Saya berbagi segelas bir dengan seseorang yang terinfeksi HIV/AIDS. Apakah saya juga akan terinfeksi?

Dilihat 23,7 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hmmm.. Coba kita lihat masalah ini secara rasional. Dari 6 milyar orang yang ada di dunia ini, 35 juta di antaranya mengidap HIV/AIDS. Kalau memang HIV/AIDS bisa ditularkan hanya melalui segelas bir, pasti ada lebih banyak lagi orang yang terinfeksi HIV/AID. 


Tahun 2008 sekelompok peneliti dari Swedia menemukan bahwa dalam air liur ada antobodi yang bisa "membunuh" virus HIV. Mungkin karena itu penularan HIV/AIDs melalui oral seks sangat rendah jumlahnya. Ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa konsentrasi dari air liur sangat rendah (misalnya hipotonik) jadi bisa membunuh sel darah putih yang membawa virus HIV. 


Ada sebuah eksperimen yang diuji di suatu lab (bukan pada pasien yang masih hidup) yang menujukkan bahwa kalau jumlah sperma sangat banyak, maka akan membuat lingkungan secara keseluruhan lebih dekat ke konsentrasi sel (misalnya isotonik) dan karena itu akan meningkatkan kemungkinan sel untuk bertahan hidup dan pada akhirnya meningkatkan resikp infeksi HIV/AIDS. Mungkin inilah yang menyebabkan ejakulasi disebut - sebut sebagai faktor yang meningkatkan resiko HIV/AIDS ketika melakukan oral seks. Penelitian lain mengungkapkan bahwa zat kimia yang ada di dalam air liur yang disebut Mucin juga bisa menonaktifkan virus HIV.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang