Seberapa jauh melakukan push-up mempengaruhi kemampuan bench press?

Dilihat 832 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Berolahraga memang memberi banyak sekali dampak positif seperti, membuat tubuh menjadi bugar, sehat, menumbuhkan rasa percaya diri. Selain itu, olahraga juga dapat membentuk otot untuk beberapa bagian tubuh seperti, membentuk otot dada, lengan, hingga perut. Namun itu pun jika dilakukan secara, benar, serius dan rutin tentunya. Ada beberapa jenis senam kekuatan yang dapat membentuk otot dada serta lengan anda dan salah satunya adalah push up. Push up merupakan salah satu cara yang sederhana dan efektif untuk menguatkan otot bisep dan trisep anda. Selain menguatkan otot bisep dan trisep, push up melatih otot perut dan dapat membantu untuk membakar kalori. Anda juga tidak perlu pergi ke gym dan dapat dilakukan dirumah. Karena itulah push up bisa dijadikan program olahraga sehari-hari.


galena push up

Push up memang bukan satu-satunya latihan kekuatan yang bisa menguatkan serta membentuk otot dada, bisep dan trisep. Bench press merupakan jenis latihan kekuatan lainnya yang bisa anda lakukan untuk membentuk atau menguatkan otot tubuh bagian atas. Namun perlu diperhatikan disini keduanya merupakan jenis latihan yang berbeda dan tidak bisa disamakan. Yang membedakan kedua jenis latihan ini adalah push up menggunakan beban tubuh kita sendiri sedangkan bench press mengangkat beban yang dimana beban tersebut bisa melebihi beban tubuh kita sendiri. Dibutuhkan teknik tersendiri untuk dapat melakukannya.


Bukan berarti bench press tidak mungkin untuk dilakukan. Hanya saja anda perlu mengerti beberapa teknik dasar tentang cara melakukan bench press yang baik dan benar. Yang terpenting lagi adalah melatih kekuatan kedua lengan anda. Untuk itu, anda perlu mengetahui teknik push up yang baik dan benar. Di sini saya akan membantu anda dengan membagikan bagaimana teknik push up melatih otot lengan dan dada yang baik dan benar.




Teknik Push Up Yang Baik Dan Benar


Tahukah anda? push up sebanyak 15 kali adalah hal yang sangat baik. Ketika melakukan push up, anda mengangkat beban lebih dari 60 kg. Di sisi lain, bench press merupakan gerakan teknis. Jika anda tidak memiliki gambaran sama sekali mengenai gerakan dasar yang dapat dilakukan diatas bangku (bench), maka akan sangat sulit. Saya percaya bahwa anda memiliki kemampuan untuk melakukan gerakan bench press secara berulang-ulang, namun teknis dasar penguasaan bench press haruslah anda pahami. Bench press merupakan latihan kekuatan yang dapat membentuk otot lengan dan dada sama seperti push up.


Tapi ingat! Teknik push-up berbeda dengan bench press.


galena bench press

Menurut saya, tetaplah melakukan push-up dan jangan berhenti belajar untuk berlatih bench press secara baik dan benar.  Percayalah, anda dapat menguasai keduanya dengan baik (push-up dan bench press), jika terus berlatih. Push-up merupakan cara yang sangat baik untuk belajar melakukan tekanan (push) dalam bentuk gerakan yang ideal. Satu hal yang pasti, jika anda melakukan gerakan push-up secara benar, maka kemungkinan untuk menderita cedera pada bagian bahu amatlah kecil. Sekarang ini, banyak sekali variasi gerakan push-up yang dapat mencederai bahu anda, namun gerakan push-up secara standar yang dilakukan dalam posisi yang tepat, sangatlah aman. Di sisi lain, bench press memberikan kemungkinan yang lebih besar untuk seseorang terkena cedera pada bagian bahu. Posisi push-up yang benar dan tepat akan memberikan keseimbangan pada bahu dan dapat memperkuat otot di sekitarnya, sedangkan bench press tidak. Sebagai nilai tambah, push-up juga melatih dan memberikan efek pada otot perut. 


Saya telah bekerja selama lebih dari 40 tahun di gym. Saya selalu memberikan nasehat kepada setiap orang yang bertanya untuk menguasai dulu dengan baik gerakan push-up sebelum berlatih pada "bench". Jika anda dapat melakukan 20 gerakan push-up dengan baik, maka jika ingin berlatih bench press akan jauh lebih mudah dan lebih aman. 


       Push-up dulu, baru bench press!

Bagaimana cara melakukan push-up yang benar?


  • Lengan. Lebarkan lengan sedikit, kira-kira selebar bahu. Jangan terlalu lebar, juga jangan terlalu sempit.
  • Cobalah mainkan tangan untuk mencari posisi yang paling nyaman (untuk menopang tubuh anda). Secara umum, posisi tangan kurang lebih mengarah pada jam 12 atau lebih.
  • Siku. Ketika badan anda naik turun pada saat melakukan push-up, cobalah untuk memposisikan agar siku anda tidak bengkok. Cobalah untuk mengunci atau meluruskan siku, setidaknya mendekati lurus. Saya biasanya memposisikan siku saya pada kisaran kurang dari 45 derajat.
  • Posisi tubuh. Cobalah untuk membentuk satu garis lurus saat melakukan push up, dari mulai telinga > bahu > pinggang > lutut > pergelangan kaki. Seperti halnya postur tubuh yang ideal ketika berdiri.
  • Posisi kaki. Semakin lebar posisi kaki anda (tidak rapat), maka Anda akan semakin stabil saat melakukan push-up ; membuat pergerakan menjadi semakin mudah. Namun, ketika Anda sudah cukup mahir, cobalah untuk merapatkan kaki. Bisa dimulai dengan posisi kaki yang sedikit lebih lebar dari bahu.
  • Posisi kepala. Hadapkanlah sedikit ke atas, tetapi jangan terlalu berlebihan. Artinya, ketika dada anda turun ke lantai, maka seharusnya bagian yang ikut menyentuh lantai adalah dagu, bukan hidung.
  • Posisi bahu dan Punggung. Pada saat push-up, cobalah untuk menjaga bagian tersebut agar tidak tegang, netral dan santai. 
  • Posisi bokong atau pantat. Usahakan agar berada dalam posisi satu garis dengan bahu dan kaki. Tidak terlalu keatas dan tidak terlalu kebawah.  

galena teknik push up

Jadi, ketika push-up, usahakan agar anda membentuk satu garis lurus yang baik dan stabil, memberikan efek sedikit tegang pada otot perut. Ayo, lakukan dengan baik. Bukan hanya sekedar bergerak, namun gerakan yang dilakukan juga harus dikontrol. Pada saat posisi badan naik turun ketika push- up, bayangkanlah seolah-olah anda memiliki semangkuk buah yang ditaruh di punggung, dan anda tidak ingin menjatuhkannya, bukan di kepala ya mangkuk buahnya. Dengan membayangkan seperti itu, maka Anda akan berusaha untuk melakukan gerakan push-up sebaik mungkin.


Ketika anda sudah mulai mahir, cobalah untuk menurunkan badan anda lebih lambat, lebih rendah dan naik dengan cepat. Seberapa rendahkah badan kita ketika turun? Maka, yang menjadi tujuan adalah mendapatkan dada anda agar dapat menyentuh lantai. Akan tetapi untuk tahap awal, mendapatkan atau membentuk siku 90 derajat adalah tujuan pertama. Sebagian orang menaruh botol minuman dibawah dada atau lebih rendah, dan mereka berlatih agar dapat menyentuh botol minuman tersebut. Berlatihlah terus agar posisi badan anda dapat terus turun dengan posisi lebih rendah. Jangan bosan berlatih.


Ketika anda terus berlatih push-up dan merasa bahwa anda mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki, maka hal itu berarti ada satu kesalahan teknis. Itu saatnya anda harus berhenti dan mengambil istirahat sejenak. Saya yakin anda dapat melanjutkannya terus, namun tujuan utama adalah melakukan push-up yang baik dan benar. Jagalah juga selalu posisi siku anda. 


Pada awal anda ingin memulai melakukan push up dan bench press, pasti rasanya sulit sekali dan ada kalanya kita berpikir untuk berhenti. Namun jika anda kembali merenungkan awal kenapa anda memulainya, semua kesulitan di awal itu pasti akan terlewati jika anda fokus dan tekun untuk terus melanjutkannya. Bench press dan push up juga bukan satu-satunya latihan untuk membentuk otot tubuh bagian atas. Anda bisa mendiskusikan hal ini dengan gym trainer untuk mendapatkan saran latihan-latihan apa saja yang bagus untuk membentuk otot. Selamat mencoba! ^^



Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang