Saya dan pacar saya pernah LDR karena dia pindah tugas. Selama LDR, dia selingkuh dan ini terus berlanjut. Kami hidup bersama dan saat ini dia sudah kembali. Apa yang harus saya lakukan?

Dilihat 3,62 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Di era modern di mana smartphone merajarela, hal semacam online dating sudah bukan lagi barang aneh. Tentunya, jika menyangkut mengenai kencan online, Anda tidak bisa melupakan jarak yang mungkin memisahkan Anda dengan pasangan. Hubungan pacaran jarak jauh atau yang lebih beken dengan sebutan LDR (Long Distance Relationship) memang banyak sekali tantangannya. 


Dalam hubungan yang tidak berjarak jauh saja, banyak sekali konflik yang bisa muncul, apalagi ketika jarak memisahkan. Tentunya cara mengatasi konflik dengan pasangan dalam hubungan jarak jauh yang paling ampuh adalah dengan menjalin komunikasi yang baik. Bertengkar saat berpacaran merupakan hal yang wajar, bahkan pasangan suami istri yang sudah bersama bertahun-tahun saja masih bisa bertengkar. 


Cara menyelesaikan masalah yang paling baik, terlebih jika Anda dan pasangan sama-sama jauh sana, jauh sini adalah dengan membicarakan masalah tersebut secara baik-baik dan dengan kepala dingin.




Memang, cara mengatasi konflik dalam LDR adalah membicarakannya dengan kepala dingin sudah sangat sering Anda dengar, namun hal itu tak semudah mengatakannya. Emosi, terlebih kecemburuan, merupakan hal yang paling mudah merusak hubungan Anda dengan pasangan. Menjaga kesetiaan dalam hubungan jarak jauh memang sama sekali tidak mudah. Perselingkuhan merupakan hal yang paling sering terjadi pada orang-orang yang tidak tahan dengan hubungan jarak jauh. 


LDR memang bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti mustahil untuk dijalani. Penyebab hubungan jarak jauh bermacam-macam, ada yang mungkin memang dari awal berkenalan lewat dating app, ada juga yang disebabkan oleh sekolah yang berbeda atau tempat kerja yang berbeda seperti Anda.


Sekarang, saya akan menjelaskan cara menyelesaikan masalah perselingkuhan menyedihkan yang anda alami ini.



Cara Menyelesaikan Masalah Perselingkuhan


Sebelum saya membahas mengenai cara mengatasi konflik Anda, hal yang paling penting untuk Anda lakukan adalah bertanya pada diri Anda sendiri.


Apa yang ingin Anda lakukan? 


Perhatikan bahwa apa yang Anda maksud hilang dalam pertanyaan Anda. Kalau menurut Anda fakta bahwa pasangan Anda berselingkuh bukan merupakan suatu hal yang buruk, Anda tidak akan memata- matainya, dan Anda tidak akan menanyakan pertanyaan ini di sini, bukan? 


Karena Anda sudah tahu bahwa selingkuh itu adalah hal yang buruk dan Anda tidak menyukainya, apa  yang sebenarnya Anda tanyakan di sini? 


Anda tahu benar bahwa siapapun yang ada dalam situasi ini akan memutuskan hubungannya dengan pacarnya. Sekali lagi, hal ini sangat behubungan dengan mempercayai bahwa selingkuh adalah hal yang buruk dan juga betapa menyakitkannya untuk melihat pasangan Anda bersama dengan orang lain. 


Namun, kenyataan bahwa Anda bertanya apa yang harus Anda lakukan menyiratkan bahwa Anda mencari solusi yang berbeda dari solusi biasa. Apakah Anda bertanya bagaimana agar Anda bisa membuatnya berubah dan menjadi seorang pacar yang Anda harapkan?

Jika ya, Anda seharusnya tidak menanyakan pertanyaan itu. Anda tidak akan bisa merubah siapa dia.




Anda bisa mengatakan apa yang Anda mau dan memintanya untuk berubah. Tapi apakah dia akan berubah atau tidak, atau dia hanya akan pura-pura berubah, semuanya tergantung dia. 


Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuatnya berubah. Selain itu, seandainya ia setuju sekali pun, tidak menutup kemungkinan pada suatu hari, kejadian yang sama bisa berulang lagi. Kecenderungan seseorang yang berselingkuh tidak bisa berubah semudah itu. Selama ia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, akan sangat sulit untuk membuatnya berhenti berselingkuh.



Anda di sini memiliki tiga pilihan. 


Yang pertama, tidak melakukan apa - apa, yang berarti Anda diam saja dan tetap menjalani hubungan Anda dengan pasangan Anda sekarang. Hal ini menurut saya adalah perbuatan yang cukup bodoh karena untuk apa Anda harus menyakiti diri Anda sendiri dan bertahan dalam hubungan yang sudah jelas-jelas tidak sehat. 


Pilihan kedua Anda adalah merubah diri Anda untuk menerima situasi yang Anda hadapi, membicarakannya dengan pasangan Anda, dan memberinya kesempatan yang semoga saja digunakannya untuk berubah dan ia tidak akan berselingkuh lagi. 


Pilihan ketiga adalah pilihan paling logis dan paling banyak dipilih, yaitu meninggalkannya dan menjalani hidup tanpa dia. Sekarang, komunikasi merupakan hal penting untuk membuat keputusan ini. Anda perlu berbicara dengannya. Biarkan dia tahu apa yang Anda inginkan dan biarkan dia tahu apa yang Anda tahu. Lalu Anda harus mendengarkan apa yang dia katakan dan memutuskan apakah Anda mempercayainya atau tidak.


Anda bisa menabahkan hati Anda untuk menerima hal ini, kalau Anda percaya bahwa Anda masih bisa menjalani hubungan dengan pasangan Anda, meskipun dia menjadi "orang lain" ketika dia jauh dari Anda. 


Saya tidak mengatakan bahwa Anda sebaiknya melakukan ini, seperti yang saya katakan di atas, menurut saya pribadi, pilihan pertama ini adalah tindakan yang bodoh. Di sini saya hanya mengatakan bahwa ini adalah salah satu pilihan yang bisa Anda ambil. Dengan catatan, Anda benar-benar harus siap hati dan mental dalam menjalani hubungan Anda setelah keputusan ini. 


Saya rasa Anda begitu amat sangat mencintai pasangan Anda jika Anda sampai mengambil pilihan pertama ini.




Kalau dia berjanji untuk berubah, Anda harus memutuskan berapa lama waktu yang Anda berikan untuknya untuk memenuhi janji itu. Anda harus mengatakan kepadanya bahwa Anda tidak lagi mempercayainya dan Anda harus memberitahukan kepadanya apa yang harus dia lakukan untuk mendapatkan kepercayaan Anda lagi. Itulah komunikasi. 


Lalu, kalau Anda benar-benar ingin memberinya waktu untuk berubah, Anda untuk sementara harus bersikap tegas dan membuatnya menyadari bahwa memenangkan kembali kepercayaan Anda bukanlah hal yang mudah. Ini adalah kemungkinan hasil dari pilihan kedua. 


Dan yang perlu digarisbawahi, Anda wajib waspada setiap saat meski setelah beberapa saat karena bisa saja kecenderungan berselingkuh pasangan Anda kumat sewaktu-waktu.

 

Anda sudah tahu pilihan ketiganya bukan? Putus dengannya. Kalau Anda merasa harus melakukan ini, maka sebaiknya Anda melakukannya. Kalau menurut Anda hubungan kalian sudah tidak bisa diperbaiki lagi, bukan hal yang memalukan putus dari pacar Anda yang selingkuh. 


Menurut saya, ini adalah pilihan yang paling tepat karena jika perasaan itu sudah tidak lagi ada bagi pasangan Anda, buat apa lagi memaksakan? Selain itu, kalau pun Anda tidak berpisah dengan kekasih Anda, hubungan Anda tidak akan senyaman sebelumnya karena Anda pasti akan terus merasa curiga pada pasangan Anda. 

Sementara pasangan Anda yang sudah tidak lagi mencintai Anda, bisa merasa terpaksa atau malah merasa seperti dipenjara karena dia tetap bersama Anda bukan dengan keinginannya sendiri.



-


Yang manapun pilihan Anda, semua itu terserah pada diri Anda. Tapi yang paling penting, Anda lebih baik membicarakannya dengan pasangan Anda. Dengan begitu Anda bisa mencari tahu alasan mengapa ia berselingkuh dan juga bisa menilai apakah memang hubungan anda layak untuk dipertahankan atau tidak. 


Apa pun itu, daripada menyelamatkan hubungan karena Anda merasa malu atau tidak mau menyandang status single lagi, yang harus benar-benar Anda utamakan adalah kebahagiaan Anda. Menjadi single bukanlah hal yang buruk dan bisa saja ini hanyalah proses persiapan sebelum Anda bertemu dengan seseorang yang benar-benar diperuntukkan bagi Anda. Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang