Seberapa keras saya harus fitnes? Apakah itu lebih susah dari fitnes pertama saya?

Dilihat 929 • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Mari lakukan dua hal: jelaskan artinya fitnes, dan jelaskan bagaimana mengukurnya. Fitenes bisa mencakup spektrum pengukuran fisik yang luas, tergantung dari performa seseorang atau tujuannya. Beberapa tujuan orang: berlari 1 mil, melakukan x jumlah kegiatan, mencapai ukuran jeans tertentu. Jadi sebelum menjaga level fitnes kita saat ini kita harus melakukan tes. Seberapa jauh kamu bisa berlari, berapa push up yang bisa kamu lakukan, berapa ukuran celana jeans sekarang. Tanpa melakukan tes, kita tidak tahu seberapa jauh kita mampu. Jika aku hanya mampu lari sejauh 100 meter dan kecapaian maka jalanku masih jauh.

Hal baiknya adalah kita bisa mencapai tujuan kita secara bertahap, karena jika mampu berlari sejauh 200 meter maka target berikutnya menjadi 500 meter dst. Ini yang membuat fitnes berbeda dengan tujuan lainnya: kamu bisa merubah tujuanmu sesuai dengan kondisi fisikmu.

Jika kamu masih bahagia dengan kondisi fisikmu saat ini maka jawabannya simpel: lakukan hal yang sama terus menerus. Bisa saja itu menjadi hal sulit atau rutinitas. Aku lebih suka mengunakan skala Ratings of Perceived Exertion. Setelah melakukan olahraga tanya pada dirimu  "dalam skala 1-10, seberapa sulitkah olahraga barusan?" catat level subyektifmu memberimu pandangan kebelakang mengenai hal-hal yang kamu lakukan.

Ada beberapa prinsip untuk menjelaskannya. Salah satunya disebut prinsip kekhususan, yang menjelaskan untuk mencapai tujuanmu, kamu harus melakukan langkah spesifik dan bisa dilakukan. Ada juga prinsip lain yang disebut prinsip kegiatan progresif, yang bunyinya untuk melebihi dirimu sekarang, kamu harus meningkatkan olahraga untuk mencapai tujuanmu.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang