Saya menderita insomnia dan hanya bisa tidur sekitar 2 - 3 jam setiap malam. Seberapa mungkin melatonin bisa membantu saya tidur nyenyak?

Dilihat 790 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kamu tidak menyebutkan apakah kamu sudah mengunjungi dokter terkait dengan masalah insomniamu ini, tapi kalau saya tidak salah tebak, yang kamu maksud "berbagai pil" yang kamu maksud adalah obat - obat yang diresepkan dokter. Kalau ternyata saya salah dan kamu belum mengunjungi dokter sama sekali, maka kamu harus berhenti membaca ini dan segera pergi ke dokter.


Insonia kronis bisa membuat hidupmu sengsara, seperti yang mungkin sudah kamu sadari saati ini dan kamu harus mencari bantuan medis jika kamu belum melakukannya. Tapi saya menganggap bahwa kamu sudah mengunjungi dokter dan mendapatkan informasi mengenai stress, olahraga, lampu biru/putih, dst, dan sudah melakukan pemeriksaan terkait masalah lain yang mungkin menyebabkan insomnia. Dan tidak ada di antara hal - hal tersebut yang berhasil menyembuhkan insomniamu sehingga kamu mencari jalan lain, dan entah dari mana kamu mendapatkan informasi bahwa melatonin dalam dosis tinggi bisa membantu mengobati insomnia. Sebenarnya memang bisa, tapi saya tidak merekomendasikan kamu untuk mencobanya.


Kamu menyebutkan bahwa kamu mulai dengan mencoba 3mg melatonin di bulan Januari dan pada awalnya berhasil mengatasi insomnia yang kamu derita, tapi ketika di bulan Juni kamu minum dengan dosis 6mg, kamu tetap tidak bisa tidur. Dari yang saya lihat, sepertinya tubuhmu cepat menyesuaikan diri, dan seandainya melatonin dengan dosis 24 mg saat ini bisa membantumu, mungkin itu tidak akan bertahan lama. Mengkonsumsi melatonin dalam dosis tinggi mungkin tidak akan membahayakan, tapi saya masih belum menemukan sejau mana dampaknya.


Bagi saya pribadi, meminum melatonin dengan dosis 4 atau 5 mg saja bisa membuat saya pusing keesokan paginya, walaupun ini cuma satu contoh. Yang saya tahu adalah bahwa melatonin mempengaruhi jenis obat tertentu, dan memiliki efek ke organ tubuh lainnya selain otak. Kelihatannya tubuhmu sudah terbiasa menerima melatonin dengan dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan (5 mg) dan  saya tidak akan merekomendasikan kamu untuk mengkonsumsi lebih banyak dari itu. Jadi menurut saya sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter. Mereka pasti tahu lebih banyak dari saya.

Kamu juga bisa mencoba jenis melatonin yang dilepaskan perlahan, kamu tersedia di areamu. Melatonin jenis ini dirancang menyerupai siklus melatonin yang sesungguhnya, bukannya langsung masuk ke aliran darahmu dalam waktu satu atau dua jam. Bagaimanapun juga, insomnia memang sangat menyulitkan. Saya sendiri menderita insomnia dan sedang mencari solusi lain. 


Sejauh ini, cara yang berhasil untuk saya adalah dengan tidak melihat ke layar setelah saya ada di atas tempat tidur (meskipun seharusnya saya menghindarinya sebelumnya) ditambah dengan 1 - 2 mg melatonin, serta mendengarkan siaran radio dari seseorang yang memiliki suara yang menenangkan. Memang belum sepenuhnya berhasil, tapi cara - cara ini cukup membantu. Semoga ini semua juga bisa membantumu mengatasi insomniamu!


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang