Saya selalu merasa perlu untuk melihat sepatu perempuan. Apakah saya memiliki semacam fetish?

Dilihat 617 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Istilah fetisisme biasanya digunakan untuk menunjukkan dorongan seksual yang ditujukan kepada benda-benda milik jenis kelamin berlawanan. Fetisisme menurut para ahli adalah seseorang yang mencari gairah seksual melalui suatu obyek tertentu. Obyeknya bisa bermacam-macam, yang lebih sering ditemukan yaitu menyenangi pakaian dalam wanita atau benda yang disenangi wanita misal sepatu, tas, dan gaya rambut. Dorongan seksual bisa terjadi karena adanya keinginan untuk melakukan tindakan sehingga akan mecapai puncak kepuasaan atau kenikmatan tersendiri. Dengan kata lain fetisisme adalah kelainan seksual dengan menggunakan obyek fantasi untuk meningkatkan gairah seksualnya seseorang. Dalam mencari kepuasan seksual, seseorang mempunyai cara yang berbeda-beda ada yang menyenangi benda tertentu atau yang dimiliki oleh lawan jenis. Hal ini dianggap wajar jika masih dalam taraf biasa saja atau tidak begitu mendalam, tapi yang lebih membahayakan jika sudah membahayakan diri sendiri dan keinginan tersebut tidak bisa dibendung atau dihalangi oleh apapun. Melihat sepatu perempuan dan menyenanginya. Apakah saya memiliki semacam fetish?

Menyenangi barang yang dimiliki oleh wanita sepertinya wajar-wajar saja dan tak perlu takut dikatakan fetish, tapi jika sudah berlebihan mempunyai keinginan yang tidak bisa dibendung dan akan merasa gelisah bila tidak melihat benda tersebut. 

Hal ini perlu penanganan psikologis untuk dilakukan test kondisi kejiwaannya dan apa penyebabnya.

 fetisisme 


Penyebab Kelainan Seksual Fetisisme


Penyebab fetissisme belum bisa diketahui secara pasti tapi para ahli telah menyimpulkan bahwa penyebab fetisisme bisa dilihat dari latar belakang seseorang. Penyebabnya antara lain:

  • Trauma seseorang akibat dari masa lalunya, misalnya pernah mengalami pelecehan seksual.
  • Rasa ingin tahu yang berlebihan tentang benda-benda milik lawan jenis.
  • Trauma atau stress karena tidak bisa berhubungan seksual dengan lawan jenis.
  • Tidak mempunyai kemampuan diri dalam pergaulan bebas.
  • Ketakutan akan kemampuan diri atau takut ditolak dan mendapat penghinaan.

Keyakinan akan fetish tidak dimiliki oleh banyak orang ada sebagian orang saja yang memiliki keyakinan akan hal tersebut. Dalam hal ini, seseorang dikatakan fetish sejati, apabila tidak dapat tertarik kepada seorang wanita dan tidak mempunyai hasrat seksual kecuali wanita tersebut memiliki beberapa sepatu yang dipakainya. Itulah yang biasanya dipahami oleh fetisisme, fetish dikatakan wajar, apabila akan baik-baik saja tanpa sepatu, hanya saja sepatu membuat pengalaman yang jauh lebih menyenangkan dan menarik. Seperti menyukai sepatu yang dipakai oleh seseorang. Dengan kata lain fetish ini hanya menyenangi saja tanpa dihubungkan dengan dorongan seksual.

Sebenarnya menyenangi benda tertentu yang dimiliki oleh wanita merupakan kondisi yang wajar misalnya senang melihat wanita memakai sepatu dengan tumit tinggi beberapa jenis dari sepatu tertentu dibuat khusus dengan tujuan meningkatkan proporsi dan keindahan kaki wanita, sehingga hampir tidak bisa menjadi fetish ketika seseorang memunculkan reaksi ini. 


fetisisme



Tingkatan Kelainan Seksual Fetisisme


Kelainan seksual fetisisme juga mempunyai tingkatan seperti pada psikologi lainya dimana tingkatannya dilihat mulai dari yang ringan sampai yang berat seperti terungkap pada banyak kasus.

  • Desires atau pemuja, fetish jenis ini hanya memuja seseorang atau menyenangi seseorang saja bisa dilihat dari kakinya yang indah, bibirnya yang tipis, payudara besar, atau matanya indah. Mereka menyukai tipe wanita dengan tipe tersebut. Pada tahap awal ini apabila orang tersebut tidak mempunyai kreteria di atas dia tidak menjadikan masalah dan akan normal seperti biasa.
  • Cravers atau pecandu, tahap ini penderita akan sangat membutuhkan pasangan yang memiliki fantasi yang disukainya dan apabila tidak dimiliki oleh orang tersebut maka akan terganggu hubungan seksualnya. Misalkan dia menyukai wanita yang bersepatu tinggi dan apabila wanita tersebut tidak mengenakanya maka dia tidak akan terdorong gairah seksualnya.
  • Fetisisme tingkat menengah, dimana orang tersebut akan sangat membutuhkan dengan cara apapun untuk mendapatkan fetish yang diinginkannya. Pada tahap ini sangat berbahaya karena penderita akan nekat untuk bisa melakukan apa saja untuk memenuhi hasrat dan keinginannya bisa dengan cara mencuri, menculik dan bila perlu sampai dengan tahap membunuh. Seperti pada tahap ringan  kasus pencurian jemuran celana dalam wanita atau yang lebih berat pemerkosaan atau penyiksaan pada lawan jenis atau sejenis.
  • Fetisisme tingkat tinggi ini akan lebih sadis lagi penderita akan melakukan hal-hal diluar nalar dia tidak menginginkan sesuatu yang tidak diinginkannya misalkan saja bagian tubuh wanita dia sebenarnya tidak menginginkan wanita tersebut dan tidak memperdulikannya cuma bagian tubuh tertentu saja yang diinginkannya misal setoking wanita ya setokingnya saja yang disukainya. Pada kasus pencurian mayat dia hanya menginginkan tubuhnya saja hidup atau tidak bukan jadi masalah baginya.
  • Murderers fetisisme tingkat ini lebih sadis lagi penderita bisa memotong atau memutilasi bagian tubuh tertentu yang disukainya dan membuang bagian tubuh lain yang tidak disukainya, pada tahap ini kebanyakan dibunuh atau disiksa oleh penderita untuk memenuhi kepuasan tersendiri.
fetisisme


Secara garis besar penyebab fetisisme adalah trauma masa lalu yang sangat membekas sehingga penderita akan sangat nyaman dengan melakukan fantasi yang dinginkannya. 



Mengatasi Gangguan Seksual Fetisisme


Untuk mengatasi kelainan seksual fetisisme memang tidak ada obat untuk menyembuhkannya perlu dilakukan tes psikologi yaitu dengan melakukan terapi untuk penyembuhannya.Terapi binaural beats fetisisme therapi merupakan sebuah terapi modern untuk mengatasi fetissisme dan menghilangkan gangguan kelainan seksual fetisisme sehingga akan hidup lebih baik seperti orang yang normal. Terapi ini bisa dilakukan di rumah dengan pengawasan seorang ahli tentunya. Sebaiknya melakukan terapi sesuai dengan petunjuk ahli yang sudah berpengalaman untuk mengatasi gangguan fetisisme agar beban deritanya berkurang.

Gangguan fetissisme bisa disembuhkan dengan cara berkonsultasi dengan ahlinya yaitu bagian psikologi sehingga dapat ditangani sedini mungkin sesuai dengan tingkatan fetisisme yang dideritanya. Jangan malu untuk berkonsultasi karena apabila tidak ditangani secara cepat maka akan semakin mendalam dalam berfantasi dan akan membahayakan orang lain. Dengan melakukan konsultasi diharapakan kondisi kejiawaan penderita akan menjadi normal kembali. 


fetisisme


Dengan melihat penjelasan mengenai fetisisme di atas, tentu kita merasa ngeri dan takut apalagi jika penderita sudah parah. Untuk menjaga agar keluarga kita terhindar dari hal-hal tersebut. Sebaiknya bila ada salah satu anggota keluarga atau teman dekat yang mengalaminya perlu adanya pendekatan agar bisa diajak berbicara untuk proses penyembuhan konsultasikan dengan ahli psikologi agar tidak membahayakan orang-orang disekelilingnya. Kenali kejiwaan dimulai dari diri kita sendiri apakah kamu selalu berfantasi dengan benda-benda tertentu  dan menyukai barang secara berlebihan atau masih dalam taraf yang wajar

Kesimpulannya, seseorang yang menyukai sepatu wanita yang bertumit tinggi tanpa menimbulkan kepuasan seksual, atau dengan kata lain hanya perlu melihat dan menyukai saja dan masih dalam taraf wajar, maka tidak bisa dikatakan fetish. Tapi jika mempunyai keinginan melihat sepatu yang menggebu dan mempunyai keinginan yang kuat tidak bisa dicegah untuk bisa mencapai kepuasan seksual maka bisa dikatakan orang tersebut memiliki fetish terhadap sepatu wanita.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang