Bagaimana jika motor Royal Enfield dibandingkan dengan motor Yamaha?

Dilihat 4,41 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

kelebihan motor royal enfield


Anda penggemar motor atau otomotif? Kendaraan satu ini memang menarik, bisa dijadikan alat penunjang aktifitas sehari-hari, bisa juga menjadi olah raga, hobi, dan dikoleksi di rumah. 


Nah, jenis motor ada bermacam-macam, mulai dari yang biasa seperti motor bebek, motor untuk balapan jalanan, hingga motor klasik rakitan sendiri seperti yang digunakan presiden kita Pak Jokowi. Kalau di kalangan anak muda, jenis motor yang paling terkenal biasanya motor besar atau motor sports yang keren seperti motor yang digunakan oleh para artis.


Pertanyaanmu mengenai motor Royal Enfield ini agak unik karena motor ini tidak terlalu terkenal di Indonesia. Royal Enfield adalah perusahaan otomotif asal Inggris yang dulu memproduksi motor perang pada masa perang dunia. Royal Enfield didirikan pada tahun 1893, pertama kali memproduksi motor pada tahun 1901, dan disebut-sebut sebagai perusahaan motor tertua di dunia.


Meskipun telah menjadi bagian dari anak perusahaan Eicher Motor Limited India, hingga kini Royal Enfield tetap tidak mengubah gaya motornya mengikuti perkembangan modern dan mempertahankan model klasiknya.

Dari segi peminatnya, cukup sulit untuk membuat perbandingan motor Royal Enfield vs Yamaha. Selain itu, penggunaan dan harganya juga cukup berbeda.


Tapi bukan masalah, kita tetap bisa mengulas pertanyaan ini untuk menjawab rasa penasaranmu. Tapi tidak hanya itu, mari kita juga membahas apa saja kekurangan dan kelebihan motor Royal Enfield klasik ini. Mari lihat uraian saya di bawah ini!



Kekurangan dan Kelebihan Motor Royal Enfield


kelebihan motor royal enfield



Pada dasarnya, berdasarkan sejarah Royal Enfield yang sudah saya jelaskan sebelumnya, sepeda motor ini diperuntukkan bagi pecinta motor klasik yang punya uang untuk perawatannya. Tidak ada perawatan motor klasik yang murah, harap diingat.


Motor Royal Enfield tidak diciptakan sebagai motor kebut-kebutan (hanya sekitar 350 dan 500 cc) atau dioprek sembarangan seperti milenial jaman sekarang. Juga bukan untuk dibawa untuk mengantar ibumu ke pasar (haha). Motor-motor produksi Royal Enfield memiliki cita rasa dan ciri yang hampir sama dengan Harley Davidson.


Meskipun mahal dan berkelas, sebaiknya jangan dibeli oleh mereka yang tinggal di dataran tinggi dan bertanah merah basah. Lebih baik kamu mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas, karena harganya sama.


Sebagai motor yang mengutamakan kenyamanan berkendara, berikut ini adalah beberapa kelebihan motor Royal Enfield:


  • Motor yang kokoh. Motor Royal Enfield dapat bertahan lebih lama daripada motor dengan kekuatan 100, 150, dan 200 cc lainnya.
  • Torsi. Royal Enfield dapat berjalan dengan lancar di jalanan yang curam.
  • Tingkat kenyamanan yang tinggi. Kelebihan motor Royal Enfield yang paling utama adalah kenyamanan ketika mengendarainya. Karena bodi motor yang berat dan suspensi yang baik, motor ini sangat ideal untuk perjalanan yang lama dan jauh. 
  • Suara yang keras dan sensasinya. Kebanyakan orang memang memilih RE untuk sensasinya. Setelah kamu mengendarai motor Royal Enfield, motor lain akan terasa sangat ringan. Selain itu, suara kerasnya juga menambah feel ketika berkendara.
  • Tingkat keamanan yang lebih tinggi. Karena bodi yang besar dan berat, maka akibat dari tabrakan dengan motor lain tidak akan terlalu parah.
  • Harga lebih murah. Sebagai motor klasik, Royal Enfield memiliki harga yang lebih murah apabila dibandingkan dengan Harley Davidson atau motor lain di kelasnya.

kelebihan motor royal enfield

Sementara itu, kekurangan motor Royal Enfield adalah:



  • Rem kurang pakem. Karena memang merupakan motor yang berjalan santai, maka rem pada motor mereka kurang menjadi perhatian utama Royal Enfield.
  • Getaran berlebih. Mesinnya sangat besar dan membuat getaran dari mesin terasa hingga ke stir motor. Namun disebutkan bahwa getaran mesin ini sudah tidak ada lagi di tipe-tipe motor Royal Enfield yang terbaru.
  • Harga perawatan yang mahal. Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, motor klasik selalu menelan biaya yang mahal untuk perawatan. Hal ini disebabkan oleh komponen mesinnya yang langka dan tidak diproduksi masal seperti motor lainnya.
  • Pelayanan yang buruk. Saya tidak tahu bagaimana pelayanannya di Indonesia, namun teman-teman di luar negeri menceritakan bahwa pelayanan RE pasca pembelian sangat buruk. Mereka selalu kekurangan mekanik sehingga waktu perbaikan atau service menjadi sangat lama, atau bahkan asal-asalan.
  • Oli bocor. Kebocoran oli pada Royal Enfield dianggap sudah seperti hal yang biasa hingga para rider mengatakan "Royal Enfield tidak bocor, hanya menandai wilayah jalanannya saja".
  • Terlalu berat. Sementara beratnya ini merupakan kelebihan motor Royal Enfield, ternyata bisa sekaligus menjadi kekurangannya juga. Dengan bodi yang sangat berat itu, bayangkan bagaimana caramu menuntunnya untuk mencari bengkel terdekat atau sulitnya mengangkatnya ketika terjatuh.

Para pengguna Royal Enfield mengatakan, jika kamu mencari tahu kenapa kamu harus membeli Royal Enfield, maka seharusnya kamu tidak membeli motor Royal Enfield.


Kenapa begitu? Karena sebagian besar rider memilih untuk membeli motor Royal Enfield karena sensasinya dan prestise yang akan didapatkan sebagai seorang pengendara motor klasik yang macho. Biasanya mereka tetap memiliki tunggangan lain untuk kegiatan sehari-hari.

Misalnya, Yamaha :D


Motor Royal Enfield vs. Yamaha


motor royal enfield vs yamaha


Teman saya di India punya dua-duanya, Royal Enfield C500 dan Yamaha FZ-S. Jadi saya rasa saya bisa memberikan gambaran tentang hal ini. 


Dia sangat suka FZ sebagai city bike. Katanya mesinnya halus. Motornya juga bisa dikendalikan dengan mudah. Kekurangannya adalah, jarak tempuh yang pendek dan rantainya cepat rusak karena tidak ada penutup rantai di motor. Masalah lainnya adalah karena bannya juga cepat botak. 


Teman ini membeli motor C500 karena sudah sejak lama dia selalu ingin memiliki motor Royal Enfield, karena keren dan gagah. Pembelian motor Yamaha FZ-nya pun bisa dibilang agak terburu-buru karena dia membutuhkannya untuk perjalanannya di Chennai, India. 


Yang paling dia suka dari motor Royal Enfield adalah pengalaman saat mengendarainya, sensasinya. Tenaganya sangat kuat, tapi kamu tidak bisa mendapatkan kecepatan yang sangat kencang dair motor dengan kapasitas mesin 500 cc. 


Nah berikut ini adalah beberapa hasil perbandingan motor Royal Enfield vs Yamaha FZ-nya:


  • Jarak tempuh. Jarak tempuh motor Yamaha FZ adalah sekitar 33-34 km per liter dan Royal Enfile C500 sekitar 25-28 km per liter. Jadi perbedaannya tidak terlalu jauh. 
  • Tenaga dan putaran mesin. Motor Yamaha FZ nyaman untuk dikendarai di dalam kota. Jadi tenaganya lebih terkonsentrasi pada kecepatan rendah. Tenaga Royal Enfield lebih stabil pada berbagai kecepatan.
  • Getaran. Pada kecepatan 100-110 km/jam tidak ada perbedaan pada getaran yang ditimbulkan motor Yamaha ataupun Royal Enfield.
  • Penggunaan dalam kota. Kalau kamu tinggal di kota besar, kemacetan pasti merupakan salah satu masalah yang kamu hadapi. Mengendarai Royal Enfield di tengah kemacetan bisa sangat menjengkelkan. Selain itu parkir juga lebih sulit karena motornya lebih berat. 


Nah, saya sendiri sudah pernah mencoba mengendarai motor Yamaha dan Royal Enfield. Menurut saya kedua motor tersebut cukup bagus. 


Namun, ketika kamu harus memilih satu merk dibanding yang lain, pasti ada yang harus dikorbankan. Jadi masalahnya adalah fitur apa yang menjadi prioritasmu. Kalau saya harus memilih salah satu di antara kedua motor tersebut, saya akan memilih Royal Enfield karena saya menyukainya :D

Tapi jika kamu mengutamakan kecepatan dan motor yang ringan, serta perawatan dengan harga terjangkau, maka semua jenis motor Yamaha cocok untukmu! Jika tidak ingin Yamaha, bisa juga coba merk motor lain. Sebagai sesama motor Jepang, Suzuki tidak kalah hebat dari Yamaha, lho!

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang