Seberapa cepat Anda bisa menyingkirkan bakteri infeksi tenggorokan tanpa antibiotik?

Dilihat 516 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Radang tenggorokan adalah kondisi ketika dinding tenggorokan menebal atau membengkak. berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit bila menelan makanan yang dapat disebabkan karena berbagai faktor. Radang Tenggorokan atau Faringitis (dalam bahasa Latin; pharyngitis) adalah suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau faring. Kadang juga disebut sebagai radang tenggorok. Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau bakteri, disebabkan daya tahan yang lemah. Gejala radang tenggorokan seringkali merupakan petanda penyakit flu atau pilek.




Penyakit ini bisa disebabkan oleh dua faktor penyebab, yaitu virus dan bakteri.  Sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya sekitar 10-20% yang disebabkan bakteri.  Virus yang menyebabkan radang tenggorokan adalah virus coxsackie, sedangkan nama bakteri penyebab radang tenggorokan adalah bakteri Streptococcus pyogenes. Untuk dapat mengetahui cara mengobati sakit tenggorokan, penting untuk mengetahui infeksi yang dialami disebabkan oleh virus atau bakteri streptokokus.


Jenis Infeksi Tenggorokan


Infeksi tenggorokan  yang disebabkan oleh bakteri  diketahui berpotensi dapat menjadi lebih berbahaya dibandingkan penyakit yang diakibatkan oleh virus. Namun radang yang disebabkan oleh bakteri ini umumnya hanya berkisar 10-20 % saja dari semua kasus yang terjadi. Sedangkan sisanya didominasi oleh infeksi virus yang terkadang juga disebabkan oleh virus yang sama dengan penyebab influenza.  Bagi infeksi tenggorokan yang benar-benar berasal dari bakteri, pemberian antibiotik  menghasilkan pengurangan yang signifikan dalam demam, nyeri dan rasa tidak enak badan pada hari ke-3 dibandingkan dengan  tidak adanya pemberian  antibiotik.

Infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus, tetapi dampaknya dapat lebih serius. Umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus sehingga disebut radang streptokokus.  Seringkali seseorang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang 2-7 hari sebelumnya. Radang ini ditularkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.

Gejala umum radang streptokokus berikut :


  • Tonsil dan kelenjar leher membengkak
  • bagian belakang tenggorokan berwarana merah cerah dengan bercak-bercak putih.
  • demam seringkali lebih tinggi dari 38 derajat celsius dan sering disertai rasa menggigil
  • sakit waktu menelan.

Radang streptokokus memerlukan bantuan dokter karena bila penyebabnya adalah kuman streptokokus dan jika tidak mendapat antibiotik yang memadai maka penyakit ini  akan bertambah parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga menimbulkan penyakit demam rhematik.


Cara mengobati sakit tenggorokan yang terjadi akibat virus ternyata kurang efektif apabila anda menggunakan antibiotik. Hal ini justru dapat mengakibatkan resistensi kuman terhadap antibiotik, akibatnya penyakit radang tenggorokan Anda justru tidak akan segera sembuh. Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minggu begitu tubuh anda membentuk antibodi melawan virus tersebut. Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.  Pada kasus ringan karena infeksi virus tidak harus ke dokter karena cukup diberi obat penghilang rasa sakit atau demam. Pada kasus tertentu yang bukan disebabkan karena virus mungkin operlu dilakukan pemeriksaan dokter.

Gejala umum radang tenggorokan akibat infeksi virus sebagai berikut :


  • Rasa pedih atau gatal dan kering.
  • Batuk dan bersin.
  • Sedikit demam atau tanpa demam.
  • Suara serak atau parau.
  • Hidung meler dan adanya cairan di belakang hidung.

Pada sebagian besar kasus, keluhan  akan  radang tenggorokan dapat mereda dengan sendirinya. Sebagai cara mengobati sakit tenggorokan, dokter biasanya memberikan obat yang bersifat pain reliever. Misalnya asetaminofen (parasetamol) atau ibuprofen yang dapat membantu mengatasi rasa sakit dan demam.  Akan tetapi apabila ada cara yang lebih alami dan lebih aman, mengapa tidak dicoba?  Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang beberapa obat tradisional radang tenggorokan. Simak terus artikel berikut :


Obat Tradisional Radang Tenggorokan

  • Jeruk Lemon

Perasan air lemon dapat membantu meredakan inflamasi dan membantu membunuh kuman-kuman di tenggorokan. Selain itu juga ampuh menghilangkan lendir pada tenggorokan sama seperti jeruk nipis, yang mana biasanya tenggorokan akan segera terasa lega begitu dahak dapat dikeluarkan Jeruk lemon sangat kaya manfaat, mulai sebagai antioksidan, mengobati gangguan asam lambung, mencegah sesak nafas, dan juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati sakit tenggorokan secara alami. Kandungan astringen di dalam buah lemon dapat meredakan dan mengobati sakit tenggorokan.  Campurkan 2 sendok the air person   lemon  ke dalam segelas air hangat. Jangan tambahkan gula. Minumlah 2-3 kali sehari dalam keadan perut kosong (sekitar 30-60 menit sebelum makan).

  • Madu dan lemon


Campuran ini dikenal sebagai obat ampuh untuk atasi sakit tenggorokan. Jika tidak ada lemon, satu sdm madu tanpa tambahan air juga bisa mengurangi sakit tenggorokan karena madu adalah antibiotik alami. Tapi sebaiknya madu tidak diberikan pada anak-anak di bawah usia dua tahun. Peras satu buah lemon segar, lalu campur bersama madu dalam sebuah gelas (banyaknya madu bisa disesuaikan selera). Langsung saja minum campuran yang telah dibuat tadi sampai habis. Madu dipercaya dan telah diteliti mengandung sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur yang tentunya dapat membantu tubuh melawan infeksi kuman di tenggorokan, oleh karenanya cocok untuk mengobati panas dalam maupun jenis sakit tenggorokan lainnya. Cara meminumnya mudah, campurkan satu sendok makan madu dengan segelas air hangat (jangan air panas karena akan merusak nutrisi madu). Bila suka, Anda juga dapat coba mencampurnya dengan air teh atau perasan lemon. Konsumsi secara teratur sehari 2-3 kali hingga sakit tenggorokannya sembuh.

  • Cengkeh


Cengkeh atau cengkih juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional radang tenggorokan.  Cengkeh mempunyai sifat antibakteri dan anti radang yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Cara pemanfaatannya cukup mudah, Anda hanya membutuhkan 1-2 sendok teh cengkeh bubuk dan setengah gelas  air matang. Campurkan bubuk cengkeh kedalam air, lalu gunakanlah air tersebut untuk berkumur.  Cengkeh bubuk dapat dibeli di pasar tradisional ataupun toko obat tradisional. Jika tidak tersedia dalam bentuk bubuk maka yang masih utuh pun bisa dimanfaatkan, namun perlu ditumbuk dahulu supaya nutrisinya dapat larut ke dalam air.

  • Garam


Larutan garam dikenal sangat ampuh untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. Garam memiliki sifat antiseptik yang dapat membunuh bakteri ataupun virus penyebab radang tenggorokan. Selain itu, garam juga berfungsi melarutkan lendir yang biasanya terdapat di bagian tenggorokan.  Campurkan satu sendok teh garam ke dalam  1 gelas air putih hangat. Anda juga dapat menambahkan 1 sdm Listerine untuk membantu membunuh kuman. Larutan ini  dapat menghilangkan dan menetralkan asam di tenggorokan, meredakan sensasi nyeri dan terbakar pada tenggorokan serta membantu penyembuhan saluran tenggorokan Anda. Hanya saja perlu diingat bahwa larutan ini digunakan untuk berkumur, bukan ditelan.


  • Teh Hangat


Segelas teh hangat dapat menjadi obat alami sakit tenggorokan yang ampuh dan juga nikmat. Teh mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan infeksi/ radang yang menyebabkan nyeri tenggorokan. Untuk hasil yang lebih optimal, campurkan segelas teh hangat dengan perasan lemon dan juga madu, karena semuanya memiliki khasiat untuk meredakan nyeri tenggorokan. Usahakan untuk tidak terlalu banyak menambahkan gula.  Teh chamomile hangat juga dapat mengurangi sakit tenggorokan karena dapat mengatasi peradangan. Seduh dua kantung teh chamomile dengan satu cangkir air mendidih. Jika ingin mendapat rasa manis, anda bisa menambahkan madu serta  menambahkan satu inci potong jahe yang dimemarkan. Jahe merupakan salah satu rempah tradisional yang dapat menimbulkan sensasi hangat di tubuh. Ia memiliki kandungan senyawa zingiberin yang dapat melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan racun (detoksifikasi), dan tentunya mengatasi peradangan.

  • Sup Ayam


Saat tenggorokan sakit, biasanya kita akan sulit makan dan menelan. Oleh karena itu, cobalah mengkonsumsi sup. Selain nikmat, ternyata sup ayam mengandung kuah hangat yang dapat mengurangi nyeri peradangan.  Itu tidak hanya meringankan rasa sakit tapi juga memastikan Anda mendapat nutrisi untuk melawan peradangan. Selain rasanya yang enak, ternyata kaldu sup ayam yang mengandung natrium dapat membantu meredakan nyeri tenggorokan. Hal ini disebabkan karena kaldu tersebut mempunyai efek anti radang. Dengan menjaga asupan nutrisi yang dibantu dengan sup ayam, tubuh tidak akan kekurangan energi untuk melawan proses infeksi yang terjadi di dalam tubuh.

  • Perbanyak Minum Air Putih

Minum air yang cukup akan membuat mukosa atau dinding tenggorokan anda selalu lembap, mengencerkan dahak bila terdapat dahak yang kental dan membantu tubuh melawan infeksi kuman. Minumlah air sehingga warna urin tetap kuning muda atau jernih. Untuk menjaga agar tidak jatuh ke dalam keadaan dehidrasi, Anda tidak melulu harus minum air putih, namun juga boleh minum air teh, air dari makanan seperti sup atau juga susu. Idealnya para ahli merekomendasikan agar kita mengonsumsi air putih minimal 2-3 liter sehari. Selain dapat membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh, konsumsi banyak air putih juga dapat mencegah dehidrasi akibat radang tenggorokan.

  • Bawang putih


Bawang putih mengandung senyawa allicin yang dapat mmbantu  pembunuh bakteri. Kunyah satu butir bawang putih yang masih mentah sampai halus. Ambil air putih (suhu normal) dan gunakan untuk berkumur-kumur dan untuk menghilangkan rasa tak enak anda dapat mengkonsumsi satu sendok madu.
.

  • Menghirup uap panas


Terapi steaming cukup populer di Jepang, Steaming merupakan pengobatan yang dilakukan dengan memanfaatkan uap untuk melancarkan sirkulasi darah, meringankan sakit kepala, mengurangi gejala peradangan, dan bahkan penghilang stres.  Siapkan satu baskom air panas yang masih menguap. Tetesi air panas tadi dengan minyak kayu putih. Taruh air panas dalam panci lalu letakkan di depan Anda. Hirup aroma hangat yang keluar dari baskom berisi air panas tadi. Pakailah handuk di kepala untuk mencegah uap menyebar. Hirup uap dari panci tak hanya melalui hidung tapi sesekali juga melalui mulut. Lakukan penghirupan uap panas berulang sampai peradangan membaik.

  • Buah pisang


Ketika radang tenggorokan menyerang, sangatlah sulit bagi penderita  untuk menelan makanan sehingga dokter menyarankan untuk mengonsumsi makanan  yang lembut.  Salah satu makanan lembut kaya nutrisi yang direkomendasikan adalah buah pisang. Selain memiliki tekstur lembut, buah pisang juga memiliki kandungan potasium tinggi yang  terbukti mampu mengurangi peradangan, menangkal radikal bebas  bahkan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda  juga dapat membuat jus pisang sebagai variasi dalam mengkonsumsi pisang.

  • Daun Kemangi


Upaya lain yang dapat anda lakukan sebagai salah cara mengobati sakit tenggorokan adalah penggunaan daun kemangi yang juga disebut daun basil. Rebus daun kemangi dan minumlah air rebusannya. Atau cukup berkumur dengan air rebusan kemangi akan membuat sakit tenggorokan anda membaik.

  • Jus buah belimbing


Buah belimbing ternyata memiliki khasiat sebagai anti-radang yang bisa digunakan untuk mengobati radang tenggorokan. Caranya ambil 100 gram buah belimbing manis, lalu dibuat jus dan diminum.


Pada dasarnya radang tenggorokan akan sembuh sendiri seiring dengan membaiknya sistem kekebalan Sebelum melakukan tindakan pengobatan, sangat penting bagi para dokter untuk mencari penyebab radang tenggorokan guna memastikan diagnosa yang benar dengan tujuan mencegah pemberian antibiotik yang tidak tepat bagi penderita radang tenggorokan karena hal ini dapat menimbulkan organisme yang resisten terhadap antibiotik.  Sebagian besar infeksi tenggorokan tidak perlu antibiotika. Namun  sebagian besar dokter  sering memberi antibiotika pada kasus ini. Demam tinggi, lendir yang keluar dari hidung bukan merupakan ibdikasi pemberian antibiotik. Pada kasus demam tinggi saat hari ke 3 – 5 mungkin dapat dipertimbangkan pemberiaan antibiotika.
Pemeriksaan cermat harus dilakukan pada tenggorokan dan kelenjar getah bening di leher. Pendekatan lanjutannya adalah dengan tes usap tenggorok untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri. Usap tenggorokan perlu dilakukan jika ada dugaan diagnosis radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus dan pasien belum mengkonsumsi antibiotik. 


Semoga artikel ini bermanfaat.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang