Seberapa cepat seseorang terkena kanker karena rokok?

Dilihat 2,87 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kebiasaan merokok merupakan kebiasaan yang telah terjadi sudah sejak lama sekali dan bukan hanya di Indonesia bahkan hampir di seluruh dunia. Bedanya, di Indonesia dahulu orang yang merokok itu kebanyakan orang dewasa, di zaman sekarang orang yang merokok bukan hanya orang dewasa saja bahkan remaja dan anak-anak di bawah umur pun sudah banyak yang menjadi perokok aktif. 


Hal ini tentu sangat disayangkan, hal ini terjadi salah satunya karena di dalam rokok terdapat zat nikotin yang membuat orang menjadi kecanduan. Dilihat dari sisi kesehatan, dampak dari merokok sangat berbahaya salah satunya dapat merusak paru-paru perokok. 


Rokok juga bisa menjadi biang keladi dari kanker paru-paru yang banyak diderita oleh para perokok aktif dan juga pasif. Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang beberapa bahaya rokok yang bisa menyebabkan kanker paru-paru dan juga ciri-ciri kanker paru-paru.


Efek dan bahaya merokok


Bahaya Merokok


Sebenarnya bahaya merokok sudah disadari bahkan diketahui oleh banyak orang namun yang mengherankan, mengapa masih banyak orang yang merokok? 


Padahal, lebih dari 4000 jenis zat kimia yang terkandung dalam sebatang rokok akan menimbulkan pengaruh negatif pada tubuh penghisapnya. Sekitar 40 zat kimia diantaranya termasuk senyawa racun yang bersifat karsinogenik/pemicu kanker, seperti kanker paru-paru, emfisema, bronkitis kronis, dan banyak lagi. 


Selain dapat memicu kanker yang berhubungan dengan alat pernapasan tubuh, rokok juga dapat menjadi pemicu kanker lainnya seperti kanker mulut, kanker nasofaring, kanker esophagus, kanker ginjal, kanker pankreas, kanker rahim, kanker kandung kemih, dan berbagai jenis kanker lainnya. 


Para peneliti menemukan bahwa penyebab kanker dari paru-paru adalah mereka yang menggunakan tembakau yang sebagian besar ada pada semua jenis produk rokok saat ini. 


Selain berbahaya bagi para perokok aktif, orang yang tidak merokok (perokok pasif) pun bisa terkena dampaknya. Keadaan lingkungan yang banyak mengandung asap rokok akan berpengaruh terhadap tubuh orang-orang di sekitarnya. Orang yang sering berada di dekat orang yang merokok  dikabarkan mendapatkan dampak bahaya yang jauh lebih besar. 


Merokok dapat menyebabkan beberapa penyakit


Bahan Berbahaya Dalam Rokok


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa sebatang rokok mengadung 40 zat kimia berbahaya yang diantaranya bersifat karsinogenik. Beberapa bahan kimia yang paling dominan terkandung dalam rokok antara lain: tar, timah hitam, nikotin, dan karbon monoksida(CO). 


Zat-zat tersebut sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh dan akan berdampak negatif terhadap fungsi beberapa organ tubuh terutama paru-paru perokok. Berikut adalah penjelasan tentang bahaya dari zat-zat tersebut: 


1. Tar

Tar adalah bahan cairan kental berwarna hitam atau coklat tua yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan dapat menempel pada paru-paru. Tar bersifat karsinogen atau merupakan zat yang dapat memicu sel kanker pada jalannya pernapasan di paru-paru. Saat rokok dihisap, tar masuk kedalam mulut berupa uap padat. Setelah tar mengalami pendinginan, tar kemudian berubah menjadi padat serta membentuk endapan warna coklat yang menempel pada gigi, saluran nafas, dan paru-paru. Untuk itulah mengapa rokok bisa mengakibatkan gigi bernoda akibat tar yang berasal dari rokok menempel pada gigi. 


Tar pada rokok bisa menyebabkan gigi kuning

2. Timah Hitam 

Timah hitam merupakan partikel yang terdapat pada asap rokok, setiap batang rokok yang dihisap kurang lebih mengandung 0,5 mikrogram timah hitam. Jika seorang perokok menghabiskan 1 bungkus yang berisi 20 batang rokok dalam sehari, berarti dirinya telah menghisap sebanyak 10 mikrogram timah hitam sehari. Sedang ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah sebesar 20 mikrogram sehari. Jika perokok menghisap 2 bungkus rokok sehari berarti dia sudah berada pada ambang batas timah hitam yang masuk ketubuhnya. Belum lagi pencemaran dan polusi lainnya yang bisa menghasilkan timah hitam dan masuk ke dalam tubuh kita juga. Dalam jangka panjang tentunya ini tidak baik untuk kesehatan.


3. Nikotin

Nikotin merupakan komponen terbesar yang terkandung dalam sebuah rokok. Nikotin bersifat racun yang bisa berpengaruh buruk pada syaraf serta dapat meningkatkan tekanan darah, menambah denyut jantung, dan meningkatkan kadar gula dalam darah. Nikotin juga yang menimbulkan penggunanya menjadi kecanduan atau ketagihan rokok. Perokok akan merasakan rasa asam di mulutnya jika tidak merokok yang hanya bisa dihilangkan dengan merokok kembali, itu merupakan salah satu dari efek zat nikotin. Untuk itu, nikotin adalah zat yang membuat seorang perokok sulit untuk berhenti merokok. 


Karbon monoksida dalam rokok berbahaya untuk kesehatan jantung

4. Karbon Monoksida (CO)

Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang bersifat racun pada tubuh karena dapat mengganggu oksigen dalam darah. Ikatan antara oksigen dan hemoglobin bersifat lemah dan mudah dilepaskan apabila banyak karbon monoksida yang masuk ke dalam sel darah merah sehingga dapat menyebabkan oksigen terusir dari dalam sel darah merah. Hal ini akan berakibat buruk pada beberapa jaringan tubuh termasuk jantung yang akan kekurangan oksigen, padahal jantung sangat memerlukan banyak oksigen untuk menjalankan tugasnya. Untuk itu, salah satu efek dari merokok adalah dapat menyebabkan serangan jantung yang bisa berujung pada kematian.


Zat-zat asing yang berbahaya tersebut merupakan zat yang terkandung dalam asap rokok yang akan masuk ke dalam tubuh saat menghisap rokok dan lambat laun akan merusak jaringan-jaringan tubuh dengan munculnya berbagai macam penyakit. Dan zat-zat ini jugalah yang membuat paru-paru perokok menjadi berwarna hitam.


Beberapa penyakit yang timbulkan oleh asap rokok adalah kanker paru-paru, penyakit jantung, Impotensi, hipertensi, kanker mulut, gangguan kehamilan, gangguan pernafasan, diabetes, dan juga bahkan bisa menimbulkan kebutaan. 


Kanker paru-paru

Kanker Paru-Paru


Dalam jangka panjang, perokok aktif maupun perokok pasif bisa terkena kanker paru-paru yang bisa membahayakan keselamatannya. Kanker paru-paru adalah kondisi sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru yang tentunya bisa mempengaruhi kinerja paru-paru yang merupakan organ vital tubuh manusia. 


Paru-paru adalah salah satu organ penting yang berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan menyebarkan karbondioksida saat kita menghela napas. Kanker paru-paru yang dialami oleh perokok ini akan terus bertambah parah dari waktu ke waktu seiring juga dengan melemahnya kekuatan daya tahan tubuh yang dipengaruhi oleh pertambahan usia di mana produktivitas tubuh akan semakin berkurang dan melemah. 


Pada akhirnya usia menjelang tua segala penyakit yang ditimbulkan dari dampak merokok akan dirasakan oleh tubuh secara bersamaan. 


Lalu seberapa cepat paru-paru perokok dapat terkena kanker? 


Hal ini tergantung pada berapa lama seseorang telah menjadi perokok, berapa jumlah rokok yang dihisapnya dalam sehari, serta seberapa dalam perokok tersebut menghirup asap rokoknya. 


Kanker paru-paru pada perokok aktif


Ciri Kanker Paru-Paru


Meskipun kanker bukanlah penyakit yang menular, termasuk kanker paru-paru, namun yang dirasakan penderitanya akan sangat menyakitkan. 


Kanker paru-paru dibedakan menjadi 2 macam yaitu pertama, adalah paru-paru sel kecil di mana jenis ini biasanya hanya menimpa par perokok berat dan penyebarannya lebih cepat. 


Kedua, kanker paru non sel kecil (non small cell lung cancer). Pada awalnya kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala apa-apa pada tubuh karena sel-sel kanker tersebut belum banyak dan belum menyebar pada sebagian besar paru-paru. Jika pada fase ini sudah terdeteksi dan dilakukan pengobatan, maka kemungkinan besar kanker dapat sembuh akan lebih tinggi. 


Walaupun pada pertumbuhan awalnya kanker tidak menimbulkan ciri-ciri kanker paru-paru, tetapi ketika kondisi tubuh kita sedang turun alias tidak fit, pada saat itulah akan muncul ciri-ciri atau gejala yang ditimbulkan dari adanya kanker. Kanker paru-paru akan berkembang dengan sangat cepat dan sangat mematikan jika tidak cepat terdiagnosa dan diobati. 


Ciri-ciri kanker paru-paru pada perokok

Ciri-ciri kanker paru-paru adalah nyeri pada dada saat batuk atau tertawa, adanya batuk yang tidak lekas sembuh/kronis, adanya dahak yang berubah warna atau bahkan bercampur darah, timbul emosi yang tidal stabil, sering sakit kepala, tulang terasa nyeri, berat badan menurun, dan terasa sakit pada ujung jari. 


Pada laki-laki juga ditandai dengan terjadinya pembesaran tidak normal pada bagian dada. Jika anda merasakan gejala tersebut alangkah baiknya segera datang ke dokter untuk memeriksakannya, agar gejala tersebut dapat terdeteksi dengan jelas dan dapat dilakukan pengobatan dengan cepat dan tepat. 


Jika pada tahap awal kanker paru-paru sudah terdeteksi dan dilakukan pengobatan, maka pengobatan kemungkinan besar akan berhasil dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk sembuh


-



Itulah penjelasan mengenai dampak bahaya dari merokok yang salah satunya bisa mengakibatkan kanker paru-paru. Cara terbaik untuk mencegah kanker paru-paru adalah dengan berhenti merokok mulai dari sekarang, setelah anda membaca artikel ini! Bagi anda yang termasuk sebagai perokok aktif, saya mengerti bahwa sangat sulit untuk membunuh kebiasaan merokok anda. 


Namun ingatlah selalu tentang bahaya yang bisa ditimbulkan oleh rokok dalam jangka panjang pada kesehatan anda. 


Bukankah anda ingin menikmati hidup yang bahagia dan sehat dengan keluarga anda di hari tua? Bukannya malah harus merasakan sakit akibat kebiasaan rokok anda yang sudah berlangsung sejak lama. Selain itu, dengan berhenti merokok, berarti anda mencintai keluarga anda karena secara tidak langsung racun rokok bisa mengenai mereka. Setuju?

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang