeksi kandung kemih akan berbeda dengan gejala pada orang dewasa. Beberapa gejala tersebut di antaranya adalah merasa lemas, mudah marah, muntah, nafsu makan berkurang, dan kesakitan saat buang air kecil.  


Cara dokter mendiagnosa infeksi kandung kemih


Penanganan Infeksi Kandung Kemih

Tentu saja penyakit infeksi kandung kemih bisa diobati dan ada dokter khusus yang memang ahli dalam penanganan infeksi kandung kemih jika penyakit anda termasuk kronis. 


Sebelum seseorang didiagnosa mengidap penyakit ini dokter akan bertanya tentang apa yang dirasakan oleh pasien. Setelah itu untuk memastikannya dokter akan melakukan tes pada pasien agar pemberian obat disesuaikan dengan tingkat keparahannya. 


Berikut adalah beberapa tes yang dilakukan untuk mendiagnosis infeksi kandung kemih, seperti:


  • Tes sampel urine: Sampel dari urine anda akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui jenis bakteri apa yang menyebabkan infeksi kandung kemih. Selain karena bakteri tes ini juga bisa mendiagnosa penyebab infeksi kandung kemih karena faktor lain.
  • Sistoskopi: Tes yang dilakukan menggunakan kamera kecil untuk memeriksa saluran kandung kemih pasien.
  • Kertas dipstick: Tes yang menggunakan strip kertas yang mengandung bahan kimia yang akan beraksi terhadap bakteri tertentu dengan perubahan warna pada kertas.
  • Tes USG dan Sinar-X: Tes ini akan disarankan bagi pasien yang mengalami gejala infeksi kandung kemih kambuhan atau kronis yang tidak merespon dengan pengobatan antibiotik.
 Bakteri E colli penyebab umum infeksi kandung kemih


Bakteri Penyebab Infeksi Kandung Kemih


Sebenarnya penyebab utama dari penyakit cystitis ini umumnya disebabkan oleh bakteri dari luar tubuh yang masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak sehingga menyebabkan peradangan. 


Salah satu penyebabnya adalah karena seseorang masih menyisakan urine dalam kandung kemih setiap buang air kecil. Biasanya hal ini pun terjadi dengan tidak disengaja yang disebabkan oleh faktor sistem saluran air seni yang terhambat karena tumor atau pembesaran prostat pada pria. 


Selain itu pada wanita hamil juga bisa menyebabkan tekanan pada bagian panggul dan juga kandung kemih sehingga kemungkinan besar urine dalam kandung kemih tidak keluar secara menyeluruh. 


Lalu bakteri apa yang menyerang saluran kandung kemih manusia? 


Sebagian besar kasus infeksi kandung kemih yang dialami banyak orang disebabkan oleh bakteri E. coli. Namun ada juga beberapa bakteri lainnya yang bisa menyebabkan peradangan pada saluran kandung kemih seperti: 

  • Proteus species
  • Enterobacteriaceae
  • Klebsiella species
  • Enterococcus faecalis
  • bakteri ragi
  • bakteri Staphylococcus saprophyticus.

 Wanita lebih rentan terkena infeksi kandung kemih


Cara Mengatasi Infeksi Kandung Kemih


Melihat dari beberapa gejala yang disebabkan oleh penyakit infeksi kandung kemih, pasti penderita akan merasakan ketidaknyamanan saat beraktivitas setiap hari. 


Terutama jika akan buang air kecil, rasa sakit dan rasa menyengat akan dirasakan padahal urine yang keluar hanya sedikit. Yang paling dirasakan banyak orang yang menderita penyakit ini adalah frekuensi buang air kecil yang sangat sering, tentunya ini akan sangat menganggu. 


Lalu bagaimana cara mengatasi sering buang air kecil pada penderita infeksi kandung kemih? 


Untuk menjawab pertanyaan ini berarti jawabannya juga merujuk pada bagaimana cara mengatasi penyakit infeksi kandung kemih. Itu artinya dengan melakukan perawatan infeksi kandung kemih bisa mengatasi kebiasaan sering buang air kecil


Dalam kasus infeksi kandung kemih ringan, anda tidak perlu menemui dokter. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan sendiri, di antaranya: 


  • Jangan menunda buang air kecing. Hal ini bisa menyebabkan kandung kemih tegang sehingga rentan terkena infeksi bakteri. Pastikan juga anda mengeluarkan seluruh urine di dalam kandung kemih.
  • Hindari pemakaian celana ketat.
  • Jangan terlalu sering mandi dengan cara berendam, agar area organ genital tidak terpapar oleh bahan kimia dari produk sabun yang anda pakai.
  • Gunakan pakaian dalam dari bahan katun.
  • Hindari beberapa makanan yang bisa membuat infeksi kandung kemih bertambah parah, diantaranya adalah makanan pedas, kopi, dan juga jus buah.
  • Hindari mengkonsumsi minuman keras.

-


Itulah beberapa penjelasan mengenai infeksi kandung kemih dan bagaimana cara mengatasinya. Intinya kita harus berupaya menjaga kebersihan tubuh kita agar kita terhindar dari kuman dan bakteri yang mudah menyerang bila kita tidal higienis. 


Kita harus bisa menjaga kesehatan tubuh kita sendiri dengan cara menjaga pola makan dan juga menjaga kebersihan tubuh. Gejala dari infeksi kandung kemih ini akan membuat penderitanya tidak nyaman dan bahkan bila penyakitnya kronis atau kambuhan bisa sangat menganggu aktivitas anda. 


Untuk itu, bagi anda yang belum pernah terjangkit penyakit ini sebaiknya mulai menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Terutama para wanita yang memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang penyakit ini.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang