Perawatan intensif: Kondiri medis atau luka apa yang dapat membuat seseorang diterbangkan ke rumah sakit, mendapatkan operasi darurat dan berada dalam ruang perawatan intensif?

Dilihat 289 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Garis pedoman pada masing - masing tempat mungkin berbeda, tapi umumnya transportasi udara digunakan ketika seseorang harus sampai di rumah sakit lebih cepat dibanding menggunakan transportasi darat. Di tempat saya dulu bekerja, membutuhkan waktu 2 jam berkendara ke rumah sakit terdekat dan 2 jam lagi untuk sampai ke rumah sakit ketiga terbesar. Jika manggunakan helikopter mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam dan bagi pasien yang harus pergi ke rumah sakit yang lebih besar, 3 jam merupakaan perbedaan yang sangat besar. 


Sementara untuk unit perawatan intensis pasca operasi, akan terjadi trauma besar, dan trauma yang sedikit lebih kecil pada pasien dengan banyak komorbiditas. Saya pernah mendengar tentang seorang anak yang menyedot bola dan dokter harus membawanya ke ruang operasi untuk menjalani operasi jalan udara untuk memberi anak itu oksigen. Dia dibaringkan di atas meja operasi. Dia pasti pasti sudah diterbangkan jika saat itu ada helikopter yang tersedia. Kami memiliki pasien paruh baya dengan gangren Fournier yang diterbangkan beberapa kali untuk mendapatkan terapi oksigen hiperbarik, perawatan intensif, dan operasi rekonstruksi.


Kami juga memiliki pasien lainnya yang pingsan di luar ruangan ketika sedang minum dan keesokan harinya diketahui mengidap hipotermia. Saya tidak yakin bagaiman dia sampai ke rumah sakit, tapi dia mengalami rhabdomyolysis (kehancuran pada otot lurik) dan langsung dibawa ke ruang perawatan intensif. Dia menderika sindrom kompartemen dan menjalani enam kali fasciotomi di ruang operasi dan dilanjutkan dengan perawatan intensif.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang