Pengalaman terburuk apa yang kamu alami saat masa-masa pubertas?

Dilihat 1,53 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pengalaman terburukku terjadi ketika aku berumur 13 tahun. Waktu itu aku mengambil pelajaran violin, dan ada pertunjukkan besar dimana aku memainkan bagian yang sulit yang membuatku sangat cemas tentang menampilkannya. Dalam pertunjukkan ini, ada pencari bakat yang ikut menonton murid-murid untuk bermain dan mengevaluasi kami untuk kesempatan potensi bisnis.

Ketika tiba waktunya untukku main, aku berjalan ke pangung dengan perasaan cemas, tetapi siap. Aku meletakkan kertas musikku di tempatnya, menganguk ke pianis dan mulai membuka lembaran pertama kertas musikku. Tiba-tiba aku sadar kalau hal terburuk itu telah terjadi. Jantungku mulai berdetak kencang dan mulutku menjadi kering. Aku mengambil kertas musik yang salah! Bukannya berhenti dan mengambil musik yang benar, aku malah memainkan musikku tanpa kertas musik, hal yang belum pernah kulakukan.

Semuanya berjalan dengan baik untuk beberapa menit, tetapi tiba-tiba suara pianonya bentrok dengan suara violinku dan aku sadar kalau aku melewati pengulangan musiknya. Aku mencoba memperbaiki kesalahanku, tetapi masalahnya malah makin parah. Pada titik ini, aku benar-benar mengalami panik yang luar biasa parahnya, aku bahkan tidak ingat musiknya lagi.

Lebih parahnya lagi, aku tiba-tiba merasakan sesuatu yang hangat turun ke kakiku. Aku mengompol didepan seluruh ruangan yang penuh dengan anak-anak lain, orang tua, teman-teman, dan para pencari bakat! Aku kemudian berhenti ditengah-tengah dan meninggalkan panggung, sangat,sangat malu. Aku tidak pernah melihat guru violinku lagi. Aku terlalu malu dan dapat merusak suasana kalau pergi ke gedung yang sama lagi. Aku mengganti guru violinku, dan walaupun sekarang, hal itu adalah hal lucu bagiku, tetapi waktu itu merupakan pengalaman terburukku dimasa purbertas.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang