Saya baru-baru ini mendengar bahwa dongeng "The Little Mermaid" (Putri Duyung) terinspirasi/berdasarkan sebuah surat cinta Hans Christian Andersen untuk Edvand Collin. Seberapa benarkah fakta ini?

Dilihat 1,02 rb • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

                         

Hans Christian Andersen (1805-1875) adalah pengarang dan penyair dari Denmark yang sangat terkenal dengan cerita-cerita dongengnya di seluruh dunia. Karya-karyanya selalu hidup sepanjang masa sampai saat ini. Diantara dongeng-dongeng dan cerita kecilnya yang terkenal adalah The Snow Queen (Putri Salju), danThe Ugly Duckling (Itik Buruk Rupa) dan The Little Mermaid (Putri Duyung). Andersen juga menulis novel, drama, cerita perjalanan, dan puisi, meskipun tidak terlalu dikenal.

Karya Andersen terkenal padat pesan-pesan moral dengan bahasa yang memikat . Karyanya selalu mengajarkan mengenai cinta kasih yang harus selalu dibagikan, karena kelak mereka akan bisa ‘bahagia selama-lamanya’. Tetapi selain itu, karya Andersen, seperti cerita rakyat yang menginspirasinya, seringkali memiliki nuansa gelap, emosional, dan pedih akan tetapi tetap bisa dinikmati oleh orang dewasa maupun anak-anak. Dongengnya tak selalu berakhir bahagia.

Salah satu karyanya dengan akhir yang cukup memilukan yaitu The Little Mermaid (Putri Duyung). Kisah putri duyung asli karya Andersen ini memang berakhir sangat sedih. Banyak yang mengatakan bahwa karya ini terinspirasi dari kehidupan cinta Andersen yang menjadi fakta mengejutkan bagi banyak orang, yaitu kisah cintanya dengan seorang pria. Sama seperti ketertarikannya pada wanita, Andersen memiliki ketertarikan tak berbalas kepada pria. Kehidupan Andersen, terutama kisah percintaannya, sama menariknya dengan dongeng-dongeng terkenal yang diciptakannya

Saat ini, beberapa kajian kesusasteraan menilai ada unsur kamuflase homoseksual dalam tulisan-tulisan Andersen, terutama dalam cerita putri duyung ini.

Jadi, ada dua hal utama yang dijadikan alasan oleh sebagian orang untuk menyimpulkan bahwa Andersen adalah seorang gay, yaitu: ditemukannya Surat Andersen untuk Edvard Collin dan terciptanya Dongeng Putri Duyung. Nah jadi penasaran kan, bagaimana sih bisa disimpulkan seperti itu? Yuk, ikuti terus kelanjutannya sampai habis !


Surat Andersen untuk Edvard Collin

Teori pertama yang menyatakan bahwa Andersen seorang gay adalah berasal dari tulisan Rictor Norton dalam buku My Dear Boy: Letters through the Centuries, dimana di dalam buku tersebut terdapat surat-surat Andersen untuk Edvard Collin.

The Little Mermaid atau kisah putri duyung asli yang ditulis oleh Hans Chirstian Andersen, banyak memberikan kesamaan peristiwa dan surat-surat antara Andersen dan teman baiknya Edvard Collin. Andersen menulis surat kepada Collin yang dengan jelas mengungkapkan ketertarikannya pada temannya tersebut, meskipun diketahui bahwa perasaan tersebut ditolak oleh Collin.  Andersen juga tertarik pada beberapa pria lain sepanjang hidupnya, sehingga cukup memastikan bahwa dia adalah seorang homoseksual atau biseksual.

Dalam surat-suratnya yang dia kirim untuk Collin, dia menceritakan bahwa dia sedih mendengar bahwa Collin telah bertunangan dengan seorang wanita pada saat itu, karena dia memiliki perasaan cinta yang kuat untuknya. Anderson mengisahkan bahwa perasaannya menjadi "Feminin" secara alami, atau bahwa ia telah memiliki perasaan “seperti wanita" terhadap Collin. Ini terjadi pada tahun yang sama saat The Little Mermaid ditulis.


Terciptanya dongeng Putri Duyung

Dalam cerita putri duyung asli, sang pangeran jatuh cinta dengan seorang putri dari kerajaan lain yang cantik dan baik hati, karena dia berpikir bahwa sang putri itulah yang telah menyelamatkannya saat tenggelam (padahal yang menyelamatkannya adalah putri duyung, ini tercermin dalam film Disney, dan secara umum putri duyung digambarkan untuk mewakili Andersen). Sang Pangeran -(untuk mewakili Collin)- di dalam cerita putri duyung tersebut mengakui, bahwa sebelum dia berpikir sang putrilah yang telah menyelamatkannya, seandainya dia mempunyai pilihan, dia lebih suka menikah dengan putri duyung. Cerita ini tidak mencerminkan hubungan Andersen dan Collin dengan sempurna, karena Collin memang  tidak pernah membalas perasaan Andersen, dan dia memilih menikah dengan orang lain.

            

Selain itu, di akhir cerita, seharusnya Putri Duyung menikam dan membunuh pangeran agar dia dapat berubah kembali menjadi putri duyung , tetapi dia melihat bahwa sang pangeran bahagia dengan istrinya, lalu Putri Duyung menangis dan akhirnya memutuskan untuk membuang pisau itu ke laut. Karena putri duyung tidak jadi mendapatkan cinta sang pangeran, seketika itu juga tubuhnya berubah menjadi buih (dia tidak mati, tetapi berubah menjadi roh udara yang akhirnya mengapung di Kerajaan Surga). Diduga bahwa setelah klimaks cerita ini, Andersen dengan buru-buru memasukkan nilai moral cerita tersebut (contohnya, " jika menjadi anak yang baik, maka kita dapat membantu orang lain untuk masuk kedalam surga"). 

Sejauh yang saya tahu, Andersen tidak pernah berniat untuk mengirim pesan kepada Collin bahwa dia ingin membunuhnya karena di tolak cintanya, karena hal itu tertahan oleh kebajikannya, tetapi banyak yang tidak tahu mengapa ia menambahkan hal tersebut di ceritanya.

Teori tersebut menyatakan bahwa putri duyung tersebut mewakili Andersen, sang pangeran adalah Collin, dan putri dari kerajaan lain adalah tunangan Collin. Jadi sangatlah mungkin Andersen terinspirasi dari penolakan cintanya untuk menciptakan dongeng ini, meskipun seberapa dalam perasaan dia selanjutnya untuk Collin tidak diketahui. 

    

Terlepas dari polemik apakah Andersen seorang gay atau tidak, hal tersebut tidak mengurangi nama besarnya sebagai seorang sastrawan hebat. Pada kenyataannya, Hans Christian Andersen telah memberi inspirasi pada semua orang, membangkitkan semangat hidup anak-anak dan terutama mengubah cara pandang orang menjadi lebih baik melalui karya-karyanya. Dongengnya telah menjadi isnpirasi dari banyak buku, drama, film, dan kartun serta menginspirasi banyak penulis lain. (baca: Apakah video-video tentang putri duyung itu nyata atau palsu?)

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang