Seberapa besar risikonya untuk tinggal bersama teman yang positif HIV dan bagaimana menghindari penularannya?

Dilihat 336 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Itu sama berisikonya dengan tinggal bersama teman negatif-HIV sebagaimana bersama seseorang yang positif HIV, dengan asumsi anda tak bermaksud mengkonsumsi obat-obatan lewat suntikan atau berhubungan seks tanpa alat pelindung dengan teman-teman itu. Jika seperti itu maka sekarang tergantung penyakit menular seksual apa yang dimiliki teman anda yang negatif HIV itu.


Inilah kesalahpahaman terbesar tentang HIV. Saya punya kolega yang saya hormati yang sedang melakukan kunjungan ke rumah dengan klien (kami adalah pekerja sosial) dan pada suatu hari ia berkata "Saya mengetahui bahwa klien itu memiliki HIV jadi saya cepat-cepat mencuci tangan dengan hand sanitizer." Yang kemudian saya membalasnya, "apakah rumahnya terlihat kotor? Karena hand sanitizer adalah faktor yang tidak relevan pada penularan HIV". Itu tidak seperti flu pada umumnya. Dibandingkan dengan begitu banyaknya penyakit dan kuman, HIV sebenarnya cukup sulit ditularkan.


Tidak ada jalur udara untuk penularan HIV. Anda tidak bisa berbagi sendok, garpu, pisau, atau sikat gigi dan kemudian berisiko terkena HIV. Jika seseorang dengan HIV batuk ke arah anda, peluangnya adalah, jika sistem kekebalan tubuh anda sedang lemah, anda mungkin akan tertular batuk. Lebih tepatnya, anda akan merasa jijik karena seorang teman tentunya tidak batuk ke arah satu sama lain.


Anda berisiko tertular HIV (dan penyakit menular seksual lainnya) jika ada kontak langsung dengan darah, sperma, cairan vagina, atau air susu DAN membran mukosa. HIV adalah virus yang MASUK ke tubuh anda, bukan ada DI ATAS tubuh anda. Anda bisa menghabiskan waktu seharian menjilati mulut atau kaki teman anda yang positif HIV dan anda hanya akan merasakan rasa yang aneh di mulut anda dan kehilangan seorang teman karena, sekali lagi, itu adalah tingkah yang aneh.


Jadi, tinggal saja bersama teman anda! Status HIV teman anda memiliki dampak yang lebih kecil ketimbang apakah ia seseorang yang menyukai kebersihan atau tidak. Dan ketika orang bertanya. "Ya Tuhan, apakah anda tak takut anda akan terkena juga!?", beritahu mereka baik-baik kalau mereka telah salah paham. Sebarkan pengetahuan ini, jangan abaikan.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang