Bagaimana caranya menjadi pilot pesawat tempur?

Dilihat 575 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

    pesawat tempur

Menjadi perwira tentara dan penerbang pesawat tempur merupakan sebuah cita-cita yang banyak diimpikan oleh banyak orang, terutama bagi anak laki-laki. Di Indonesia, ada kebanggaan tersendiri dengan menjadi pilot pesawat tempur, karena dapat mengawaki alutsista yang sangat canggih sehingga dapat menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI. Di samping itu, dengan menjadi pilot pesawat tempur TNI AU yang berdedikasi tinggi, jiwa patriotik dan nasionalisme secara otomatis akan tumbuh.

Walau semua orang memiliki kesempatan yang sama, namun ada syarat utama yang harus dimiliki setiap calon penerbang. Yakni fisik, kecerdasan dan kesehatan yang prima. Ketiga faktor itu sangat penting untuk bisa menerbangkan sebuah pesawat tempur.

Nah di samping syarat utama tersebut, apa saja syarat lain yang harus dipenuhi agar dapat menjadi seorang penerbang pesawat tempur TNI AU? Bagi kamu yang bercita-cita menjadi tentara langit Indonesia atau pilot pesawat tempur, sebenarnya tidak ada yang ribet. Tapi tentunya tidak mudah juga, karena tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi. Maklum, jadi pilot pesawat tempur itu tanggung jawabnya besar. Yuk kita lihat apa saja sih syaratnya, namun sebelumnya dalam artikel ini juga akan diterangkan mengenai pesawat simulator, karena sebelum menjadi pilot, sebaiknya anda harus mengerti dulu tentang apa yang disebut simulasi penerbangan!


Simulasi Penerbangan

   pesawat simulator

Pesawat Simulator

Simulasi penerbangan adalah sebuah sistem untuk mewujudkan gambaran penerbangan sebuah pesawat terbang yang mendekati kenyataan yang sebenar-benarnya. Perbedaan tipe sebuah simulasi penerbangan dalam permainan komputer adalah ukuran dari kokpit dan dalam akurasi dari citra yang diolah, oleh suatu keadaan dari seni teknologi komputer .

Di simulator ini sama seperti mengendarai pesawat sungguhan. Terdapat sebuah layar yang seolah-olah menggambarkan langit luas. Pilot hanya cukup melihat ke layar saja sudah cukup. Apalagi jika cuaca tidak terlalu cerah. Ada ratusan tombol yang memiliki fungsi masing-masing dan tidak boleh salah tekan. Bagi yang baru pertama kali, tentu saja tidak mudah. 

Di masa kini, simulasi penerbangan sering diaplikasikan oleh banyak industri penerbangan dan dunia kemiliteran untuk melatih para calon pilot dan pilot. Simulasi penanggulangan bencana dan pengembangan sebuah pesawat terbang baru, juga diaplikasikan pada dunia industri luar angkasa untuk pekerjaan penting seperti pengembangan, pengujian, dan verifikasi, baik perangkat keras maupun perangkat lunak pesawat, dan juga sebagai acuan pengembangan tampilan baru kokpit yang bertujuan meningkatkan kewaspadaan awak pesawat.

Dengan adanya simulasi penerbangan ini, manusia memiliki beberapa keuntungan dalam menghindari kecelakaan atau situasi-situasi tertentu yang akan disimulasikan melalui pesawat simulator, antara lain ada 4 hal pokok yang bisa diberikan oleh alat ini:

  • Dari pesawat simulator ini dari segi visual diharapkan manusia dapat mendeskripsikan maksud tertentu menjadi sebuah bentuk informasi yang lebih mudah dipahami.
  • Dari segi animasi, nantinya akan diharapkan simulasi penerbangan ini menjadi media presentasi, informasi, juga media pelengkap bagi penggunanya.
  • Dari segi simulasi, diharapkan para pilot mampu mengaplikasikan alat yang digunakan untuk menyimulasikan kontrol atau fungsinya seperti layaknya pesawat terbang sesungguhnya.
  • Juga sebagai wahana latihan (learning curve) para pilot dalam hal pendidikan pilot tentang peningkatan ketangkasan dalam “mengoperatori” pesawat yang digunakan nantinya. 

Dari pembelajaran ini akan didapatkan beberapa skenario yang akan dilakukan bila menghadapi masalah-masalah yang bakal terjadi setelah disimulasikan pada pesawat simulator ini. Jadi kesiapan pilot akan lebih teruji dan terasah dalam keadaan apa nantinya si pilot bisa mengambil keputusan, baik itu dalam situasi terbaik, biasa atau terburuk sekalipun.


Syarat Menjadi Penerbang Pesawat Tempur

   penerbang pesawat tempur

Untuk menjadi pilot pesawat tempur di Indonesia bisa dari lulusan Akademi AU, atau ikatan dinas pendek. Ikatan dinas pendek ini memiliki masa dinas terbatas di TNI AU. Setelah itu, mereka harus lulus seleksi. Lalu mereka menjalani pendidikan penerbang mulai dari latihan dasar dan lanjut, kemudian akan dinilai apakah memenuhi syarat atau tidak. 

Sementara itu, sesuai prosedur, mereka yang mengambil ikatan dinas pendek hanya dapat berdinas di lingkungan TNI AU selama 10 tahun. Sedangkan penerbang yang berasal dari Akademi AU bisa terus menjadi pilot pesawat tempur hingga usia 58 tahun.

Berikut beberapa syarat lain untuk bisa menjadi penerbang TNI AU lewat Akademi Angkatan Udara:

  1. Warga Negara Indonesia pria
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945
  4. Berusia setinggi-tingginya 22 tahun, dan sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan saat pembukaan pendidikan pertama
  5. Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
  6. Tinggi badan minimal 165 cm, dan panjang kaki minimal 100 cm
  7. Sehat jasmani, rohani, bebas narkoba, dan tidak berkacamata
  8. Berijazah serendah-rendahnya SMA/madrasah aliyah (MA) jurusan IPA
  9. Belum pernah menikah, dan sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama, dan selama dua tahun setelah selesai pendidikan pertama
  10. Bersedia dalam ikatan dinas pendek (IDP) keprajuritan selama 10 tahun, terhitung mulai diangkat sebagai letnan dua, dan dapat diangkat kembali menjadi prajurit karier sesuai persyaratan
  11. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI
  12. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri
  13. Lulus pemeriksaan dan pengujian yang meliputi postur dan lahiriah, administrasi, kesehatan, kemampuan jasmani, psikologi, mental, ideologi, tes bakat terbang, dan tes akademik

Demikianlah tulisan mengenai syarat-syarat menjadi pilot pesawat tempur di Indonesia. Satu hal yang perlu digaris bawahi yaitu, bisa menerbangkan satu jenis pesawat jet tempur bukan berarti anda bisa menerbangkan jenis yang lainnya, tidak seperti mengendarai mobil dimana anda bisa beralih dari Honda ke Ford dan ke Toyota. Setiap jenis (tipe) pesawat tempur sangatlah unik. Namun apabila anda telah mengetahui cara menerbangkan satu jenis (tipe) pesawat kemungkinan akan membuat anda lebih mudah menerbangkan jenis (tipe) yang lainnya, akan tetapi anda tetap masih harus belajar dan terus belajar lagi untuk setiap jenis (tipe) pesawat tempur yang berbeda. Tetap semangat dan semoga cita-cita anda tercapai!


 


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang