Pernahkah ada orang yang mati karena penyakit celiac?

Dilihat 619 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kabar baiknya saya tidak pernah dengar siapapun yang terdiagnosa dengan celiac yang mengikuti diet GF yang meninggal karena penyakit celiac. Sementara aku belum pernah tahu siapapun yang tertulis di sertifikat kematiannya kalau sebab kematiannya adalah penyakit celiac, tapi ada banyak kasus di mana aku dengar kalau penyakit celiac menjadi sebab utama kematiannya.


Suamiku didiagnosa dengan celiac. Kakeknya meninggal saat umurnya 99 tahun karena “kanker”. Keluarganya tidak pernah bisa (entah mereka tidak mengertinya atau mereka tidak mau membicarakannya) untuk memberitahuku kanker apa, tapi, berdasarkan observasiku ke kakeknya selama bulan terakhir, tebakanku adalah limfoma usus disebabkan karena celiac yang tidak terdiagnosa. Ini sudah menjadi gen keluarga suami saya (dan kakeknya tidak pernah makan makanan gandum selama hidupnya) dan hidup selama 99 tahun. Mungkin mati dari celiac tak terdiagnsa sudah melemahkannya.


Sebagai pemimpin grup pendukung penyakit celiac, salah satu anggota (panggil dia Jane) adalah kembar identik. Jane dan saudaranya (panggil dia Sally) didiagnosa dengan penyakit celiac saat remaja awal. Karena saat ini belum banyak pengetahuan celiac, mereka dibilang untuk hindari gandum. Dokternya tidak bilang tentang jelai, gandum hitam, atau oat, dan tidak diberi instruksi dari apa yang harus diperhatikan di bahannya, jadi mereka hanya hindari roti dan spageti.


30 tahun kemudian, dan Sally mengalami gejala yang tidak bisa dijelaskan. Dia gugur. Akhirnya dia meninggal. Autopsi menjelaskan kalau organ Sally “terlihat seperti yang berumur 80an”. Tidak ada yang bisa memberi tahu Jane kalau saudaranya mati, tapi saat Jane mulai mengalami gejala yang sama, dia tahu kalau dia tidak tahu kenapa saudaranya mati, dia sepertinya akan mengalami nasib yang sama.


Untungnya buat Jane, itu di tahun 90an dan internet baru mulai. Jane mulai belajar sedikit tentang celiac dengan membacanya online, dan saddar bahwa, karena dia hanya menghindari gandum dan bukan tanaman lain, dan tidak tahu untuk memeriksa label bahan untuk makanan sedikit gandum, dia makan makanan yang harusnya bukan bebas gula. Dia mulai bertanya-tanya jika pola makan yang tidak benar membunuh Sally. Dia mau belajar lebih tentang pola makan, jadi dia gabung dengan kelompokku dan mulai mengikuti pola makan yang ketat. Gejalanya hilang, dan dia sekarang membaik, lebih dari 10 tahun.


Saya juga tahu celiac dengan masalah jantung karena otot yang melemah dan inflamasi. Saya dengar banyak cerita dari anggotaku yang terselamatkan dari kematian (di ICU) oleh diagnosa celiac (saya rasa saya tidak dengar tentang yang malang yang tidak terdiagnosa). Banyak pengalaman celiac satu atau lebih dari 80 penyakit autoimun, beberapa bisa fatal (khususnya lupus dan diabetes tipe 1 (ada bukti kalau diagnosis awal dari celiac bisa mencegah diabetes)).


Lagi, untuk yang terdiagnosa dengan celiac, pola makan adalah obatnya, dan saya sudah lihat yang sangat, sangat sakit saat didiagnosa mengalami penyembuhan total, orang dengan celiac yang tidak mengikuti pola adalah di antara yang paling sakit, khususnya yang balik ke makan gula dan diet GF.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang