Saya memiliki dua batu ginjal. Apakah saya harus minum obat-obatan atau melakukan operasi?

Dilihat 246 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saat membahas tentang perawatan batu ginjal, sebelum memutuskan untuk obat-obatan atau beberapa pendekatan lainnya, awalnya cobalah mengeluarkannya dengan minum air yang banyak. Keputusan terbaik hanya bisa diambil oleh urolog anda setelah memeriksa USG dan Sinar-X nya. Beberapa pengobatan telah digunakan untuk meningkatkan tingkat kelancaran keluarnya batu ginjal. Ini termasuk penghambat saluran kalsium seperti Nifedipine dan alfa blocker seperti Tamsulosin. Pereda nyeri seperti ibuprofen (Advil, Motrin, dan lainnya), asetaminofen (Tylenol, dan lainnya) atau naproxen sodium (Aleve) meredakan nyeri ringan.

Untuk batu ginjal yang tak bisa keluar dengan sendirinya, sebuah prosedur yang disebut lithotripsy seringkali digunakan. Dalam prosedur ini, gelombang kejut digunakan untuk menghancurkan batu besar menjadi batu-batu yang lebih kecil sehingga bisa keluar melalui sistem saluran kencing.


Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL)

Sebuah mesin mengirimkan energi gelombang kejut ke batunya supaya hancur menjadi lebih kecil sehingga bisa keluar lewat urine anda. ESWL efektif hampir 99% untuk batu yang berukuran hingga diameter 20mm (0,8 inci). (Pendekatan terbaik menurut saya).


Uteroskopi

Memerlukan teleskop tipis, yang panjang yang disebut ureteroskop yang dimasukkan melalui saluran kencing anda (saluran tempat urine keluar dari tubuh) dan menuju ke kandung kemih anda. Kemudian dilewatkan hingga ke ureter dimana batu itu terperangkap. Untuk batu yang berdiameter hingga 15mm (0,6 inci), ureteronoskopi efektif pada 50-80% kasus.


Percutaneous nephrolithotomy (PCNL)

Secara umum digunakan dalam kasus batu yang lebih besar berukuran 21-30 mm.


Pembedahan terbuka

Jarang digunakan sekarang ini


Diet dan pencegahan

Minum air 2-3 liter setip hari mengurangi sodium, mengurangi protein hewani, seperti daging, telur, dan ikan, mengkonsumsi kalsium yang cukup dari makanan atau suplemen kalsium dengan menghindari makanan yang tinggi oksalat, seperti bayam, kelembak, kacang, dan dedak gandum.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang