Apa yang harus dipersiapkan sebelum membuka usaha restoran atau kuliner?

Dilihat 1,16 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

cara memulai usaha kuliner


Anda ingin memulai sebuah usaha kuliner seperti restoran atau kafe? Memang pesatnya perkembangan kuliner di Indonesia membuat banyak orang tertarik untuk iku terjun ke dalam bisnis ini. 


Masyarakat, terutama anak muda belakangan sangat suka nongkrong berlama-lama kafe-kafe yang unik dan menarik untuk mengobrol atau mengerjakan tugas. Biasanya mereka memilih kafe dengan kopi yang sudah terjamin rasanya, seperti Starbucks yang terkenal atau kafe kopi lokal.


Namun dengan tingginya tingkat persaingan, tidak semua usaha kuliner bisa berkembang dengan baik. Tidak sedikit yang malah merugi dan akhirnya gulung tikar dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya, hal ini terjadi karena ketidakmampuan si pemilik untuk membaca situasi dan akhirnya melakukan kesalahan fatal.


Jika Anda ingin membuka usaha makanan unik, maka sebaiknya Anda pahami dulu dengan betul-betul apa yang harus dipersiapkan, agar tidak merugi. Ada beberapa cara memulai usaha kuliner paling mendasar yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk mulai terjun ke dalam bisnis ini sepenuhnya.


Nah, apa sajakah cara tersebut? Mari simak penjelasan saya di bawah ini!



Persiapan Membuka Usaha Kuliner



Banyaknya kegagalan dalam usaha restoran, kafe, atau kuliner adalah karena minimnya pemahaman dan tidak adanya persiapan. Usaha kuliner bukan sekedar punya uang lalu menyewa/membeli tempat saja, namun masih ada banyak yang harus diperhatikan.


Usaha makanan unik dan menarik seperti burger raksasa, es kuburan, atau mie setan memang merupakan inovasi yang baik. Tapi inovasi sebaik apapun tidak akan berjalan sukses tanpa strategi dan langkah yang tepat.


Jika Anda sudah memiliki modal, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui untuk memulai usaha kuliner:


cara memulai usaha kuliner


  • Lokasi, Lokasi, Lokasi

Motto ini tidak hanya untuk real estate dan perumahan saja, segala hal yang berkaitan dengan tempat kegiatan bisnis sangat tergantung dengan lokasi. selain lokasi, perhatikan juga trafik kendaraan yang melintas.


Jika Anda perhatikan, kebanyakan restoran yang gulung tikar biasanya berada di tempat yang sulit terjangkau, sepi, atau jauh dari masyarakat. Harga sewa bangunan di tempat seperti itu memang leibih murah, tapi untuk apa menyewa tempat murah jika akhirnya merugi dan bangkrut? Bukankah kita berbisnis demi keuntungan?


Jika Anda tidak punya uang untuk menyewa tempat di pusat kegiatan masyarakat, maka segera putar otak. Bisa coba untuk kerjasama dengan kolega. mengambil pinjaman, kecilkan skala menjadi kaki lima, atau apa saja.


Juga pastikan adanya tempat parkir kendaraan. Anda tidak punya restoran legendaris seperti Bakmi Gajah Mada di Jakarta, siapapun akan malas untuk mampir ke tempat makan yang tidak punya tempat parkir.


usaha makanan unik


  • Kuasai Masakan yang Akan Anda Jual

Banyak usaha kuliner yang gagal karena para pemilik berpikir mereka bisa merekrut seorang ahli masak dan menyerahkan segala urusan dapur. Sebaliknya, Anda harus menguasai dulu apa yang ingin Anda jual, dan kemudian baru mengajarkannya kepada karyawan Anda.


Apalagi untuk usaha makanan unik, Anda harus terlibat secara langsung dan terus berinovasi. Jangan harapkan karyawan Anda untuk melakukan segalanya. Persiapkan waktu sekitar setahun untuk mematangkan resep-resep Anda, pastikan rasanya selalu sama (atau lebih baik) setelah itu baru mulai usaha Anda.


Jika Anda tidak bisa memasak tapi ingin membuka usaha kuliner, maka warung kopi atau kafe akan lebih baik. Namun tetap saja, Anda harus memahami soal kopi terlebih dahulu dan tetap terlibat secara langsung untuk beberapa tahun pertama.


usaha makanan unik


  • Buat Orang Mengetahui Restoran Anda

Setelah menemukan lokasi yang tepat, apa yang selanjutnya harus Anda lakukan? Tidak hanya acara televisi yang membutuhkan gimmick, Anda juga perlu melakukannya. Bukan dengan skandal tentunya.


Ciptakan sesuatu yang berbeda untuk restoran Anda, yang membuat orang datang dan mencoba masakan Anda.


Ada restoran di dekat rumah saya yang menjual ayam geprek dengan banyak jenis sambal, harganya murah, dan sudah termasuk es teh. Ada banyak restoran ayam geprek, tapi ada berapa yang memberikan es teh dan menawarkan sambal yang beragam?


Atau seperti tukang bakso langganan teman saya dulu di Malang. Walau hanya kaki lima, tapi selalu banyak orang yang mengantri. Mengapa demikian? Karena mereka memiliki menu unik, seperti bakso isi hati ayam, ceker ayam, dan bakso telur puyuh.


Tapi harap diingat bahwa kelewat unik juga tidak terlalu bagus. Misalnya, saya bisa makan bakso isi telur puyuh setiap hari, tapi saya tidak tertarik untuk menyantap bakso isi mozarella lebih dari sekali dalam sebulan.


  • Lakukan Pengamatan Pasar

Sebenarnya, ini berkaitan dengan apa yang ingin Anda jual dan lokasi yang Anda miliki. Apa yang Anda jual harus sesuai dengan kondisi sekitar Anda.


Jika Anda ingin membuka usaha makanan unik, maka paling tepat untuk membukanya di kawasan anak muda seperti area universitas atau daerah tempat hang-out para muda-mudi. Untuk kafe, maka area perkantoran dan kampus juga pilihan yang baik. Jika Anda sekedar ingin menjual sayur atau lauk makanan sehari-hari, maka daerah kost-kostan dan perumahan menjadi pilihan.


  • Tentukan Tujuan Anda

Sebenarnya apa tujuan Anda membuka usaha ini? Apakah sekedar untuk bertahan hidup, atau Anda ingin terus berkembang?


Jika Anda ingin terus berkembang, maka bentuklah pola pikir Anda, siapkan rencana dan target keuangan. Jika mendapatkan keuntungan, segera pisahkan bagian yang akan digunakan untuk membuka cabang. 

Pastikan Anda memilih karyawan yang tepat, yang bisa diajak kerja sama untuk meraih keinginan Anda.


Selain itu, Anda juga harus fokus dengan menu yang dijual. Jangan jual terlalu banyak menu, kecuali jika Anda membuka restoran masakan Cina yang memiliki banyak persamaan dalam bumbu dasar. Perhatikanlah, Starbucks, McDonalds, dan KFC memiliki menu yang tidak terlalu beragam, namun mereka adalah yang terbaik di bidangnya.



usaha makanan unik

Selain beberapa hal di atas, masih ada cara memulai usaha kuliner lain yang harus Anda ketahui, yaitu:


  • Ketahui rasa restoran saingan Anda. Jika Anda ingin membuka usaha kuliner ayam geprek, maka cobalah beberapa masakan dari restoran lain, lakukan perbandingan, dan ciptakan sesuatu yang lebih baik.
  • Buat daftar menu yang menarik.
  • Pekerjakan orang yang ahli. Misal Anda ingin membuat logo, maka pekerjakanlah seorang desain grafis yang bagus. Jika Anda ingin membuat slogan, pekerjakan seorang copy writer. Jangan ragu, ini adalah sebuah investasi. Perusahaan seperti KFC membayar ribuan dollar hanya untuk menciptakan slogan, karena slogan adalah identitas restoran Anda.
  • Bersiap untuk memberikan diskon/bonus/promo.
  • Siap untuk terus berinovasi. Saya sudah banyak melihat toko/kafe/restoran yang tutup karena tidak adanya inovasi. Dulu di kota saya, ada es pot yang sangat terkenal, puluhan orang selalu mengantri pada beberapa bulan pertama. Setelah semua orang mencoba, selesai pula kisah toko itu. Dari yang awalnya sangat ramai, kini tutup dan tidak tahu hilang ke mana.

Nah, apakah sekarang Anda siap untuk memulai usaha restoran Anda?

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang