Punya cerita memalukan saat masa pubertas?

Dilihat 4,06 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Masa muda adalah masa yang memiliki banyak kenangan dalam kehidupan seseorang. Semua orang memiliki kenangan sendiri terhadap masa mudanya yang sering disebut dengan kenangan terindah. 


Masa muda terutama saat seseorang beranjak remaja dimana masa peralihan dari seorang anak-anak menuju seorang remaja terjadi. Tentunya masa ini seseorang akan mengalami masa pubertas mulai dari perubahan fisik dan psikis. 


Dalam masa puber juga seseorang mulai menunjukkan adanya saling ketertarikan pada lawan jenisnya dan mulai menujukkan rasa malu jika berdekatan dengan lelaki atau perempuan yang disukainya. 


Masa remaja memang bisa menghasilkan cerita puber yang tidak terhingga dimana kita terkadang selalu hanyut dalam cerita masa puber tersebut.  


Masa remaja


Cerita Masa Puber


Begitupun dengan saya yang mempunyai cerita puber saya sendiri. Masa pubertas adalah masa dimana seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. 


Beberapa di antaranya adalah cerita puber yang memalukan dan beberapa diantaranya saya sadari itu proses menuju kedewasaan. Walaupun saya kini telah berumur 55 tahun namun kenangan akan cerita masa puber ini sulit untuk hilang dalam benak saya. Bahkan cerita puber ini baru saya pahami dengan sungguh-sungguh setelah sekian lama mencoba untuk memahaminya. 55 tahun yang lalu, saya adalah seorang anak berusia 11 tahun. 


Sejak usia TK, anak laki-laki dan perempuan sering bermain bersama dalam sebuah ruangan tanpa merasa malu. Saya adalah seorang anak dari 3 bersaudara. Saya tidak mempunyai adik perempuan dan satu-satunya perempuan dalam keluarga saya adalah Ibu saya. Ibu dan ayah saya membahas begitu banyak topik dengan kami tetapi untuk topik seperti seks, reproduksi, masa seksual / masa pubertas adalah topik yang terlarang. 


Saya terkejut ketika suatu saat, Ibu saya berbisik dengan seorang Ibu dari anak perempuan yang biasanya bermain bersama saya. Ibu memperingati saya dan saudara saya untuk menjauh dari anak perempuan di sebelah kami dan dilarang untuk bermain dengannya. 


Saya bertanya mengapa dan ibu saya membentak, "Kamu tidak perlu tahu!". Saya memikirkannya selama beberapa minggu dan kemudian diketahui bahwa anak perempuan itu menderita beberapa penyakit karena itu dia tidak keluar untuk bermain.


Keanehan masa puber

Dalam beberapa hal saya juga merasa sangat bingung, setelah menyadari bahwa selalu terjadi lonjakan anggota keluarga yang terus bertambah. Ketika kami berkumpul dalam bersama seluruh keluarga besar dalam beberapa acara besar seperti Idul Fitri ataupun acara keluarga lainnya. 


Saya selalu bertanya mengapa jumlah sepupu saya semakin bertambah setelah 2-4 tahun kami tidak bertemu. Misalnya 2 tahun yang lalu saya dan kedua saudara laki-laki saya tidak memiliki sepupu perempuan, namun kini bibi dan paman saya mengenalkan sepupu baru pada kami seorang bayi perempuan yang sangat lucu. 


Saya tentu menjadi sangat penasaran, mengapa ini bisa terjadi? Dengan polos tentu saja saya mengajukkan pertanyaan pada Ibu saya. Ibu saya awalnya mengabaikan pertanyaan saya dan kemudian membungkam saya dengan dingin dengan cara yang sama dan akhirnya beliau berkata, "Kamu tidak perlu tahu!" 


Tidak sampai disitu, saya tidak menyerah untuk mendapatkan jawaban yang pasti dan saya bertanya pada nenek saya. Beliau setidaknya dapat menjawab dengan cerdas, nenek saya berkata, "Bibi dan Paman kalian telah mencapai tahap penting dalam hidupnya dan akhirnya dikaruniai seorang anak yang sekarang menjadi sepupu kalian." 


Jawaban itu cukup membuat saya menganggukkan kepala tetapi belum bisa menjawab semua pertanyaan yang ada di benak saya.


Cerita masa puber

Kami, para anak lelaki yang sudah berumur 7-10 tahun tidak diperbolehkan bercampur terlalu sering atau bahkan bermain dengan anak perempuan. Para anak perempuan pun mulai bertingkah aneh untuk menunjukkan kesopanan baru saat mereka berjalan dengan mata yang selalu melihat kebawah ketika mereka berjalan ke sekolah dan tidak membuat kontak mata dengan kami, para anak laki-laki. 


Ketika para anak perempuan bekumpul mereka tidak pernah memulai untuk berbicara dengan kami dan jika saya atau salah satu anak laki-laki mencoba untuk berbicara dengan mereka, mereka akan membalas dengan satu suku kata saja. Namun ketika saya berbalik ternyata saya bisa mendengar tawa misterius yang mereka sembunyikan. 


Masa puber

Kita semua tahu bahwa masa pubertas pada remaja laki-laki berakhir pada umur 21-22 tahun. Namun di umur 17 dan 18 tahun teman-teman nakal saya memberitahukan semua rahasia mereka setelah saya berjanji untuk tidak memberitahu orang lain. 


Mereka tentu saja mendengarnya dari teman lain setelah berjanji untuk tidak memberitahukan juga. Saya seharusnya memperpanjang rantai perjanjian aneh tersebut. Setelah itu tidak perlu lagi berjanji untuk tidak menceritakannya. 


Semua anak laki-laki yang saya tahu saat itu berada pada sebuah lingkaran perjanjian yang dirahasiakan! Film porno dan film kasar yang memang langka pada saat itulah yang kita rahasiakan. 


Internet saat itu tidak memperlihatkannya dan pertama kali kami terpapar film porno dari garfiti kasar pada dinding di toilet umum. Pada tingkatan pendidikan Sekolah Menengah Atas beberapa hal tersebut dibersihkan melalui pendidikan dalam pelajaran "reproduksi" yang diajarkan pada saat itu dalam mata pelajaran Biologi oleh guru yang tiba-tiba menghindari kontak mata dengan kelas ketika mereka berbicara tentang masalah inti. 


Pelajaran reproduksi di sekolah

Saya ingat kata-kata "sperma" dan "ovum" menjadi buah bibir saat guru Biologi kami menyampaikan materi tentang reproduksi. Sebuah diagram bergambar yang digunakan oleh guru memang tidak tampak seperti suatu bagian anatomi tubuh mereka yang dianggap mewakili. Itu menjelaskan bahwa keduanya seharusnya datang bersamaan dalam istilah "persetubuhan" adalah semacam musim. Itu seperti musim kawin yang merujuk pada hewan. 


Tentu saja tidak ada yang memberitahu kami proses yang tepat dari ini secara bersamaan dan tidak ada yang bertanya! Orang-orang cerdas di antara kita mengetahuinya. 


Beberapa orang bahkan ada yang tidak mengerti tentang hal tersebut dan tidak akan percaya bahkan jika diberitahu. Tentunya kami hanya berdiam dan mencerna semua materi yang guru berikan sebagai pengetahuan yang akan berguna saat ujian sekolah datang.


Peran orangtua pada anaknya yang dalam masa pubertas


Apa perubahan drastis sejak hari itu! Saya bahkan tidak pernah tahu ketika putri saya mencapai pubertas. Bahkan istri saya tidak memberitahu saya! Itu adalah urusan "para perempuan" di mana istri saya menangani putri saya sepenuhnya. 


Saya bahkan tidak pernah mempertanyakannya, dia selalu menjadi seorang anak bagi saya dan saya tidak pernah bisa berdamai bahwa dia menjadi seseorang yang sudah dewasa sekarang. Suatu hari saya menyadari hal tersebut ketika istri saya dan anak saya pergi berbelanja dan pulang dengan tas penuh barang. 


Saya mengambil sesuatu yang dibungkus dalam koran berbentuk panjang sekitar satu kaki dan lebarnya sekitar 8 inci dan lembut saat disentuh, saat itu saya merasa penasaran. Tiba-tiba putri saya berteriak bergegas dan menariknya dari tangan saya sebelum saya membuka koran pembungkus tersebut. 


Saya bertanya apa itu dan dengan mengejutkan dia menunjukkan wajah heran dan membentak saya dengan nada yang sama seperti yang Ibu saya gunakan beberapa dekade sebelumnya, "Kau tidak perlu tahu!" 


Saya tidak membutuhkan bukti lebih lanjut bahwa dia benar-benar cucu dari ibu saya! 


-


Terima kasih untuk kesempatan ini dimana saya dapat berbagi kenangan lama tentang cerita puber dimana kita mulai mengerti sebuah perubahan yang terjadi disekitar kita. Masa puber adalah waktu ktika kalian mulai memiliki banyak pertanyaan tentang separuh kehidupan yang belum kalian mengerti. 


Bahkan ketika sudah beranjak dewasa dan tua tetap saja ada beberapa hal yang tidak bisa dibagi secara lengkap seluruhnya. Saya yakin anda juga memiliki cerita masa puber kalian sendiri bisa jadi masalah cinta ataupun rasa penasaranmu tentang perubahan menuju masa puber.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang