Pengusaha Muda yang Raih Omzet Milyaran Dengan Modal Awal Nol

Dilihat 780 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu

Pernah paham bagaimana aturan untuk memulai bisnis tanpa modal? Abdul Malik Cahyo warga asli gunung lawu, juragan dari cadar niqob bandana, label pakaian muslim yang sekarang mempunyai berbagai jenis bisnis online yang pernah dipasarkan ke seluruh Indonesia, mengungkapkan trik jitu usaha tanpa uang.

Tetap bisa berjualan baju kok walaupun usaha tanpa dana. Anda sanggup memanfaatkan kepercayaan kawan atau orang lain untuk menjualkan barangnya dengan mengumpulkan terlebih dulu. Atau dengan cara dropship, di mana kamu hanya menjualkan barang orang lain tanpa perlu membelinya lebih dulu,” ujar malik.

Ketika ada konsumen, lanjutnya, produk dikirim langsung dari pemilik produk ke kediaman pembeli, dan kamu masih mendapatkan laba. “Kalau kiat ini benar, Anda bisa mempertimbangkan untuk produksi sendiri,” tutur malik.

Inspirasi Panca Indera

Perlu diingat, kata malik, walaupun Anda hendak mencoba bisnis tanpa dana, bukan berarti lalu berjualan jadi tidak niat.

Justru, jadikan gagasan sebagai dana utama Anda. Gagasan desain busana bisa ditemukan dari mana saja. Tetapi, bila menginginkan yang ideal, sebaiknya bukan melihat hasil buatan orang lain lantaran barang jadi tidak asli. Malik memberi kiat, bisa saja mengambilmencuri kreativitas yang agak “jauh”, seperti alam, suasana pasar, batu-batuan, serta khayalan sendiri.

Menurutnya, hal ini yang lebih penting, semua kreativitas yang didapat lewat mata, pendengaran atau lainnya, perlu segera dituangkan ke dalam moodboard, kemudian ditata sehingga dapat membantu kamu untuk memvisualkan. Contohnya untuk tema under the sea, Anda dapat mengambil warna laut, bentuk hewan-hewannya, dan juga untuk inspirasi baju, ujar malik.

Setelah beres diproduksi, penjualan dapat dipilih baik lewat online ataupun offline. Malik menandaskan, cara jitu usaha tanpa uang adalah ewat berjualan online. Selain makin mudah, berjualan dengan cara online juga sangat murah karena tidak perlu membayar tempat dan pekerja.

Misalkan seperti jualan cadar, jilbab, sepatu atau lain sebagainya yang dipublikashikan di social media, web dan lain-lain

Rahasia Bisnis Fashion

Belum lama ini, Abdul Malik, mulai buka-bukaan soal rahasia keberhasilan usaha di bidang fashion. Bagaimana itu? Ia memulai menjelaskan, jika seseorang punya niat berbisnis di bidang fashion, yang pertama harus dimatangkan adalah rencana usaha seperti apa yang dia inginkan? Misal berbisnis pakaian muslim.

"hal Ini tersedia jenisnya, apakah busana muslim seperti kasual, pengantin, pakaian kerja, atau lainnya. Kalau yang kasual, wajib tahu untuk usia berapa target konsumen, segmennya yang mana, apakah tingkat menengah atas atau bawah?” Malik sudah memahami siapa target pasarnya

Konsep inilah yang kemudian wajib diuji, dan dipikirkan kelebihan dan kelemahannya. “Jadi, harus paham apa kemampuan barang yang kita tawarkan ini.

Malik menegaskan, pengusaha meski secara offline atau online cuma sebuah sarana, agar dalam penguasaan konsep mesti jelas lebih dulu. Bisnis dengan rencana bagus supaya lebih ringan dikenali atau dicari orang dibanding bisnis yang tidak punya konsep.

Eksplorasi Sejalur

Bisnis yang tidak mempunyai kebolehan umumnya hanya ikuti tren. Ujungnya sulit bertahan lama karena kompetitornya banyak. Sebab, banyak yang memiliki pola pikir yang sama dan melakukan hal itu.

Lalu, memicu rencana yang mengerti akan modal terbatas? Sehingga Malik mengutarakan tips memulai berbisnis busana selanjutnya.“Kita tetap mampu menikmati keuntungan berbisnis fashion tanpa harus memikirkan banyak hal sekaligus.

Misalnya dalam sistem waralaba. Kalau kami mempunyai kemampuan didalam pemasaran atau penjualan, bisa menjadi reseller. Kan, tidak seutuhnya harus kita melaksanakan sendiri. Kita dapat menentukan jika mau jadi penjual, atau produsen,” papar malik.

Dengan bereksplorasi cocok konsep, kami bisa memberikan product di luar baju, namun masih sejalur, seumpama sepatu, kuncir pinggang, aksesori dan lainnya.

Bisnis Punya Selera

Menjadi reseller , meski hanya menjualkan product milik orang lain, mesti senantiasa fokus. “jika terlihat keluar dari jalur, langsung ulangi lagi.

Jangan sampai semua dihendaki, bisa jadi mungkin orang yang melihat foto barang kita malah pusing. Akan lebih baik jika Anda mempromosikan barang baru per sesi. Misalnya, mempromosikan sesi baju bulat-bulat,” imbuhnya.

Dengan sistem rilis produk per sesi, seseorang tersebut malah akan lebih mengenalinya karena ada konsep. Selain itu, orang akan menunggu-nunggu kita agar mempromosikan barang yang baru katanya. Dengan struktur yang pasti seperti itulah, tutur malik, usaha akan jadi sangat baik. Foto-foto pakaian yang ditaruh dalam online pada internet akan dilihat lebih rapi dan memiliki tampilan yang nice.

Seseorang yang yang melirik bisa berpikir bahwasanya jualan online kita memiliki taste atau selera. Membuat, harga barang Anda jadi lebih bisa bersaing sebab kita memilih jualan yang bisa ditawarkan, bukan asal pilih, tambahnya.

Pasalnya, ia mengingatkan, trik luar biasa usaha baju ialah dengan tahu berapa uang yang dikeluarkan calon pembeli dalam modal berbelanja pakaian dalam jeda 30 hari.

Ini bertujuan supaya kita bisa menentukan target pasar. Lalu, gimana mengenai modal? Pemilik brand busana pengantin muslim Gigih n Malik La Perle tersebut mengatakan, usaha yang bagus adalah usaha yang dimulai dari kecil. Keuntungan yang didapat diputar lagi untuk modal sehingga usaha akan jadi besar dan mengakar dengan kuat.

Bedakan orang lain yang dari pertama menaruh modal besar. Pasti punya kewajiban untuk mengembalikan modal besar tersebut, dan kurun waktu yang dibutuhkan juga lebih lama, tandas Malik.

Meski untuk modal terbatas, produk yang dijual haruslah memiliki daya tarik. Untuk menyiasati keterbatasan modal, Gigin n Malik yang pernah mengadakan fashion show di Paris menyarankan barang yang dipasarkan mempunyai beberapa tipe juga warna sekalipun. Misal, menyiapkan 10 model, namun setiap jenis cuma dipasarkan 3 potongan. Ini bisa juga untuk mengetes pasar.

Demikian, produk kita akan semakin berwarna. Jika perlu, buat saja semua pakaian, dengan ukuran all size pada awalnya, untuk tahu respon pasar. Jika ada permintaan ukuran berbeda, mampu dicatat berapa banyak permintaan jumlahnya. Mana yang lebih banyak diminta, bisa dibuat lebih banyak, tandasnya berbagi tips sukses usaha fashion.


Jadilah yang pertama untuk menjawab!
Tulis jawaban sekarang